
Sejak kejadian hari itu, rasa ketakutan Agnes semakin menghantui diriny bahkan ia menolak untuk keluar rumah, tak sampai disitu foto Airin yang sudah ia terlanjur upload ke media terpaksa ia hapus karena ia takut Tomi akan menggambil Airin atau bahkan menculik putrinya .
"aku boleh pinjem hp kamu ?"
"boleh itu di atas meja " ucap Riki yang sedang sibuk dengan laptop di depannya
begitu mendapat izin Agnes langsung menghapus semua foto Airin di media sosial milik suaminya, sadar akan gelagat istrinya Riki menghampiri Agnes lalu menarik hpnya dari Agnes
"apa yang kamu lakuin nes kenapa semu foto Airin kamu hapus"
"gak maksud aku itu aku gak anak kita di apa apaan gitu sayang sama orang di luar sana"
"aneh kamu tumben kamu perduli sama Airin sedangkan menyusui nya saja kamu menolak alasan asimu tidak lancar padahal kamu takutkan body kamu itu rusak !!"
"gak sayang aku cuma gak mau Airin kenapa kenapa "
" biasanya kamu paling hobby foto Airin masukin ke medsos ini kok kamu tiba tiba brubah ada apa ? apa yang kamu sembunyikan dari aku ?"
"sembunyikan apa sih maksud kamu"
" ya aku ngerasa aja ada sesuatu yang kamu sembunyikan"
"ah udahlah aku mau ke rumah papi mami dulu"
"ya udah terserah kamu aja aku pusing ngadepin kamu "
Untuk menghindari konflik yang semakin menyudutkan nya Agnes memilih pergi kerumah orangtuanya, mendengar suara mobil di depan rumah mami menghampiri Agnes sambil menggendong cucunya .
"Agnes mau kemana kamu nak Airin pengen kamu gendong nih"
"mami, mami aja deh dulu yang gendong Airin Agnes lagi gak mood Agnes mau kerumah orangtua Agnes dulu "
"ya Allah sayang seharian ini kamu gak ada loh gendong dia apa kamu gak kangen"
"aduhh... udah deh mi, mami ajarin Airin buat mandiri jangan di manja ntar dia manja "
ucapnya lalu pergi begitu saja tanpa rasa iba kepada anak nya .
Sesampainya dirumah kedua orangtua nya ia di sambut oleh ibunya yang sedang merawat tanaman di depan rumah nya.
begitu turun dari dalam mobil Agnes langsung memeluk ibunya lalu berkata " mami Agnes takut "
__ADS_1
"kamu kenapa nak "
"aku takut mi"
"takut kenapa ? coba kamu jelasin dulu kemami kenapa ?"
"Tomi udah datang mi dan coba rebut Airin dari aku"
"Tomi, papanya Airin?"
"iya mi , aku harus gimana mi"
"kamu yang tenang ayo masuk dulu tenangin diri kamu"
Agnes memilih menenangkan diri di rumah kedua orangtuanya selama berhari hari ia seakan tak perduli pada bayi kecil yang ia tinggalkan bersama mertuanya.
Bahkan ia sudah membeli tiket untuk liburan tanpa suami dan anak nya, aneh memang nih cewek bisa bisanya pergi healing tanpa anak dan suaminya 🤦😅
apa sangking takut nya yah entahlah semoga aja Tomi bisa bertemu dengan Riki biar dia kena karma nya .
ya.. benar saya Tomi mulai dekat dengan Riki karena kejadian tabrakan yang menimpa Riki
Pagi itu Riki buru buru ke kantor, tanpa sengaja ia nyerempet sebuah motor di persimpangan jalan menuju ke kantor nya .
" astaghfirullah " ucapnya lalu turun dari dalam mobil untuk melihat kondisi korban
jelas terlihat seorang bapak bersama motornya tergeletak masih jauh dari mobilnya
"bapak gak papa pak?"
"aduuuh sakit sekali".
" ayo pak saya bawa kerumah sakit saja"
"gak gak saya minta uang brobat saja "
"uang brobat gimana sih pak jarak mobil sama motor bapak aja masih jauh gimana saya mau ganti rugi coba "
"udah jelas jelas kamu nabrak saya masih ngeles aja jangan mentang-mentang kamu orang kaya seenaknya saja di jalan kamu pikir cuma kamu yang bayar pajak saya juga bayar "
"ya udah bapak minta brapa "
__ADS_1
"saya minta 10 juta untuk mengganti motor saya yang rusak parah"
"astaghfirullah 10 juta itu banyak baget pak, kalau soal motor nanti motor bapak saya bawa ke bengkel "
"gak mau saya aja yang bawa kasih ke saya duitnya "
"bapak bisa saya laporkan ke pihak berwajib loh atas tuduhan pemerasan bapak mau udah jelas jelas saya gak ada nabrak bapak "
"masih ngeles kamu, lihat saja mobil kamu saya hancurkan "
"jangan dong pak saya juga lagi buru buru nih"
"awas "
si bapak ngotot untuk menghancurkan mobil Riki dengan sebuah batu besar yang ia angkat dari pinggir trotoar jalan,, Riki terus menghalangi si bapak tiba tiba seeettt... seorang pahlawan tanpa tanda jasa hadir siapa lagi kalau bukan Tomi ia melerai si bapak untuk tidak m lakukan hal hal yang bodoh
"apa apaan ini bapak jangan macam macam bapak tau disini ada.cctv bapak kalau mau malak salah orang apa mau saya bawa ke kantor polisi sekarang pergi sana !" bentak Tomi pada si bapak lalu si bapak dengan ketakutan langsung ngicirrr dan pergi bersama motornya yang ia bilang sebelumnya sudah hancur tapi anehnya masih bisa jalan 😅🤣
"kamu gak papa bro ?".
"gak papa , makasih ya bro, udah bantuin gue "
"ok gak masalah orang seperti itu biasa ada di persimpangan ini tapi gue udah biasa ngadepin mereka "
"oh ia bro trimakasih, perkenalkan nama gua Riki " ucap Riki menjulurkan tangannya ke Tomi
"gua Tomi "
"salam kenal bro ini kartu nama gue kalau ada waktu main ke kantor atau kerumah gue, maaf ya gue tinggal dulu gue ada meeting bro , makasih ya bro "
"sama sama bro hati hati lu di jalan bro "
"makasih bro"
merekapun berpisah , ini awal pertemuan pertemanan keduany, yang lebih parahnya lagi pembaca tau siapa bapak yang tiba tiba ngamuk pura pura di tabrak dan maksa di duit gak Taukan itu bapak yang sengaja di bayar sama Tomi buat dia bisa jadi pahlawan kesiangan di mata Riki sampai Riki merasa utang Budi sama dia
yessss.... pinter nih memang cocok sama Agnes sama sama otak belut liciiiin cin 😬😅
kartu nama sudah di tangan alamat rumah sudah di kantong begitu juga nomor handphone
"sekali dayung 2 3 pulau terlampaui hahahaha" ucapnya tertawa terbahak gembira dengan rencana yang ia susun telah berhasil
__ADS_1
tinggal menjalankan rencana berikutnya .