Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
Agnes masih dendam sama gadis


__ADS_3

Hari itu, gadis dan putra putrinya datang kerumah Riki untuk menjeguk adik kecil mereka . melihat keberadaan gadis di dalam rumah Agnes memilih untuk masuk kedalam kamar .


"ngapain sih nih perempuan datang kesini " cetus Agnes beranjak dari kursi dan pergi kekamar melihat perlakuan Agnes ,Riki mengejar Agnes sampai ke dalam kamar


" apa apaan kamu gadis niatnya baik buat jeguk Airin dan apa yang kamu lakuin malah mamalingkan wajah dan pergi"


" aku gak suka dia ada disini"


"kenapa karena dia mantan istri ku?"


" yaa.. sampai kapanpun aku gak akan pernah bisa suka lihat dia "


" egois sekali kamu asal kamu tau kalau bukan karena pertolongan dia mungkin sekarang kamu udah gak ada disini "


"maksud kamu "


"kurang jelas juga , ok aku jelasin


kalau bukan karena gadis kamu itu udah mati "


"apaan sih yang ada dia yang buat aku mati "


"dia gimana sih kamu gila ya "


"kamu yang udah gila udah punya istri tapi masih ngotot mau rujuk lagi sama mantan istri kamu "

__ADS_1


"gila kamu "


"ya aku gila karena aku gila makanya aku gak mau kehilangan kamu wajar dong aku cemburu"


"gak, gak wajar cemburu kamu itu keterlaluan "


"keterlaluan gimana ?"


" cemburu kamu itu cemburu buta tau gak dengar ya kalau bukan karena dia yang bersedia donorkan darahnya untukmu pasti sekarang kamu udah mati tau gak"


"apa !!! gadis donor darah buat aku ?"


"yaa... udah, udah jelas apa masih kurang jelas aku udah tau dan aku udah lihat cctv dimana kamu yang narik jilbab dia sampai hampir lepas di depan orang banyak dan karena kelicikan kamu sampai kamu celaka oleh kelakuan kamu sendiri eh malah nyalahin orang iblis kamu"


" apa apaan sih "


Agnes terdiam dengan mata berkaca kaca ia sangat khawatir dengan perkataan Riki barusan .


"bangkai apa maksud nya , apa soal Airin ,bagaimana kalau sampai dia tau Airin itu anak siapa sebenarnya " ucap Agnes menangis di depan kaca kamar.


Riki menghampiri gadis dan anak anaknya


" Ainun " ucap Riki sambil menggendong Ainun


"papa kangen nak "

__ADS_1


"selamat ya bang udah punya dua putri dan satu putra "


"makasih dek "


" cantik sekali Airin lucu " ucap gadis sesekali mencium pipi Airin di pangkuannya.


"udah gimana keadaan Agnes bang ?"


"Alhamdulillah udah sehat dek maaf ya tadi dia pergi gitu aja begitu lihat kamu sama anak anak datang"


" gak papa bg mungkin Agnes masih gak bisa maafin aku "


"Abang minta maaf ya dek "


"iya bang, oh ia Airin Tante bawain ini buat kamu sayang "


"gak perlu kamu bawa aja pulang saya bisa beli yang lebih dari itu buat putri saya " ucap Agnes yang tiba tiba muncul menolak hadiah pemberian gadis.


"maaf mbak Agnes tapi ini saya beli buat Airin mbak"


" kasih anak kamu aja saya gak suka anak saya di beri beri gitu "


" Agnes !" mami menengur agnes


" tolong mi jangan ikut campur , saya minta silahkan anda pergi "

__ADS_1


" Agnes kamu udah keterlaluan " ucap mami


"


__ADS_2