
setelah Agnes pergi anhar menghampiri gadis yang masih berdiri di samping taksi.
"kamu gak papa kan dis ?"
"gak aku gak papa kok"
", maaf ya sayang tadi aku lagi breafing jadi gak tau kalau ada panggilan masuk"
"gak papa kok sayang"
anhar menghampiri supir taksi yang ikut mencemaskan keadaan gadis
"neng, neng gak papa kan neng"
"gak papa kok pak"
"syukurlah"
"pak, ini ongkos calon istri saya biar saya aja antar pulang pak"
"masyallah ini banyak baget pak"
"udah pak gak pp, bapak ambil aja hitung hitung tips udah ngelindungi istri saya tadi"
"masyaaallah trimakasih ya pak"
"sama sama pak"
"kalau begitu saya pamit pulang ya neng saya minta tolong kasih bintang 5 ya neng"
"siapa pak " (sambil menunduk an badannya seraya memberi hormat ke pada si bapak supir taksi)
Anhar segera mengantar gadis pulang ke kontrakannya
disana gadis di sambut oleh kedua orangtuanya dan keluarga ny
merek mengira Adam ikut pulang ternyata Adam tidak diizinkan pulang bersama ibunya
"mana nak adam nak?"tanya umi dengan wajah sedih dan mata berkaca-kaca
"Adam"
"iya sayang mana Adam cucu umi?"
"maaf umi, Adam sama bang Riki dan ibunya"
"ya Allah kasihannya Adam cucuku padahal kan dia lagi sakit kok tega pisahin kalian nak"
"gadis gak boleh bawa Adam pulang lagi umi"
"Allahuakbar, kenapa gitu nak?"
" gadis boleh bawa pulang Adam kalau gadis rujuk lagi dengan bang Riki "
__ADS_1
"astaghfirullah, Abi ini udah kelewatan bi"
"sabar umi tenangkan diri umi"
ucap Abi yang mencoba menenangkan umi yang mulai panik
"ya Allah kok tega banget sama anak dan cucuku "
"sabar umi, pasti ada jalan keluar nya ini semua "
"tapi Abi ini sudah keterlaluan sekali"
"Abi tau umi, kasihan anak kita dia udah tertekan Jangan kita tambahin lagi ya "
melihat situasi semakin panik anhar berkata
"umi tenangkan diri umi ya, semua akan baik baik saja "
"tapi nak anhar ibu kasihan lihat kamu"
"gak papa kok umi,mungkin ini salah satu ujian untuk anhar biar bisa berjuang sekali lagi mendapatkan gadis anak umi"
"ya Allah nak"
"sebab anhar menikahi gadis bukan karena dirinya sendiri tapi karena anak anaknya juga umi"
"ya Allah trimakasih nak anhar "
Di tempat lain, Riki membujuk ibunya untuk memberikan Adam kembali pada ibunya .
melihat ibu yang sedang berduaan dengan anaknya di taman sambil berkata "maaf kan omah ya sayang, bukannya omah jahat sama mama kamu sama kamu juga,cuma omah pengen mama sama papa bisa baikan lagi ini juga demi kalian nak demi Adam dan Ainun
omah takut nanti kalau mama kalian menikah lagi kasih sayang ke kalian akan berkurang dan kalian akan terlantar ya ampun omah gak bisa bayangin , omah sayang baget sama kalian nak, cuma kalian cucu omah pewaris harta.omah satu satunya.
omah juga dulu udah gagal jaga ibu kalian biar gak pisah sama papa kalian omah gagal jadi omah yang baik buat kalian sayang
tapi kali ini omah gak boleh kecolongan lagi omah akan berusaha mempersatukan mama sama papa kalian lagi , sebenarnya omah gak tega lihat Adam jauh dari mamamu nak cuma ini jalan satu satunya tolong omah jangan sakit sakit ya "
Riki terdiam lama ia menghampiri sang ibu lalu berkata " mami"
mami menoleh ke belakang ke arah suara
"eh kamu rupanya mami pikir siapa tadi.ada apa ?"
"mi, hmmmm Riki boleh ngobrol bentar"
"soal Adam ?"
"ya....bolehkan mi"
"boleh "
"mi, Riki udah denger apa yang mami bilang sama Adam" sambil meraih tangan sang ibu lalu berkata kembali
__ADS_1
" cuma Riki tau ini susah dan sulit buat mami dan juga sangat sakit buat gadis mi"
"maksud kamu?"
"mi, mami jawab jujur mami sayangkan sama Riki sama kak Erika dan Tania ?"
"sayang, sayang baget namanya juga anak anak mami"
"kalau seandainya Riki di culik sama orang yang memaksa mami buat ceraikan papip mami mau ?"
seketika begitu mendengar perkataan Riki mami terdiam begitu lama .
"jawaban apa yang akan mami siapkan untuk pilihan yang di berikan oleh penculik itu ?"
"maksud kamu mami culik Adam gitu ?"
"gak mi"
"mana ada mami culik adamkan cucu mami "
"iya Riki tau, cuma cara mami salah mi"
"salah dimana coba ? mami cuma mau kamu sama gadis rujuk cuma itu"
"gak gini cara nya mi buat Adam jadi korbannya "
"mami gak ngerti jalan pikiran kamu, mami begini demi kamu "
"gak mi ini gak demi aku ini demi keegoisan mami"
"jadi mami harus gimana coba kamu bilang"
"gampang kok mi, ayo kita antar Adam kerumah ibunya sekarang"
"gak!! gak mami gak mau"
"okk berarti jawaban mami saat Riki di culik ini mami gak mau ceraikan papip dan biarkan Riki di culik di bunuh sama penculik itu"
"gak ada hubungannya ke situ"
"ini berhubungan mi"
"jangan sangkut pautkan sama alibi kamu itu"
"tolonglah mi jangan siksa anak ku dengan keegoisan mami ini , coba mami lihat wajah Adam tersiksa kan mi dari tadi pulang dari rumah sakit dia sama sekali gak mau senyum sedikitpun mi apa mami gak kasihan "
Tiba tiba Riki mersujud di kaki ibunya
"Riki mohon jangan siksa Adam mi"
ucapnya sambil menangis di kaki sang ibunda
Perjuangan Riki kali ini tak sia sia dengan berat hati sang ibu pun akhirnya menyetujui untuk mengantar Adam pulang kerumah ibunya hari itu juga.
__ADS_1