
" minta maaf sana "
" temenin kak "
" belajar mengakui kesalahan "
" gak mau temenin aku titik "
Ainun menarik paksa Adam dari belakang estalase menghampiri frisly yang duduk di dekat jendela sambil memandangi dirinya dari kaca.
"kak frisly Ainun minta maaf kalau kak frisly tersinggung Ainun gak ada maksud apa apa kak "
"iya gak papa dek "
frisly berbalik badan , begitu melihat wajah frisly yang mengenakan hijab mata Adam tak berkedip ia benar benar terpaku melihat kecantikan frisly yang begitu menawan .
Melihat abangnya mematung dengan tatapan tak berkedip melihat kak frisly , Ainun menepuk pundaknya
" plaaaakkkk"
" auwww auuww sakit "
" hahahaha... segitunya ngelihatin pacarnya sampe gak bisa ngedip , awas ya bangAinun aduin sama umi, kenapa kenapa kak frisly cantik kan cantik kan "
Adam mengangguk kan kepalanya
" hahaha ya dong siapa dulu yang dandanin frisly "
" kegeeran frisly memang cantik dari lahir "
Puji Adam ia tidak sadar memuji frisly sampai membuat frisly malu .
Tiba tiba handphone Ainun berdering ,telpon masuk dari tunangan nya.
" Ya udah deh Ainun ke belakang dulu angkat telpn "
Adam menunduk kan pandangannya, ia bena benar menjaga pandangan .
" kenapa Adam ? Kamu kok dari tadi nunduk terus ?"
" gak ada apa apa , kamu cantik "
" makasih Adam , aku cocok ya pakai jilbab aku aja sampai gak nyangka bisa secantik ini pakai jilbab "
" yaa.. Fris kamu cantik "
" makasih ya kalian udah welcome baget sama aku , padahal kita beda keyakinan tapi kalian tetap ramah sama aku "
" semua sama di mata tuhan masing masing aku ke belakang dulu mau wudhu "
" oh iya "
Adam kebelakang untuk mengambil wudhu , ia benar benar grogi berhadapan dengan frisly kecantikan frisly membuat Adam tidak tenang.
" Ayolah Adam, umi sudah larang perasaan kamu pliees di hilangin"
Cetusnya selama perjalanan ke kamar mandi.
🌺 sesampainya di depan rumah mertua, gadis dan kedua anaknya turun dari dalam angkot .
Mereka di sambut oleh asisten rumah tangga yang sudah mengenal mereka , mereka di sambut hangat oleh asisten rumah tangga itu di persilakan masuk ke dalam rumah,
" Trimakasih ya bi sudah izinkan kami masuk"
" ya ampun non, inikan rumah mertua non non boleh masuk kapan saja non mau datang, ibu juga sudah kangen sekali sama cucu nya "
" itulah sebabnya saya datang bi, saya dengar ibu sakit makanya saya datang "
" iya non mari masuk non saya antar ke kamar ibu "
Asisten rumah tangga itu mengantar mereka ke kamar mertua .
Di depan kamar gadis mempersiapkan dirinya untuk bertemu dengan ibu mertua yang sudah lama tidak berjumpa.
" Assalamualaikum"
" masuk "
Gadis masuk kedalam kamar , ibu mertua sedang duduk di atas kursi roda di dekat jendela kamar membelakangi mereka.
" Gadis datang Bu "
" saya pikir kamu gak akan mau datang menjenguk saya "
" saya pasti datang bu "
" huhukhukhuk (batuk )apa kamu gak dendam sama saya ?"
"(menghela nafas ) saya gak dendam Bu, saya sudah lupain semuanya "
Mertua memutar kursi rodanya menghadap gadis , dengan mata berkaca-kaca mertua menjalankan kursi roda menuju gadis dan kedua cucunya .
" itu Maryam ? "
__ADS_1
" iya Bu Maryam "
Begitu melihat Maryam ibu mertua menangis tersedu sedu .
" sini sayang ini nenek "
Ucap mertua sambil membentangkan tangannya
" Maryam gak mau umi , Maryam gak mau "
MAryam merengek di kaki gadis.menolak untuk memeluk neneknya .
Untuk membujuk Maryam yang tidak mengenali sang nenek gadis berlutut di hadapan Maryam.
" Maryam, itu nenek ibu nya Abi , nenek kandung Maryam , ayo sayang peluk nenek "
Maryam terdiam ia melihat nenek begitu dalam seolah ia merasakan apa yang terjadi sebelumnya .
"ayo nak peluk nenek "
Maryam berjalan ragu kearah neneknya dan memelukny , begitu memeluk cucu nya ibu mertua menumpahkan air matanya
berkali kali ia mengelus wajah Maryam yang percis mirip wajah almarhum.putranya.
" Wajahmu mirip sekali dengan Abi mu sayang, mana Ibrahim ?"
" Ibrahim sekolah Bu, jadi gak bisa ikut kesini insyaallah nanti sore mereka nyusul kesini"
"maafkan ibu gadis, maafkan ibu "
Gadis tersenyum di balik cadarnya,
" ibu gak ada salah apa apa Bu , ibu gak perlu minta maaf sama gadis "
" kelakuan ibu selama ini sudah banyak menyakiti kalian nak , sekarang ibu sadar kamu memang menantu ibu yang terbaik , seharusnya ibu bersyukur memiliki menantu seperti kamu bertanggung jawab mengemban penuh tanggung jawab suamimu nak maafkan ibu "
Gadis memeluk mertuanya ,
" Gadis sudah maafkan Bu, yang terpenting ibu sehat ya "
" trimakasih ya nak "
" sama sama Bu"
Setelah di sadarkan oleh sakitnya , ketulusan cinta dan kasih sayang yang di miliki menantunya yang sudah ia sia siakan itu ternyata begitu besar .
☘️ kembali ke toko
Sore harinya, Ainun masih berada di toko , karena stok donat sudah di borong frisly, adam memutuskan menutup toko donatnya .
" umi ke rumah nenek "
" haaa( kaget ) kerumah nenek, ngapain "
" umi dapat kabar kalau nenek sakit makanya umi kesana "
" ya ampun umi, nenek kan udah jahat baget sama umi tapi kenapa umi masih mau jenguk nenek "
" tadinya Abang mikir gitu tapi umi bilang gak boleh dendam "
" astaghfirullah iya yah, Ainun lupa bang tapi kalau di ingat ingat cara nenek memperlakukan umi udah di luar batas wajar sih bang "
" udahlah kita doakan aja yang terbaik semoga konflik nya segera mereda "
" aamiin "
"bang, ainun boleh nanyak gak ?"
" boleh nanyak apa "
" bang suka ya sama kak frisly "
" huhukkhuk(batuk) "
" kok malah batuk sih bang ih "
" kamu ngapain sih nanyak itu "
" bang tatapan Abang ke kak frisly itu beda "
" trus itu tandanya suka ?"
" yakan .. Iya kali kalau teman ngelihat nya sampe biji mata keluar ya kan gak mungkin "
" mana ada biji mata keluar ngarang kamu"
" ih , orang aku yang ngelihat sendiri "
" gak ada gak ada udah ah Abang mau kerumah nenek jemput Ibrahim lagi ke sekolah ,udah ah "
" Abang mau naik apa ? Sama ainun aja yuk "
" naik angkot"
__ADS_1
" iih, Sama aku aja "
" males kamu bawa motor kebut kebutan"
" iiihh... Mana , aku bawa mobil itu santai enak tau , lagian Abang toko donat Segede hotel tapi kendaraan gak punya, kemana semua untung jualan donatnya !"
" kamu nanyak ? Kamu bertanya tanya!"
" iiihh... Abang udah kena sindrom tiktok ih"
" udah ah dek, ngomong sama kamu itu gak ada faedahnya "
" iiih jahat baget "
" udah sana tunggu di depan aja "
" ih tega banget masa adeknya di usir "
" lagian berisik sih "
Adam mendorong tubuh mungil Ainun untuk duduk di meja tamu ia pun kembali melanjutkan pekerjaannya .
Setelah selesai menutup toko, merekapun langsung menuju rumah nenek .
sesampainya disana para petugas keamanan perumahan mengenali mereka , dan tidak mengizinkan mereka masuk.
" Saya anak almarhum pak anhar loh pak masa saya gak boleh masuk sih "
Ainun terus mengomel ketika satpam bersih kuku tidak mengizinkan mereka masuk .
" udah deh jangan marah marah , telpn umi dek kasih tau umi kalau kita di depan "
" sebentar , awas ya pak kalau saya benar bapak teraktir saya makan seblak ya "
" ya neng, lebih dari seblak juga saya jabanin"
Ainun menelpon ibunya
" assalamualaikum umi"
" walaikumussalam, ada apa nak "
" umi kok bisik bisik sih "
" umi lagi di kamar nenek , nenek lagi mau istirahat "
" umi keluar dulu, disini ribut gak kedengaran"
" ya ya ya "
Gadis keluar dari kamar nenek,
" ada apa ?"
" umi kita di gerbang komplek gak di bolehin masuk katanya kita bukan orang sini umi katanya jadi kita gimana dong "
" ya ampun umi lupa kasih tau, ya udah tunggu di situ ibu datang "
" ya umi "
Ainu. Melihat satpam sambil tersenyum
" Sabar ya pak sebentar lagi ibu saya datang saya tangih janji bapak "
Tidak menunggu lama gadis pun datang ,begitu melihat gadis satpam tersenyum sambil menunduk kan kepalanya
" Ini anak ibu ?"
" iya pak maaf saya lupa kasih tau "
" ya ampun , maaf Bu saya gak tau gak kenal , kalau saya gak salah waktu itu anak ibu 2 ya Bu ?"
" iya pak, "
" Adam mana Bu ?"
" saya pak " sambil menunjuk tangannya
" ya ampun sudah dewasa rupanya , badannya kekar sekali saya kalah di buat nak Adam "
" makasih pak "
" kalau Ainun pasti ini "
" iya pak saya Ainun , padahal tadi udah saya kodein masih aja gak percaya , bapak lupa dulu waktu kami tinggal disini bapak sering makan seblak bareng sama saya di depan rumah nenek bapak gak ingat "
" heheh ingat neng, cuma saya lupa , gak kenal orang nya dulukan waktu kecil agak hitam sedikit sekarang sudah cantik putih itu makanya saya gak kenal maaf ya neng "
" iya pak gak papa "
" kalau begitu silahkan masuk "
" trimakasih loh pak , sudah izinkan kami masuk "
__ADS_1
" sama sama neng Ainun "