Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
Omah Masih dendam


__ADS_3

Kenapa harus di tutupi hanya karena alasan untuk menjaga kondisi ku.


Pantas saja sikap bang Riki semakin hari semakin berubah apa sempat menyalahkan diriku dengan perubahan nya yang ku pikir itu kesalahan ku ternyata ia menjaga diriku menjaga untuk tidak bersentuhan dengan ku menjaga jarak dengan ku karena ia tau aku bukanlah mahram nya lagi.


masyaallah, sementara pria yang benar-benar sah menjadi suamiku saat ini harus mengalah demi aku demi kesehatan ku, membelakangi perasaan dan hatinya yang jelas jelas terluka melihat sang istri yang di cintai tertawa bersama pria lain yang pernah menjadi bagian dari hidup istri nya di masa lalu


bagiku keduanya luar biasa, aku mencoba tenang dan tak memperkeruh suasana.


Aku menemui keduanya di ruang tamu,


begitu melihat aku duduk bang anhar menatap ku dengan tatapan merasa bersalah


"Gadis sudah maafkan dan sudah lupakan semuanya, meskipun gadis gak tau apa yang sebenarnya terjadi dan ingatan gadis juga blm sembuh, gak ada lagi yang musti di permasalahkan lagi, gadis cuma mau ini kejadian yang terakhir kalinya gadis gak mau terulang lagi "


Mendengar perkataan sang istri anhar meraih tangan nya dan mencium ny


"Maafkan Abang dek "


"gadis sudah maafkan bang Yang seharusnya minta maaf itu gadis bukan Abang karena gadis yang salah dan gadis yang menyakiti Abang "


"gak adek gak salah kok"


" Dek, "


"makasih juga bang riki udah rawat gadis, maaf semua yang terjadi kemarin, kalaupun gadis tau sejak awal ini gak mungkin terjadi"


"Abang minta maaf "

__ADS_1


"Bang gak ada salah kok Abang baik, bang rela terseret dalam permasalahan rumah tangga gadis maaf ya bang"


Riki menangis begitu mendengar perkataan gadis, jujur dia merasa bahagia merawat dan menjaga saat gadis sakit tapi kebenaran sudah terungkap ia pun akan kembali ke perannya semula.


kalau kata aku sih, mending move-on deh cari gadis yang lain dari pada menjadi duri dalam daging di dalam rumah tangga orang lain iya toh... 😬🤭🤣


Siapa yang gak mau sama mas ganteng kaya tajir dermawan dan bertanggung jawab sekarang sih 🤭 dulu kan haaa... sudahlah...


next kita beralih ke Agnes yang sudah hijrah dan mantap berjilbab ia berkali kali datang kerumah Riki bersama Airin putrinya yang sudah beranjak besar.


Sepertinya ada bau bau rujuki ini, tapi apapun itu semoga itu yang terbaik ya bang bro buat hidup Abang lagian betah baget sendiri .


Sepulang dari rumah gadis, Riki melihat Agnes bersama ibunya berbincang didepan rumah


Riki tak menghiraukan keberadaan Agnes ia malah menggendong Airin dan membawanya masuk melihat kelakuan minus di anak ibu mengejarnya dan berkata


" Riki, ada Agnes kok malah kamu cuekin sih "


"gimana kondisi gadis ?"


"gadis udah sehat mi, dia juga udah tau semuanya walaupun dia blm ingat apa apa,"


"Alhamdulillah, syukur deh kamu juga kan bisa kembali ke peran mu semula "


Mami terdiam begitu melihat raut wajah anaknya yang terlihat kecewa


"muka kamu kok di tekut gitu ada apa sih jangan jangan kamu gak suka lagi gadis tau semuanya "

__ADS_1


"gak tau mi, Riki capek Riki mau istirahat dulu mau main bareng Airin di kamar "


ucap Riki masuk kedalam kamar tak ingin memperluas topik pembicaraan.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Semakin hari Agnes semakin sering mengunjungi rumah Riki, masak bareng mantan mertuanya, sampai hari itu, Agnes harus menjaga omah yang sedang jatuh sakit dari memberi makan, membuat susu dan memandikannya.


"Kamu ngapain disini ?"


ucap omah dengan mata melotot


"hari ini Agnes yang bantu omah buat beraktivitas"


"mana menantuku ? kenapa harus you?"


"Mami lagi keluar omah,.ada yang harus di beli, jadi satu harian ini omah bareng aku"


"No! saya gak mau, saya sama suster aja "


"omah suster cuma bagian menyiapkan makanan Sama pakain omah aja"


"you out ! saya gak mau lihat muka kamu"


",Omah, "


"keluar ! atau saya Telpon satpam"

__ADS_1


"ok ok omah Agnes keluar "


"Saya jijik di urusin sama dia mending saya gak usah makan seharian kalau harus di jagain dia "


__ADS_2