
Tiga hari berada dirumah sakit, kondisi gadis jauh membaik ia sudah bisa jalan seperti biasanya dan meminta izin pada dokter untuk pulang kerumah, dokterpun mengizinkan nya dengan syarat ia harus kontrol selama 1 Minggu sekali .
merekapun pulang kerumah bersama sama ,
Sesampainya dirumah, gadis kaget melihat karangan. bunga yang terpampang di depan gerbang rumah nya
ucapan berbela sungkawa untuk suaminy, gadis panik meminta supir menghentikan mobilnya
" Stop pak stop stop ! saya mau turun siapa yang kirim karangan bunga seperti ini " ucap gadis di depan karangan bunga
" Ainun Adam siapa yang pasang karangan bunga seperti ini siapa yang meninggal kenapa ada karangan bunga berduka cita seperti ini ayo jawab umi "
Adam menunduk tidak sanggup menjelaskan apa apa pada ibunya, semenjak di nyatakan pesawat hilang ucapan berbela sungkawa turut berdukacita silih berganti datang untuk Abi mereka .
" Ayo jawab !!! jangan diam aja umi tanya apa maksud karangan bunga ini "
" Gadis gadis tenanglah nak, tenang jangan menyudutkan anak anak mu kasihan mereka" umi mencoba menenangkan putrinya agar tidak terbakar emosi
" gimana gadis gak marah umi, gadis baru aja pulang dari rumah sakit di sambut dengan karangan bunga berduka cita seperti ini berjejer dari gang sana sampai depan rumah, ya Allah gadis gak tau apa apa, siapa yang berduka cita umi, atau jangan jangan umi dan yang lain menutupi sesuatu dari gadis ? apa umi apa ? kenapa musti di sembunyikan dari gadis kenapa ? kenapa di setiap karangan bunga ada nama mas anhar kenapa mas anhar kenapa suamikuuuu!!!!"
Tak kuasa melihat putrinya histeris ,umi memeluknya dan berusaha menenangkan nya
" istighfar nak istighfar"
__ADS_1
" ada apa iniiiii!!!!! apa yang sebenarnya terjadi"
" gadis lihat umi nak, lihat umi apapun yang terjadi itu sudah jalan dari Allah karena Allah tau kamu kuat menjalaninya "
gadis terdiam melihat ibu " apa maksud umi? apa yang sebenarnya terjadi umi "
" Ayo masuk gak enak kita bicara di luar nanti juga kamu bakal tau apa yang terjadi sebenarnya "
Belum menemukan titik terang dari sudut mana pun, gadis menuruti perkataan ibunya masuk ke dalam rumah .
Di dalam rumah banyak orang berkumpul diantaranya karyawan butik suaminya juga berkumpul disana
" Ada apa ini kenapa ramai disini , kenapa.kalian bisa ada disini ? siapa yang jaga butik "
" kenapa di tutup ! apa ada perintah dari suamiku ? yang meminta untuk di tutup ? berarti kalian sudah tau kabar dari suamiku ? beri tahu aku dimana suamiku ?"
Gadis mendatangi satu persatu karyawan meminta mereka mengatakan kabar suaminy
" kenapa kalian diam saja !!!!" gadis berteriak
" kenapa kalian semua diam kenapaaaa? dimana suamiku "
Tak tega melihat ibunya tertekan , Ainun memeluknya dari belakang dan berkata
__ADS_1
" umi... tenang lah umi ... "
" Ainun Abi dimana Ainun "
" Abi Baik baik saja umi "
" Ainun udah janji sama umi ceritakan apa yang terjadi "
"Iya umi Ainun cerita "
Ainun berjalan menghidupkan televisi di hadapan mereka yang sedang menyiarkan berita tentang kecelakaan yang menimpa pesawat Abi mereka.
" Telah tejadi kecelakaan 3 hari yang lalu belum menemukan titik terang"
sepenggal pernyataan pembawa berita di dalam tv
" Itu , itu pesawat yang Abi tumpangi "
" umi nyakin ?"
" iya sebelum abi take off Abi sempat foto di belakang Abi pesawat itu nomornya iya umi nyakin , ya Allah suami ku "
Tiba tiba saja umi pingsan begitu mengatakan umi nyakin itu pesawat yang Abi tumpangi.
__ADS_1