
Tak mendapat jawab dari Riki, umi bertanya kembali
" Bisakan nak"
"biiisa umi "
"Alhamdulillah, trimaksih nak Riki semoga Allah yang akan membalas kebaikan mu nak "
"aamiin makasih umi "
Riki mencari waktu luang untuk berbicara empat mata dengan gadis, waktu yang di tunggupun tiba saat kedua orangtua gadis pergi untuk makan
" Maaf sebelumnya dek, maksud Abang ingin berbicara empat mata dengan adek tapi gak mungkin kita ninggalin suami mu di sini sendirian, begini dek, sebenernya"
" sebenernya gadis sudah Abang ceraikan dan lelaki yang sedang berjuang didalam itu suamiku ? itukan yang akan Abang katakan ?"
"iya dek , itu, maaf sebelumnya, Abang berpura-pura menjadi suami adek saat adek jatuh sakit itu atas permintaan suami dan orangtua adek karena mereka takut adek kenapa kenapa makanya Abang setuju melakukan semua itu walaupun sebenarnya berat untuk Abang melakukan nya maafkan Abang, "
"aku sudah maaf kan , baik Abang suami dan orangtuaku yang aku tidak bisa maafkan kenapa aku sama sekali tidak ingat apa apa yang ada di pikiranku hanya Abang dan cinta kita yang sebenarnya sudah lama hancur kan bang "
" Iya dek, abang cerita yang sebenarnya walaupun sebenarnya Abang susah untuk cerita Abang gak mau rumah tangga adek hancur lagi karena Bang "
gadis diam tanpa kata, ia masih blm bisa menerima kenyataan yang jauh dari ekspektasi nya .
Seolah tak ingin mendengarkan lagi ia berkata
" cukup bang, aku sudah paham dan aku sudah mengerti,sebaiknya Abang pergi lupakan aku dan semua tentang kita, aku akan fokus ke suamiku dan rumah tanggaku "
Riki terdiam ia benar benar merasa tertampar dengan kata kata gadis barusan.
" bagaimana mungkin aku bisa ngelupain kamu dek, di hati aku di pikiran aku cuma ada kamu tapi gak mungkin kisah kita bisa terulang lagi seperti dulu karena itu hanya masa lalu mu "
ucapnya dari dalam hati hanya bisa menyesali apa yang slama ini telah terjadi.
Setelah pembicaraan selesai, keduanya kembali ke depan kamar nicu dimana anhar di rawat, saat mereka kembali dokter sedang melakukan pemeriksaan tidak berapa lama dokter keluar dengan wajah tersenyum
__ADS_1
" bagaimana kondisi suami saya dok ?"
" Alhamdulillah, detak jantung pasien sudah normal dan berhasil melewati masa kritisnya"
" Alhamdulillah" ucap semua nya secara bersamaan
" Tolong untuk istrinya tetap stay jaga suaminya ajak bicara agar motorik otak dari pasien bisa berjalan lancar dan pasien cepat siuman "
" baik dok trimasih dok "
" sama sama saya tinggal dulu ya "
"iya dok "
Mertua yang curiga melihat menantu yang datang bersamaan dengan pria yang sudah menjadi mantan suami menantunya
" kamu dari mana gadis ? kok datang nya bareng sama Riki ?"
Gadis terdiam menunduk kan kepalanya
"ohh.. kamu udah lama sampai nya nak Riki?"
" gak kok Bu baru aja "
Tiba tiba Agnes datang
" loh ada nak Agnes juga ? sudah rujuk lagi ?"
"proses Bu"
" Alhamdulillah , Airin mana ? kok gak di bawa ?"
" saya titip sama suster bu "
"ohhh... "
__ADS_1
"ainun sama Adam dimana Bu?"
" saya titip sama suster juga makasih ya udah repot repot sayang jenguk anak saya "
" gak repot kok Bu kan udah di anggap saudara"
" iya yah... saya bersyukur banget dengar perkembangan anhar gak sabar pengen lihat dia ngobrol "
" kita sama sama berdoa Bu biar anhar penyakitnya di angkat sama Allah " sambung umi
" aamiin "
Malampun tiba, saat umi Abi , Riki dan Agnes pulang dari rumah sakit hanya tertinggal ibu dan gadis yang menjaga anhar di rumah sakit. Melihat menantunya menahan ngantuk di sebelah Anhar ibu mertua menghampiri nya dan berkata " Nak gadis, nak gadis " ucap ibu Sambil menepuk pundak gadis membangunkan nya
" iya Bu, ada apa Bu ?"
" gak , gak ada apa apa , tidurnya di sofa nak kasihan kamu biar ibu aja yang jaga anhar kita gantian ya "
" gak papa Bu, gadis gak mau tidur kok"
"nak gadis, wajah nak gadis udah kelihatan capek jangan di paksa ya, nak gadiskan baru beberapa hari terakhir ini sehat jangan di paksa ya nak istirahat dulu yang cukup biar ibu yang jaga anhar "
Gadis menarik nafas dan menghelanya
" ya udah Bu, gadis titip suami gadis "
"iya sayang istirahat dulu ya "
"iya Bu makasih Bu "
Gadis pun menuruti perkataan mertuanya untuk istirahat terlebih dahulu, berhubung badannya terasa lelah dan ngantuk sudah berhari hari begadang demi menjaga suaminya .
Melihat menantunya tertidur pulas di sofa ibu mertua merasa hibah dan kasihan
" kasihan sekali menantuku, pasti dia sedih sekali melihat suaminya seperti ini, aku tau pikirannya yang bilang ingatan tapi cinta untuk suaminya masih tetap ada di hatinya, ya Allah hamba berharap jadikan keluarga anak anak hamba keluarga sakinah mawadah warahmah until Jannah aamiin "
__ADS_1