
mereka sepakat untuk menutup semua masa lalu nya sama sama berjuang untuk rumah tangga mereka.
Kabar kehamilan gadispun terdengar ke telinga Riki, ia sempat kaget dan sedikit kecewa tapi ia sadar mungkin ini cara tuhan memperbaiki hidupnya berhenti berharap dan berhenti menggangu kehidupan mantan istrinya lagi .
" ayolah nak, lamar Aisyiyah dia cantik dia Sholeha dia sopan mami suka sama dia, ayolah buat apa lagi kamu berharap sama gadis dia sudah bahagia dengan suaminya, lagian dia sudah hamil apalagi coba ayolah nak sadar gadis cuma masa lalu mu "
" Dari mana mami tau gadis hamil "
mami menghela nafas " haduuuh mertua gadis kan satu arisan mami ya jelas dong mami tau, sudah move on , jangan jadi pebinor, tuhan sudah kirimkan Aisyiyah pengganti gadis nak "
" iya mi insyaallah bakal Riki coba buat dekat sama Aisyiyah "
" Alhamdulillah makasih ya nak "
" iya mi "
Dengan perasaan bahagia mami pergi
" Mungkin benar apa kata mami aku harus bangkit harus sadar, hubungan ku dengan gadis sudah berakhir dia juga sudah bahagia dengan suaminya, aku harus belajar merelakannya "
Segala cara Riki lakukan untuk membuka hati kembali pada wanita lain tetap nihil ia tetap susah untuk melupakan gadis,
__ADS_1
Aisyiyah calon istrinya pun tau hal itu, ia tetap sabar meskipun melihat sifat Riki yang dingin
8 bulan berlalu, Riki sudah lama tidak pernah melihat wajah gadis setiap kali ia datang menemui anaknya baby sister yang mengantarkan si kembar ke luar menemuinya.
"Knp gak pernah menemui ayah dari anak anak mu ? "
" Aku menjaga fitnah "
" sayang, gak perlu sayang melakukan itu semua, aku percaya kok sama sayang, temui dia aku temenin ya kasihan Adam sama Ainun yuk kita temui sama sama "
mereka bersama sama menemui Riki di depan rumah,
Gadis benar benar menjaga diri dari Riki ia berdiri tepat di belakang suaminya, anhar lah yang menghampiri Riki sambil menggendong Ainun di tangannya
" Alhamdulillah baik, bro gimanakabar nya?"
"beginilah aku masih harus banyak istirahat dan kerja dirumah saja, dan masih duduk di kursi roda seperti. ini, untunglah ada wanita yang Sabar yang slalu setia menemani aku karena nya aku bisa kuat seperti ini " ucap anhar sambil menggenggam tangan gadis di sebelah nya , Riki melihat ke arah gadis pikirannya melayang tringat dulu sewaktu gadis masih menjadi istrinya, sewaktu ia sakit gadis dengan penuh kasih sayang mengurusi nya bahkan reda tidak tidur demi menjaga nya nya, padahal keadaan gadis juga waktu itu sudah ia talak dan sedang mengandung si kembar,
Air mata Riki tak terasa menetes di pipinya
" Ada apa bro ? kok nangis ? gue salah ngomong ya bro ? maaf ya bro gue gak ada maksud apa apa "
__ADS_1
" gak papa bro, lu gak ada salah apa apa, justru gue yang salah karena kehadiran gue di antara kalian hampir membuat kalian pisah, maafin gue bro gue jujur , nyesal lepasin gadis sia siakan dia jujur nyesal sekali, tapi gue gak bisa ngomong apa aapa lagi, gue senang lihat kehidupan gadis sekarang, gue yang slalu buat hidup dia menderita dari dulu, gara gara gue juga kalian kehilangan buah hati kalian dan gara gara gue juga keluarga kalian hampir berantakan, maafin Abang gadis , Memang udah seharusnya adek bahagia, dengan cinta pilihan dari tuhan untuk adek semua yang menimpa Abang ini adalah karma karena dulu Abang jahat baget sama adek, bro ( sambil menepuk pundak anhar ) gue titip gadis gue titip anak anak gue, jangan pernah larang gue pengen ketemu anak anak gue cuma itu yang gue mau lu jaga gadis jangan sakiti dia jangan tinggalin dia "
" itu udah pasti bro karena ,gue sayang baget sama gadis "
" gue pamit, untuk kedepannya nafkah untuk anak anak aku kirim via transfer ya "
"loh kenapa bro ? lu jangan ninggalin anak anak juga kali kasihan Ainun sama Adam kan mereka butuh bapaknya "
" gue gak ninggalin mereka bro mereka nyawa gue , gue cuma rencana mau pindah ke Dubai bersama calon istri gue "
" haaa... lu serius bro ? udah Nemu calon istri ? siapa sih keponih gue kenalin dong kekita iya kan sayang "
gadis menggukkan kepalanya
"Insyaallah nanti aku kenalin kalau sudah halal "
" waaah .. hebat lu bro salam deh buat calon lu bawa ke mari biar ainun sama Adam kenal sama calon ibu mereka "
" insyaallah, kalau begitu saya pamit ya, papa pulang dulu ya nak, jaga umi disini assalamualaikum "
" walaikum salam "
__ADS_1
sebelum pergi Riki mengecup pipi Ainun dan Adam lalu berbalik badan dan pergi dengan berat hati ia sesekali menoleh ke belakang sambil melambaikan tangannya, gadis hanya diam saja tidak membalas lambaiankan tangannya ia hanya menunduk dan diam di belakang kursi roda suaminya