Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
Mami melihat rekaman cctv


__ADS_3

Pagi harinya


Mami sudah datangi kamar Riki yang ternyata kosong selama semalaman Riki tidur di ruang kerjanya.


"tokk tokk tokk"


"Ki buka pintunya mami mau masuk, Ki buka dong "


mendengar suara mami yang meminta bukakan pintu Erika keluar dari dalam kamar lalu berkata " ada apa sih mi pagi pagi buta udah ngedor ngedor pintu Riki nanti kalau Airin bangun gimana ?"


"itu dia masalahnya Airin sama Agnes gak ada dirumah ini dari kemarin "


"haah...(sambil melotot ) kok bisa mi mereka kemana ?"


"itu dia mami gak tau cuma mbak lapor katanya mereka sempat bertengkar hebat"


"ya tuhan... coba mami cek seperti nya kamarnya gak di kunci "ujar si kakak yang meminta ibunya untuk membuka pintu kamar perkiraan nya pintu kamar Riki tidak di kunci benar saja begitu mami membuka pintu langsung terbuka dan tak ada orang di dalam kamar .


"kemana lagi nih anak aduhhh!"


mami terlihat sangat panik ia begitu cemas kalau perkiraan nya benar benar terjadi


"mi yang tenang dong ada apa sih mi kok mami panik baget bisa aja kan Airin sama Agnes ginap di rumah orangtua Agnes mami jangan parno gini"


mami duduk di pinggir tempat tidur Riki meringkuk kan badannya matanya berkaca kaca lalu berkata " mami takut kejadian 2 tahun lalu terjadi lagi"

__ADS_1


"maksud mami ?"


"kemarin sepulangnya mami, mbak ngomong Agnes dan Riki bertengkar hebat mami tanya Riki cuma diam gak ada respon, papip minta mami bersabar sampai pagi ini untuk bertanya apa yang sebenarnya terjadi dan ini mami datang orangnya entah dimana "


Erika mendekap ibunya lalu berkata " mi mami tenangin diri mami dulu, Erika nyakin Airin baik baik saja bersama ibunya .


"jangan jangan dia di ruang kerja mi"


mami mendongak kan kepalanya dan berkata " astaga kok mami gak kepikiran ngecek ke ruang kerja nya "


"kalau gitu ayo mi kita cek sama sama"


Mereka bergegas menuju ruang kerja Riki yang jaraknya tidak terlalu jauh dari kamarnya hanya saja ruang kerja Riki terpencil dan jauh dari suara keramaian di dalam rumah dan di luar rumah ia sengaja mendesainnya untuk membuat nya lebih fokus dalam bekerja


perkiraan sang kakak ternyata benar Riki berada diruang kerja tertidur pulas di meja dengan posisi kepala ke meja dan laptop yang masih menyala di depannya.


"ya ampun kok.mami gak kepikiran kesini ya"


"ngerjain apa sih dia " ucap Erika mengambil alih laptop di depan Riki yang masih tertidur pulas .


begitu melihat monitor laptop Erika kaget sejadi jadinya benar saja di dalam monitor terrekam jelas detik detik dokter Tomi dan Agnes masuk ke dalam kamar sambil berciuman penuh nafsu sebelum ke kamar mereka sudah sempat hampir melakukan di kamar Airin hanya saja Agnes seperti menarik tangan Tomi untuk mengikutinya ke kamar semua terekam jelas disana sampai mereka bertengkar hebat dan saat pertama sekali Riki mendapati istrinya berduaan di atas ranjang di kamar tidurnya.


air mata Erika seketika terjatuh tepat di pipi Riki yang sedang tertidur dan membuat ia terbangun dari tidurnya.


"kakak, mami " katanya yang masih belum sepenuhnya sadarkan diri.

__ADS_1


mami terdiam dengan mata berkaca kaca ia memeluk putranya


"maafkan mami nak"


"ada apa mi?"


"maafkan mami sudah paksa kamu buat cerita ternyata ini berat buat mu sayang"


"ada apa sih Riki gak ngerti,( sambil menoleh ke arah kakak ) ada apa sih kak"


tak menjawab si kakak malah ikut memeluk Riki


"yang sabar ya dik"


"aneh ih ada apa sih ?"


Riki mulai menyadari letak posisi laptop nya yang sudah berpindah tempat


"kok laptop Riki bisa pindah gini ?"


"maaf dek tadi kakak gak sengaja buka rekaman cctv nya "


Riki menarik nafas dalam dalam dengan mata berkaca kaca ia berkata " jadi mami sama kakak udah tau ?"


tak menjawab mami mengganggukkan kepalanya menandakan ia

__ADS_1


"maafin Riki mi maafin Riki"



__ADS_2