Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
Selamat atas kelahiran putra ke 3 nya


__ADS_3

Entah mengapa perasaan nya seakan sesak saat dengar Riki akan pergi dan tidak akan pernah mengganggu nya lagi, tapi ia harus tetap tegar untuk melawan perasaan nya yang salah .


...****************...


9 bulan telah berlalu, gadis menikmati kehamilan ketiganya . sebelumnya pernah kehilangan buah hati mereka, kedua nya bersama sama menjaga kehamilan kali ini.


Tiba lah saat yang di tunggu gadis akan melahirkan buah cinta mereka yang sudah di prediksi dokter berjenis kelamin laki laki .


Setelah selesai memberi makan Ainun dan Adam yang sudah pandai berjalan, tiba tiba perut gadis sakit ia kesakitan di depan Ainun dan Adam.


sementara suaminya sedang terapi dirumah sakit , karena kondisi kehamilan gadis tinggal menunggu waktu anhar melarangnya untuk ikut menemani nya ke rumah sakit seperti biasanya.


Tapi kali ini, ia melahirkan tidak ada siapa siapa hanya ada Ainun dan Adam.


asisten rumah tangga, sudah ia pulangkan ke rumah Riki. semenjak ia hamil ia lebih memilih mengasuh kedua anak kembarnya seorang diri dan sesekali di bantu suami dan mertuanya.


Gadis berseder di kursi, menarik nafas nya panjang menyumbat mulutnya dengan jilbab yang ia pakai, ia berteriak sekencang kencangnya. sementara Ainun dan Adam yang masih balita tidak tau apa yang terjadi pada ibu mereka .


" Tolong hamba ya Allah, jika memang harus melahirkan seorang diri di rumah bantu hamba beri hamba kekuatan untuk bisa melahirkan sendirian dirumah " ucap gadis di dalam hati, pertolongan Allah pun turun dalam tiga kali mengejan , tiba tiba suara tangisan tergiang Giang setelah suara teriakan gadis yang menggema di dalam rumah


" aaaaaaaaaaaaaaa.....allohuakbarrrr",

__ADS_1


" oweee oweeeeee"


Gadis menoleh ke bayi nya yang sudah tergeletak di kakinya .


gadis menangis melihat bayi nya selamat,


Tiba tiba , suaminya dan ibunya pun pulang mendengar suara tangisan bayi dari luar anhar yang baru saja turun dari mobil meminta ibu untuk berhenti mendorong kursi rodanya


" tunggu sebentar Bu , apa ibu dengar ada suara tangisan bayi ,Arum sama Adam gak gitu nangis nya Bu "


" iya iya ibu dengar, bayi siapa ya nak ? "


" apa jangan jangan gadis , ayo Bu dorong anhar masuk Bu "


gadis sudah melahirkan seorang diri tergeletak di dekat dinding ruang tengah darah berceceran di lantai bayi sudah di gendong olehny dengan tali pusar yang masih menempel di badan bayi, anhar berteriak


" istrikuuuuuu!!!"


sangking senang dan terharunya anhar tidak sadar berdiri sendiri berjalan dari kursi roda seorang diri . melihat anhar berjalan seorang diri ibu dan gadis kaget


Anhar tidak menyadarinya ia berjalan memeluk istrinya" sayang ini anak kita ?"

__ADS_1


" iya sayang "


" ya Allah Alhamdulillah , Bu ayo Bu kita kerumah sakit "


" iya nak "


anhar menggendong istrinya yang masih menggendong bayi mereka ke mobil ,Arum dan Adam di gendong oleh nenek


merekapun menuju rumah sakit, untuk pertolongan pertama.


Setelah mendapat pertolongan pertama untuk istrinya anhar bergegas mengazani bayinya di dalam ruangan bayi.


Selesai mengazani putranya, anhar kembali ke dalam kamar rawat istrinya


" sayang baik baik saja ?" ucap seorang suami yang mengkhawatirkan kondisi istrinya


" Alhamdulillah baik sayang "


" trimakasih dek , sudah bantu Abang jadi seorang ayah dari anak anak kita, trimakasih untuk pengorbanan yang luar biasa itu "


" sama sama bang, trimakasih juga sudah jadi suami hebat dan tangguh "

__ADS_1


Tak ada kesalahan yang tidak bisa di maafkan, Allah saja maha pemaaf lantas kita yang hanya sekecil butiran debu sulit untuk memaafkan kesalahan orang lain .


__ADS_2