
" Assalamualaikum Abi, maaf ya Abi pagi pagi gini Ainun udah datang kerumah Abi, padahal Ainun udah janji sama Abi buat gak nangis buat gak jadi anak cegeng tapi Ainun malah ingkar janji maafin Ainun Abi , Abi pulang aja yuk kita kumpul lagi dirumah, disini kan gak enak Abi disini sendirian gak punya temen kan, Ainun kangen sama Abi, kangen masak kentang goreng lagi, kangen cerita cerita sama Abi kangen semuanya deh, Ainun gak tau harus berbuat apa lagi.
Abi jawab Ainun dong bi jangan diam aja, Ainun lagi sedih maafin Ainun gak bisa tepatin janji buat gak nangis sama Abi, Ainun tadi kerumah papa tapi kata omah papa udah gak tinggal di Indonesia lagi, apa papa gak tau kalau Abi udah meninggal ya ? masa papa tega gak datang nemuin Abi, apa papa sekejam itu bi, tapi kan Abi bilang papa itu ayah yang baik penyayang dan bertanggung jawab, masa ia Abi meninggal papa gak datang, apa yang bang Adam bilang benar kalau kami cukup tau siapa ayah kami tidak perlu mencari tau keberadaan nya, tapi Ainun kan perempuan kata Abi kalau nanti Ainun udah dewasa Ainun harus cari papa, tapi bang Adam melarang nya , Ainun gak tau Abi harus berbuat apa lagi, Ainun kangen sama Abi jawab dong bi, jangan diam aja, biasanya kalau Ainun nangis pasti Abi cepat hapus air mata Ainun, sekarang udah gak ada lagi Abi yang hapus air mata Ainun, Abi sih pergi tinggalin Ainun, enak gak bi disana, Ainun ikut ya sama Abi, biar Abi juga punya teman disana boleh ya bi, Ainun kangen sama Abi "
ungkapan hati anak perempuan yang dekat dengan ayahnya, ia menagis di atas pusara ayahnya menceritakan keluh kesah kecewa yang ia rasakan .
Tiba tiba sebuah tangan menggelus kepalanya, seketika Ainun kaget dan berdiri, ia benar benar ketakutan begitu melihat orang yang mengelus kepalanya itu seorang pria tinggi dan wajahnya di tutupi masker hitam berkaca mata hitam,
" maaf bapak siapa kenapa ngelus kepala Ainun"
Pria itu perlahan membuka masker yang menutupi wajahnya lalu ia tersenyum pada Ainun
" Kamu namanya Ainun ?"
" iya pak, bapak kenal sama Ainun "
Tiba tiba saja pria itu memeluk Ainun, sambil menangis, karena tidak mengenali pria itu Ainun mendorong tubuh pria itu dan berlari ketakutan
" Tunggu Ainun tunggu nak, ini papa "
Langkah Ainun terhenti begitu mendengar pria itu berkata Ini papa, Ainun perlahan membalik badannya
" Maksud bapak apa, bapak mau berbuat jahat sama saya, Karena bapak tau saya lagi cari cari papa saya, jangan pak saya mohon jangan sakiti saya "
" ini papa kamu nak, papa Riki "
__ADS_1
" bapak niat baget mau jahatin Ainun, Ainun mohon pak jangan sakiti Ainun "
Usaha nya untuk menyakinkan Ainun sia sia, Riki mengeluarkan handphone nya dan menunjukkan fotonya bersama Ainun waktu kecil dulu
" Kenapa bisa foto Ainun waktu kecil sama bapak, bapak edit ya "
" ya ampun, keras kepala sekali putri ku"
" gak Ainun gak boleh mudah percaya sama orang yang baru di kenal "
" siapa yang ngajarin ?"
" almarhum abi "
" jadi Abi kamu udah meninggal "
" udah pak , bapak kenal sama Abi ?"
" kenal dong, Abi kamu kan teman sama bapak, jadi kamu udah percaya kalau saya ini papa kamu "
" gak, bisa aja kan bapak bohong biar bapak bisa culik saya habis itu bapak jual saya gak gak gak saya gak percaya "
" ya ampun, Ainun ini papa, papa Riki, sebagai bukti kalau papa ini benar papa kamu , Ainun punya tanda lahir kan di leher sebelah kanan "
Ainun terdiam begitu pria tidak di kenal itu mengetahui tanda lahirnya
__ADS_1
" Berarti benar bapak ini papa aku ?"
Riki tersenyum " iya nak ini papa "
" tapi tunggu dulu aku gak boleh langsung percaya bisa aja kan bapak bohong lagi "
" ya ampun,, sebentar papa keluarin KTP papa mungkin bisa menyakinkan kamu kalau papa ini memang papa kamu "
Riki mengeluarkan KTP nya dari dalam dompet
"ini coba Ainun baca "
Ainun mengambil KTP dari tangan Riki, betapa kagetnya dia membaca nama pria di dalam KTP benar sama dengan papanya .
" Berarti bapak memang papa Ainun "
" percaya ?"
" udah "
" gak pengen peluk papa ?"
Ainun menangis berlari menghampiri papanya dari celah makam.
ia benar benar bahagia, akhirnya ia bertemu dengan papa kandungnya yang ia cari.
__ADS_1