Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
Aku istri siapa bang ?


__ADS_3

Hari hari mereka jalani penuh kepalsuan, apa yang mereka lakukan tak luput dari pantauan sang suami.


Ternyata Riki yang menjaga jarak di sadari oleh gadis.


" kenapa Abang semakin hari semakin berubah ? Abang semakin menjaga jarak dengan adek, ada apa bang ?"


"maaf kan Abang dek, suatu hari nanti pasti adek tau alasan Abang"


Gadis tak menjawab ia hanya diam saja, ia mengira suaminya tak bisa memaafkan kesalahannya karena lalai menjaga buah hati mereka, tanpa ia sadari alasan yang sebenarnya bukan karena itu tapi karena Riki bukan suaminya lagi.


Serapat rapat nya bangkai di tutupi pasti akan tercium juga, Pagi itu, seseorang mengetuk pintu di saat keluarga besar sedang melakukan sarapan pagi bersama sama, anhar bergegas membukakan pintu ke depan.


ternyata itu petugas dari pengadilan untuk mengantarkan surat undangan persidangan yang akan di gelar 4 hari lagi


" Selamat pagi pak saya dari pengadilan mengantar kan undangan persidangan yang akan di gelar 4 hari lagi"


"Apa kasus nya masih di perpanjang pak ?"


"iya pak "


" ya tuhan, baiklah pak trimakasih "


" saya permisi ya pak "


"baik pak"


Anhar menyembunyikan undangan kedalam celana nya dan masuk kedalam rumah


" siapa yang datang bang?"


"itu petugas PDAM dek "


"loh Abang blm bayar bang ?"


Ucap gadis melihat Riki yang sedang makan di sebelah kanannya


" blm dek "


"kok tumben, biasanya Abang slalu ontime gak sampai petugas datang kerumah Abang sibuk baget ya bang ?"

__ADS_1


"iya dek Abang gak sempat bayar kemarin "


"udah udah ,udah gue bayar udah makan aja lagi "


sambar anhar kembali duduk dan melanjutkan makan pagi.


sesekali ia melirik Riki dengan tatapan tajam, selesai sarapan, anhar menarik tangan Riki menjauh dari yang lain dan kemudian ia mendorong tubuh Riki


"Apa apaan ini !"


"Ini maksud nya apa( sambil menunjuk kan surat undangan di depan wajah Riki) maksud lu apa, mau buat kondisi istriku drop lagi ?"


"Surat undangan persidangan"


"iya , lu baca jelas ini surat apa !"


"maaf bro, ini di luar kendaliku, aku gak bisa cabut gugatan perkara "


"kenapa lu tau sendiri kondisi istri gue gimana saat ini, lu gak lihat perjuangan gue yang harus berusaha ikhlas lu dekat sama mantan istri gue yang sekarang jadi istri gue eh lu malah layangkan gugatan yang bakal buat kondisi dia buruk lagi "


" maaf bro, aku gak bisa berbuat apa apa ini diluar kendali gue "


"Haaa...." Anhar meninju dengan sekuat tenaganya tembok di sebelah Riki.


gadis tiba tiba muncul dan mendengarkan pertengkaran keduanya


"Dek " ucap keduanya secara bersamaan


"coba kalian jelas kan, aku istri siapa ? kenapa Abang bilang gadis istri Abang " kata gadis menarik Legan anhar


"Ayo bang jelaskan ! Abang itu siapa ?"


Anhar menggenggam tangan gadis dengan lembut


" Dek, maafkan Abang"


"maaf untuk apa bang ?"


"Maaf kan Abang dek sebenarnya Abang ini suami sah adek, dan Riki mantan suami adek"

__ADS_1


Gadis menangis begitu mendengar perkataan anhar tubuhnya bergetar dan dadanya mulai sesak .


" Dek adek kenapa dek , dek adek jawab Abang dek "


Gadis Hanya diam dan mematung dengan tubuh gemetaran.


"Bawa dia ke rumah sakit "


ibu teriak teriak begitu melihat kondisi menantunya


Mereka segera melarikan gadis kembali kerumah sakit, setelah gadis di tangani dokter kondisinya mulai membaik meskipun dia hanya terdiam tanpa kata


ia hanya ingin bertemu umi saja.


melihat dokter keluar dari ruangan setelah selesai menangani gadis


" bagaimana kondisi istri saya dok?"


"sudah jauh lebih baik, tapi pasien ingin bertemu dengan ibunya saja "


"Tapi dok saya suaminya, apa dia gak minta bertemu aku ?"


"maaf pak, pasien hanya ingin bertemu ibunya"


Umipun masuk kedalam kamar, melihat kondisi gadis umi menangis ikut merasa bersalah


"Kenapa umi menangis ?"


"Maafkan umi nak, sejak awal umi gak cerita ke kamu "


"Kenapa umi malah mendukung semua ini?"


"maafkan umi nak "


"Kenapa gak sejak awal gadis di kasih tau umi"


"Suamimu melarang nya nak, nak anhar ingin kamu benar-benar pulih dulu baru ia menceritakan semuanya padamu nak "


"Kenapa semua diam !!!! kenapa tak ada yang memberi tahu aku kebenaran itu"

__ADS_1


" Maafkan umi nak "


Umi memeluk gadis yang menagis,


__ADS_2