
Adam menemui papanya di depan toko, melihat papa nya berjongkok di parkiran dengan wajah sedih nya.
" Pa "
mendengar Adam memanggil dirinya dengan sebutan papa seketika Riki berdiri dengan mata berkaca-kaca
" Tadi, Adam panggil papa dengan panggilan papa ?"
tak kuasa menjawab pertanyaan papa nya Adam mengangguk kan kepalanya
Riki berlari menghampiri putranya dan memeluk nya erat,air matanya mengalir begitu mendengar putranya memanggil dirinya dengan sebutan papa .
" Papa senang akhirnya Adam mau manggil papa "
"maafin Adam pa soal kemarin"
" iya nak papa sudah lupakan itu dan papa sudah maafkan udah y jangan pikirin lagi"
Saat mereka berdua berpelukan tiba tiba sang nenek datang ke butik .
melihat keberadaan Riki, ibu mertua kaget dan sedikit terganggu .
" Riki "
papa melepaskan pelukan nya pada Adam dan menoleh ke arah suara yang memanggil namanya, begitu melihat orang yang ternyata memanggil dirinya ibu nya anhar, Riki mengunggulkan kepalanya memberi salam
" Apa kabar Tante ?"
" baik , ada apa sampai datang ke butik anak saya ?"
" tadi saya mau ketemu sama Adam dan Ainun tapi kata bibi mereka ke butik makanya saya langsung ke butik Tante "
__ADS_1
"kemana aja kamu selama ini ?"
Riki menoleh ke arah Adam dan berkata
" Adam masuk ya , papa mau ngobrol dulu sama nenek "
" iya pa "
" maaf sebelumnya Tante saya rasa Tante sudah tau dimana saya selama ini"
"setalah sekian purnama kenapa kau kembali lagi begitu anakku sudah meninggal dunia, apa kau ingin merujuk gadis lagi?"
"maaf Tante , saya hanya ingin bertemu anak anak saja tidak lebih "
"Sudah bertemukan ? apa lagi yang kau tunggu ? "
" iya Tante, saya akan pergi "
Riki berjalan menuju mobilnya yang terparkir di dekatny saat ia akan masuk kedalam mobil ibu anhar kembali berkata "jangan pernah coba coba menggantikan posisi anak saya dihati cucu cucu saya "
perkataan ibu anhar tidak di respon oleh Riki ia tidak mau terjadi keributan yang nantinya akan di saksikan anak anaknya, iapun pergi meninggalkan butik tanpa pamit ke anak-anaknya .
melihat putrany masuk kedalam butik dengan mata sebab Karena habis menangis gadis bertanya
" ada apa nak ? kok Abang menangis?"
" nenek di depan umi lagi ngobrol sama papa"
" oh nenek datang "
" iya umi "
__ADS_1
Tiba tiba terdengar suara Mesin mobil papanya lalu tidak berapa lama nenek pun masuk kedalam butik
" Assalamualaikum"
" walaikumussalam Bu, ibu naik apa Bu?"
" baik taksi "
mendengar jawaban ibu yang cetus gadis sedikit tidak nyaman
" gadis "
" iya Bu"
" makam anak saya blm kering loh "
" maaf Bu, maksud ibu apa ?"
" saya gak mau kalau sampai saya lihat Riki datang lagi kebutik "
gadis menelan ludahnya ia tau mertuanya sudah salah paham padanya
" iya Bu "
Mendengar neneknya melarang papanya datang kebutik membuat Ainun meradang
" kenapa nek ? kenapa nenek ngelarang papa ke butik ?"
"Ainun udah Ainun"
" diam dulu bang, Ainun mau tau kenapa nenek melarang papa kebutik "
__ADS_1
" nenek gak suka , apa kata orang nanti kalau mantan suami ibu kalian datang ke butik sementara status ibumu saat ini sudah menjadi janda , jadi tolong gadis hargai status kamu dan jangan pernah kamu nodai, jungjung tinggi harga diri kamu sebagai janda, saya gak mau kamu sampai menodainya dengan hal hal bodoh "
" iya Bu insyaallah gadis akan jaga "