
Semua bukti forensik sudah di temukan terdapat 120 orang sudah dapat di identifikasi termasuk co-pilot dan pramugari yang berhasil di identifikasi data diri nya .
sementara korban yang belum di temukan masih di lakukan penelusuran lebih lanjut .
Nama nama para korban sudah di temukan, dan benar saja nama Abi keluar dalam urutan ke 50 dari 120 nama yang keluar .
Menunggu umi sadar, Adam sudah menyiapkan semua bukti bukti barang barang yang di temukan di TKP yang di nyatakan milik Abi termasuk potongan tangan dan sobekan baju yang pertama kali umi nya lihat benar itu merupakan potongan baju milik suaminya di pertegas dengan hasil cctv di dalam bandara saat para penumpang saat pertama sekali memasuki pesawat.
Rasa terluka kehilangan ayah yang begitu mereka cintai membuat terpukul ke tiga anaknya , begitu juga keluarga besar dan orang orang terdekatnya .
Mereka akan kehilangan sosok ayah yang bertanggung jawab ayah yang baik dan pahlawan untuk anak anaknya .
Sementara rasa kehilangan yang mendalam di rasakan oleh gadis , harus menerima kenyataan pahit ini, ia harus mengantarkan suaminya dalam kondisi menyayat hatinya .
" ya tuhan... kenapa engkau ambil suamiku dalam keadaan seperti ini, aku dan anak anakku tidak bisa mencium beliau untuk yang terakhir kalinya "
kata hati gadis begitu terpukul kehilangan suaminya .
Para pelayat tetangga kerabat yang datang silih berganti kerumah gadis begitu mendengar bahwa suaminya sudah meninggal dunia , sekumpulan anak anak nyatim piatu yang almarhum rawat sewaktu beliau masih hidup dulu yang rutin di ajarkan untuk anak anaknya tentang mengasihi sesama manusia dan mahluk ciptaan Allah.
datang untuk mengantarkan anhar ke pemakaman untuk yang terakhir kalinya.
" selamat jalan Abi, semoga Allah mengangkat derajat Abi di surga Nya , di tempat kan di tempat yang terbaik , trimakasih Abi sudah ajarkan Adam banyak hal tentang hidup dan menyayangi sesama, Adam bangga dan terharu melihat perjuangan Abi, benar kata Abi apa yang kita tanam itulah yang akan kita tuai nantinya, Adam janji Abi akan menjaga umi dan adik adik seperti Abi menjaga kami dulu Adam janji Abi "
Istri dan anak anaknya sama sama mengantar anhar ke tempat peristirahatan yang terakhir kalinya .
__ADS_1
Di atas pusara suaminya, gadis mencoba tenang dan tegar
" Mas , selamat jalan mas, trimakasih untuk pengorbanan dan kasih sayang yang mas berikan untuk adek dan anak anak , mas yang tenang disana, insyaallah adek ikhlas melepas kepergian Abang , semoga suatu saat nanti kita bisa berkempul kembali seperti dulu "
" Nak gadis, sudah ya nak kasihan anak ibu kalau terus nak gadis tangisi "
" gadis ikhlas kok Bu, gadis ikhlas"
Ainun , Adam dan Ibrahim menangis sambil memeluk ibu mereka di sebalah pusara ayahnya.
Menjadi janda untuk kedua kalinya, membuat gadis benar benar di berikan ujian yang berat dalam hidupnya .
Lepas dari janda setelah ia di ceraikan kini Allah yang maha kuasa yang menceraikan nya dengan suami yang sangat ia cintai dengan meninggalkan 4 orang anak .
" Ainun mau disini aja nemenin Abi , biar Abi ada teman kalau nanti di tanyain malaikat "
Seketika air mata gadis kembali mengalir
" ayo nak kita pulang "
" gak mau umi, Ainun disini aja kasihan Abi sendirian disni "
Ainun tebayang saat abinya masih hidup, waktu itu ulang tahun ke 17 Ainun, Abi memberikan kado di hari ulangtahun nya yaitu foto Ainun sewaktu kecil dan foto ayah kandung Ainun , mendapat kado seperti itu membuat Ainun jengkel dan sempat tidak menengur abinya.
" Ainun masih marah sama Abi ?"
__ADS_1
Ainun menggelengkan kepalanya
" Ainun marah karena kado Abi itu ya ?"
" Ainun minta maaf Abi Ainun gak suka kalau Abi terus sebut ayah kandung kami "
Bukannya marah Abi malah mengusap kepala Ainun yg tertutup jilbab
" nak, gak boleh gitu, itu namanya Ainun durhaka sama orang tua , gak boleh, Ainun kan perempuan nanti Ainun akan menikah , yang berhak menjadi wali dalam pernikahan Ainun siapa ? kalau bukan ayah kandung kamu nak "
" gak mau , ayah Ainun kan Abi "
" sayang, ayah kandung Ainun itu bukan Abi tapi pria yang ada di dalam foto itu , dia baik loh dia baik baget, walaupun dia tidak pernah menjenguk kalian tapi dia bertanggung jawab slalu memenuhi kebutuhan kalian "
"maksud Abi ?"
Abi menghela nafas nya sambil tersenyum
" ayah kalian slalu kasih nafkah untuk kalian nak , beliau tidak pernah lalai dalam memenuhi kebutuhan kalian "
" dimana dia sekarang Abi ?"
" Abi gak tau nak , suatu saat nanti carilah beliau kalau Ainun sudah menemukan jodohnya ya "
" baik abi "
__ADS_1