Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
Yusufff


__ADS_3

Pagi hari yang cerah, Adam mendapat kabar ibunya jatuh sakit .


Bergegas Adam kerumah ibu untuk menemuinya.


" assalamualaikum "


" walaikumussalam " Maryam berlari menghampiri kakaknya


" umi ada dimana dek ?"


" umi di kamar bang ayo biar Maryam antar ke kamar "


" ya udah yuk "


Maryam menuntun abang ke dalam kamar ,


melihat ibunya tergeletak di atas kasur, Adam menetes kan air matanya .


" assalamualaikum umi "


gadis berbalik badan ke arah suara , melihat kedatangan putranya gadis tersenyum manis


" Eh anak umi , ada apa ?"


" Adam dengar umi sakit , umi sakit apa mi "


" gak tau nak tiba tiba saja badan umi meriang sehabis pesta pernikahan kalian,oiyah mana nak frisly kok gak di ajak ke sini "


" frisly , lagi beres beres umi nanti Adam jemput ya "


" umi udah makan ?"


" sudah "


" Alhamdulillah, kalau gitu Adam jmpt frisly dulu ya umi habis itu Adam kesini lagi "


" iya nak "


Adam pun berpamitan pulang, tak berapa lama kemudian sebuah mobil datang kembali.


Ibrahim membukakan pintu pagar depan .


" Assalamualaikum Ibrahim " sapa Riki sambil turun dari dalam mobil


" walaikumussalam, papa " ucap Ibrahim melempar senyuman untuk Riki


" Papa kesini mau jenguk umi kalian boleh papa masuk ?"


" Ibrahim tanya ke umi dulu ya pa , apa umi izinkan papa masuk atau gak "


" baiklah papa tunggu di depan rumah aja "


" iya pa "


Ibrahim masuk kedalam rumah


" umi "


" ada apa nak ?"


" di depan ada papa Riki, katanya mau ketemu sama umi apa umi mau ?"


" tunggu di luar saja ya "


" iya umi "


Ibrahim kembali menemui papa dengan membawa pesan untuk nya


" pa, kata umi tunggu di diluar saja nanti umi datang "


" baik lah papa tunggu disini saja "


Tidak berapa lama gadis pun keluar bersama Maryam .


" ada apa pa Abang ?"


Riki beranjak dari kursi dan memberikan salam untuk gadis


" assalamualaikum "


" walaikumussalam "


" bagaimana kondisi kamu dek , apa sudah membaik ?"


" Alhamdulillah sudah bang,"


" ini Abang bawakan makanan untuk kalian, untuk adek dan anak anak "

__ADS_1


" trimakasih bang semoga Allah membalas kebaikan Abang "


" sama sama dek "


tiba tiba secara bersamaan , kedua orangtua gadis datang .


" assalamualaikum " kata kakek yang baru sampai dari kampung


" walaikumussalam kakek "


Maryam berlari menghampiri kakeknya ,


begitu melihat keberadaan Riki , langkah kaki kedua orang tua gadis terhenti


" Eh ada nak Riki, ada apa ini ?"


" ini pak, mau antar makanan buat anak anak sama gadis "


" ooh trimakasih ya nak Riki " ucap umi


" iya pak kalau begitu saya pamit ya pak Bu assalamu'alaikum "


" walaikumussalam ".


Rikipun bergegas meninggalkan kediaman gadis ,


"masuk Abi, umi " ucap gadis


Merekapun masuk kedalam rumah,Abi menghela nafas nya .


" huuuh "


" sudah lama nak Riki datang ?"


" baru saja Abi "


" nak, bukannya Abi melarang atau Abi tidak mengizinkan kamu untuk kembali dengan nak Riki hanya saja , Abi takut kamu di sakiti lagi nak "


" bi, jangan bahas soal itu dulu kasihan anak kita masih sakit juga kan "


" bukannya begitu umi, kemarin waktu pesta berlangsung papip dari nak Riki menaruh harapan besar untuk gadis agar bersedia kembali dengan putranya , Abi izinkan kalau memang itu yang terbaik nak, tapi pikirkan dulu sebelum memutuskan sesuatu , sebab dulu kamu pernah di sakiti oleh nak Riki "


" kalau soal itu Abi umi, gadis blm ada kepikiran mau menikah lagi, gadis masih susah menerima orang baru di dalam hati gadis "


" iya nak, itu terserah nak gadis saja ya " sambung umi


" iya Abi "


Semakin hari Riki semakin menaruh perhatian nya yang lebih pada gadis, kekhawatiran pun timbul di dalam diri kedua orangtuanya mereka takut, jika putri mereka kembali rujuk dengan Riki , Riki akan menyia-nyiakan gadis kembali seperti dulu .


Bahkan Abi tidak main main menjodohkan gadis dengan salah satu teman gadis sewaktu masih gadis dulu .


Pertemuan pertama kali dengan pria yang akan di jodohkan dengan putrinya di sebuah masjid saat Abi sedang melaksanakan sholat isya dan mendengar ceramah dari ustadz itu yang ternyata mengenali Abi .


Nama nya ustadz Yusuf, pria tampan dan tinggi, ia seorang ustadz yang sedang mengadakan ceramah di dalam masjid itu .


Selesai ceramah , para jamaah keluar dari masjid kecuali Abi dan pak ustadz .


Yusuf melihat Abi tampak berdiam diri di dalam masjid dengan tatapan kosong , Yusuf pun menghampiri nya sambil berkata


" assalamualaikum pak "


seketika Abi di buat terkejut oleh suara yang baru saja ia dengar itu.


" eh maaf pak ustadz "


" maaf pak, saya lihat dari tadi bapak diam saja merenung ada apa pak ? "


" gak ada apa apa pak ustadz"


" panggil Yusuf saja, bukankah bapak ini orangtua dari teman saya gadis ?"


" iya benar , kenapa nak yusuf bisa tau"


" saya teman gadis sewaktu di pesantren dulu pak , apa kabar gadis ?'


" masyaallah kebetulan sekali ya "


" iya pak "


" iya pak, apa kabar nya gadis pak"


" Alhamdulillah sehat nak, gadis sudah punya empat orang anak , kalau nak Yusuf sudah menikah blm apa sudah punya anak ?"


" Alhamdulillah belum pak, masih betah sendiri "


" oh maaf nak Yusuf bapak tidak bermaksud apa apa "

__ADS_1


" iya pak gak papa "


" apa aktivitas nya sekarang nak ?"


" beginilah pak, musafir, rencana saya mau cari istri pak tapi salahnya blm ketemu pak"


" masyallah, semoga secepatnya bertemu ya nak Yusuf "


" aamiin pak trimakasih "


" nak Yusuf mau ikut dengan bapak ?"


" boleh pak , kalau bapak mengizinkan "


" ayo nak "


Abi memboyong Yusuf kekediaman beliau.


" silahkan duduk nak Yusuf , sebentar bapak panggilkn istri bapak dulu


" masyallah trimakasih pak "


Abi masuk kedalam rumah, kemudian datang kembali bersama Khadijah dan istrinya .


"umi masih ingat sama anak ini ?" ucap Abi sambil menunjuk ke arah Yusuf yang berdiri dari kursinya begitu melihat kedua orang tua gadis .


" sebentar umi ingat tapi lupa siapa namanya"


" hayoo ingat ingat dulu "


" tunggu deh bi, kayak nya Khadijah kenal Abang ini siapa , ini bukannya bang Yusuf temanny kak gadis dulu "


" iya benar dek, ini Khadijah apa Khalifah ?"


" Khadijah bang Khalifah di Qatar dia sudah menetap di sana menjadi seorang dokter disana bang "


" waaah... Hebat , kalau Khadijah apa kegiatan nya ?"


"Khadijah juga seorang dokter nak Yusuf "


" masyallah beruntung sekali bapak dan ibu punya putri yang sukses "


" masyallah iya nak " sahut Abi dengan bangganya .


tiba tiba ibu ibu para tetangga lewat di depan rumah sambil berkata


" waaah... Tamu dari mana Bu ?" ucap salah satu ibu dari keempat lainnya


" iya Bu , mampir dulu "


" makasih Bu, ganteng ya "


" iya yah ganteng lebih ganteng dari menantu yang lainnya, apa ini calon Khadijah ? atau.. Malah calon nya gadis ?"


Umi menunduk kan kepalanya , Abi merangkul tangan umi memberi tanda untuk umi tidak menanggapi perkataan tetangga .


" apa nak gadis mau kawin lagi Bu, ya ampun sebenarnya sih gak papa gak jadi masalah, cuma apa gak terlalu cepat buat berpaling ke lain hati padahal rumput di makam mantan suami nya saja masih blm tumbuh "


" sudah umi, gak usah di tanggapi perkataan mereka " bisik Khadijah


" maaf ya ibu ibu, trimakasih sarannya dan masuk an nya kebetulan putri saya gadis blm ada rencana mau menikah kembali "


" bagus deh Bu, kasihan juga kan nanti kalau nikah lagi jadi janda lagi ketiga kali nya "


" subhanallah, jangan sampai Bu , kita doakan yang baik baik saja agar Allah kembalikan lagi yang baik baik ke kita , ntar kalau ibu ibu doakan yang buruk tentang kakak saya yang ada kembali buruk ke anak gadis ibu ibu kan gak mau sih "


"iiih amit amit jabang bayi cukup gadis aja yang jadi janda sampai dua kali " ucap ibu ibu kemudian pergi .


" gak bagus , bicara seperti itu nak "


" gak papa umi biar mereka bisa menjaga lisan mereka umi "


" ya sudah bapak ibu saya pamit dulu masih ada kajian hari ini yang akan saya lakukan pak ibu trimakasih atas jamuan nya salam buat gadis dan anak anaknya , kalau ada waktu kapan kapan saya main ke sini lagi "


" iya nak Yusuf datanglah berkunjung kerumah kami, kami akan menerima kedatangan nak Yusuf "


" masyaallah trimakasih pak "


" sama sama nak , kalau begitu saya pamit dulu assalamualaikum "


" walaikumussalam nak "


Yusuf pun segera meninggalkan kediaman pak Hasan, selama di dalam perjalanan ia terbayang ucapan ibu ibu yang sudah menghina gadis, perasaannya mulai tidak karuan , dan tiba tiba saja ia menginjak pedal gas mobilnya untuk menghentikan laju mobil nya .


" settttttttt!" * suara rem mobil


" haaa.... kenapa kata kata ibu ibu tadi terus terngiang di telinga ku ya Allah, kasihan sekali gadis dia wanita baik baik aku kenal dia sejak dahulu aku tau kepribadian nya , tapi takdir hidupnya dari tuhan begitu , rasanya aku ingin bertemu dengan dia, semoga suatu saat nanti Allah mempertemukan kami kembali "

__ADS_1


__ADS_2