
Dengan membawa kedua anak nya Ibrahim dan Ainun.
Sesampainya dirumah orangtuanya, gadis di sambut oleh kedua adiknya.
" assalamualaikum ustadzah" ucap Ibrahim begitu turun dari dalam mobil memeluk bibiny.
" walaikumussalam sayang "
Hafizah menyambut Ibrahim yang baru saja turun dari dalam mobil menggendong nya kemudian menciumi nya berulang kali .
" assalamualaikum mbak ?"
" walaikumussalam , umi ada ?"
" ada mbak di dalam "
" apa kabar nya mbak ?"
" Alhamdulillah baik , kamu gimana dek ?"
" Alhamdulillah baik kak , ayo kita masuk kak "
" iya mbak "
Hafizah membawa kakaknya masuk kedalam rumah menemui umi dan Abi.
Melihat kedatangan gadis, umi berlari menghampiri putri nya lalu memeluknya melepaskan rasa rindu nya yang mendalam
" Assalamualaikum , umi , Abi "
" walaikumussalam, apa kabar nak ? ibu lihat badan kakak makin kurus kakak baik baik aja kan ?"
" baik umi, gadis kesini karena rindu sama umi sama Abi , sama adik adik gadis juga"
"masyaallah, gimana kabar Adam sama Ainun dimana mereka kenapa tidak ikut ?"
" Adam sama Ainun lagi sibuk Abi, buat mempersiapkan pernikahan mereka "
" masyaallah, Abi senang sekali mendengar anak anak mu akan menikah kamu sukses menjadi seorang ibu yang tangguh bisa membesarkan anak anak mu , Abi juga sangat berterima kasih untuk almarhum suamimu yang sudah menyayangi anak anak mu nak benar benar mendidik mereka dengan baik , kalau beliau masih hidup pasti bangga melihat kamu nak "
Kedua orang tuanya meluapkan kegembiraannya mereka atas kerja keras putrinya memperjuangkan dan membesarkan anak anaknya .
Gadis pun memutuskan untuk menginap beberapa hari kedepan untuk menenangkan dirinya.
Besok harinya, Abi mengajak Ibrahim ke ladang memetik hasil Lanang , Ibrahim yang jiwa petualang pun tidak menolak ajakan kakeknya, keduanya berangkat ke ladang bersama sama mengendarai sepeda butut kesayangan kakeknya .
Sementara gadis menemani ibu memasak di rumah untuk makanan mereka sore nanti .
Saat sedang di dapur memotong sayur untuk di masak
" umi, Khadijah gak pulang umi ?"
" Khadijah blm bisa pulang nak, dia masih harus mengurus pasien nya jadi blm bisa pulang tahun ini "
" masyallah, semoga adikku Khadijah slalu di beri kesehatan oleh Allah ya umi biar bisa menolong orang orang yang sedang sakit"
" aamiin , umi juga kangen sekali sama Khadijah sudah hampir 5 tahun gak pulang "
" Sabar ya umi Khadijah kan di sana juga tuntutan kerja membantu banyak korban bencana di sana "
" iya nak , apa kabar Ainun nak ? Apa dia betah tinggal bersama nak Riki "
__ADS_1
" Alhamdulillah betah umi "
"syukurlah, apa nak Riki blm menikah lagi ?"
" blm umi, masih sendiri "
" ooh.... Apa gak sebaiknya kalian rujuk sana nak ?"
Mendengar perkataan ibunya gadis seketika berhenti memotong sayur di tangan nya.
" maaf maksud umi demi kebaikan anak anak mu "
" gadis gak bisa mutusin umi, gadis harus berpikir lebih panjang lagi buat mutusin "
ucap gadis kembali melanjutkan memotong sayur .
ibupun tidak melanjutkan obrolan mereka lagi, ibu tau gadis tersinggung dengan perkataan nya.
Sore harinya gadis memutuskan untuk pulang ,karena Adam tiba tiba saja datang menyusul ibunya ke rumah nenek .
" Assalamualaikum "
" itu Adam gadis " triak ibu nya gadis saat melihat cucu pertama nya masuk kedalam rumah .
Melihat kakek dan neneknya Adam memeluknya dan mencium nenek berulang kali .
" apa kabar nak ?"
" Alhamdulillah baik nek , nenek apa kabar "
" baik nak "
" nenek sama kakek harus datang ker acara pernikahan Adam nanti ya "
Khadijah pun datang mendengar suara yang ramai dari luar rumah .
" masyaallah Adam "
" bibi " ucap Adam menghampiri bibi dan mencium tangan bibinya
"masyaallah sudah dewasa sekali kamu "
" Alhamdulillah iya Bu, sebentar lagi Adam juga sudah mau menikah "
" masyallah, selamat ya jadi seorang pemimpin rumah tangga yang bertanggung jawab dan contoh yang baik untuk istri dan anak anak kamu "
" insyaallah bi , Adam akan mencontoh perilaku dan tanggung jawab Abi "
" masyaallah pasti Abi kamu bangga melihat kamu nak "
" aamiin , bibi gak kerja ?"
" bibi kebetulan cuti karena nenek baru sembuh dari sakitnya "
" nenek sakit apa ?" Adam kembali menghampiri nenek dan berlutut di kaki nenek
" gak sakit apa apa cuma sakit orangtua namanya sudah tua "
" nenek selalu begitu menutupi kesakitan nenek , oh iya bibi Khalifah dimana apa masih di Qatar ?"
" iya masih di sana blm bisa pulang "
__ADS_1
" masyallah, masih jadi dokter disana ?"
" iya nak "
" waaah... nenek hebat kakek juga bisa sekolah kan anak anaknya sampai jadi dokter dan tenaga kesehatan, pantes aja umi juga hebat ternyata kedua orangtua umi hebat "
Ucap Adam memeluk ibunya dengan penuh kasih sayang .
Mereka berbincang bincang sejenak sebelum memutuskan untuk kembali ke kota .
Tak berapa lama merekapun berpamitan dan pulang ke kota .
Selama di perjalanan gadis hanya diam saja tidak ada sepatah katapun keluar dari mulutnya , melihat ibu yang hanya diam membuat Adam kebingungan.
" umi kenapa ?"
Ucap Adam yang sedang menyetir mobilnya
" gak papa nak , terus lah menyetir "
" ada yang sedang umi pikirkan ?"
Gadis menundukkan kepalanya dan berkata
" tidak nak fokus saja menyetir tidak usah perdulikan umi "
Adam pun diam ia tau umi nya tidak ingin Adam tau apa yang sedang ia pikirkan .
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Semua berjalan dengan lancar, 3 hari menjelang pernikahan putranya .
kedua keluarga yang sudah lama terpisah ini di satukan oleh pernikahan yang akan di selenggarakan 3 hari mendatang .
Keluarga gadis dari kampung datang untuk ikut mempersiapkan diri dan pesta pernikahan untuk Adam begitu juga keluarga dari Riki yang ikut andil mengambil posisi untuk pesta pernikahan itu .
Di saat survey gedung pernikahan , Abi bertemu dengan papip nya Riki yang sedang menyurvei gedung untuk pernikahan cucu pertamanya itu .
"pak Azhari " sapa papip sambil menjulurkan tangannya ke hadapan Abinya gadis .
" masyallah papip nya Riki ?"
" iya pak apa kabar ?"
" Alhamdulillah sehat , apa kabar juga pak ?"
" sehat pak Azhari , tidak terasa sudah lama kita tidak bertemu ya pak , sekali bertemu di acara pernikahan cucu kita"
" iya pak , saya juga sudah lama tidak bertemu bapak"
" apa kabar keluarga sehat pak ?"
" Alhamdulillah sehat pak "
" syukurlah , cucu pertama kita sudah menikah pak dan sebentar lagi akan di susul sama Ainun juga cucu kedua kita saya bangga sekali melihat nak gadis dia menantu saya yang terhebat dia luar biasa, bapak Azhari benar benar berhasil mendidik anak anak bapak "
"trimakasih pak "
" seandainya tuhan membukakan pintu jodoh lagi untuk anak anak kita pak pasti saya bersyukur sekali di pertemukan dengan menantu seperti nak gadis "
Abi terdiam , ia tau maksud dari papipnya Riki
__ADS_1
" saya tidak bisa berbuat apa apa cuma saya serahkan sama gadis saja apapun itu saya percaya itu pilihan yang terbaik untuk gadis "