
"kalau Anhar boleh tau dimana dia tinggal pak ?"
"di sana nak Anhar gak jauh dari gang blok rumah kita ini "
"oh ia pak titip salam buat umi sama yang lain sama gadis juga Anhar pamit pulang dulu ya pak assalamualaikum"
"walaikumsalam nak Anhar"
Tak ingin menemui gadis saat ini ia tau gadis masih bersedih setelah perpisahan nya .ia diam diam memperhatikan gadis mengintai ia dari kejauhan.
"kakak ngerasa gak kak kayak nya kita ada yang perhatiin kita "
"perasaan kamu aja kali dek, udah ah tidur sana"
"tapi kak"
"di depan kan ada satpam jadi gak usah takut ya dek"
"iya kak Ainun udah tidur kak?"
"udah, Adam juga udah tidur dek"
Pagi harinya, seperti biasa Khalifah pergi ke kampus , tiba tiba ia melihat sebuah box makanan di depan pintu rumah.
"kak , kak gadis "
Khalifah terus memanggil nama kakak nya
"ada apa dek?" ucap gadis membawa kedua anaknya ke luar rumah
"ini box apa kak ? kakak mesan makanan kak?"
"gak deh dek kakak gak ada mesan makanan salah alamat kali dek"
"bentar "
Khalifah meraih box makanan tsb lalu membacanya
"kayaknya ini bener deh kak, gak salah alamat kak ini ada nama kakak loh"
"masa iya dek?"
"iya loh kak tertuju pada Gadis "
kata si adek menunjukkan box makanan yang tertulis namanya.
"iya ya dek kok ada nama kakak ya?"
"coba Khalifah buka dulu isinya apa kak"
perlahan Khalifah membuka kotak, di dalam box ada makanan siap saji kesukaan gadis .
"ini burger , kentang, ayam kak"
"iya dek, dari siapa ya kok tau kakak paling suka makanan ini"
"jangan jangan dari bang Riki kak"
"gak mungkin , kakak juga gak pernah lihat bang Riki lagi"
__ADS_1
"jadi dari siapa dong kak?"
"gak tau dek , bawa masuk aja dek"
"iya kak"
Khalifah masuk kedalam rumah untuk meletakkan box berisi makanan tsb. lalu ia kembali lagi berpamitan pada sang kakak untuk pergi ke kampus.
"makanan nya udah Khalifah taro di dapur kak Khalifah pamit kulyah dulu ya"
"ya dek hati hati ya "
"iya kak assalamualaikum "
"walaikumsalam "
Tinggallah gadis dan kedua anaknya , hendak ingin masuk kedalam rumah tiba tiba mertuanya datang "assalamualaikum nak gadis ?"
gadipun berbalik arah dengan senyuman ia menghampiri sang ibu mertua
"walaikumsalam mami"
"gimana kabar kamu sayang"
"Alhamdulillah baik mi mami gimana kabarnya ?"
"Alhamdulillah mami juga baik , gimana kabar cucu mami Ainun dan Adam ?"
" Alhamdulillah baik mami"
"maafin mami ya , maafin omah gak pernah jeguk kalian "
"tadi mami kerumah orangtua mu nak cuma kata Abi kalian ngontrak mami cari akhirnya mami ketemu tadi sama Khalifah di gerbang mau ke blok rumah orangtua mu nak , Khalifah yang kasih tau kalau ini rumahnya "
"ooh .. iya mami ayo masuk mi kita ngobrol di dalam aja"
"mami sedih lihat kalian harus ngontrak gini "
"gak papa mi biar gadis bisa mandiri"
"tapi nak, kasihan cucu mami"
"Alhamdulillah Ainun dan Adam senang mi tinggal disini"
"gimana kalau nak gadis sama cucu mami pindah ke apartemen mami aja"
"gak usah mami kami nyaman disini"
"ya Allah nak"
Tiba tiba handphone mami berdering
"kring kring kring "
"sebentar mami angkat telpon dulu"
mami beranjak dari tempat duduknya
"hallo ada apa Riki ?"
__ADS_1
"mami dimana ?"
"mami di luar ada apa sih?"
"mi Riki mau ke rumah gadis boleh gak?"
"boleh mami juga lagi di kontrakan gadis "
"ahh... yang bener mi?"
"iya beneran, kamu mau ngomong sama gadis ?"
"hmmm... boleh mi"
"sebentar mami kasih ke gadis dulu ya"
"nak gadis ini Riki mau ngomong sama nak gadis "
"maaf Bu gadis lagi gak pengen ngomong"
"ya udah mami kalau gadis gak mau ngomong gak papa "
"ya udah ya sayang, mami mau ngobrol sama gadis dulu "
"iya mami Riki nyusul kesana "
"terserah kamu aja "
yang benar saja, selang beberapa jam Riki muncul di depan kontrakan gadis
"assalamualaikum "
"walaikumsalam "
"itu pasti Riki nak" ucap mami seketika berdiri menghampiri anak nya .
"nak Riki, ayo masuk " ucap mami tapi ajakan mami di bantah oleh gadis ia menolak Riki untuk masuk ke dalam kontrakannya
"mohon maaf mami, bang, sebaiknya kita ngobrol di luar saja, gadis takut terjadi fitnah "
mami dan Riki saling menatap, Riki tak ada pilihan iapun mengiyakan keinginan mantan istri nya.
"baik dek , gimana kabar kamu dek?"
"Alhamdulillah baik bang"
"mana Ainun dan Adam ?"
"didalam bang lagi tidur , bang gimana kabarnya?"
"Alhamdulillah sehat dek"
"syukurlah, Agnes gimana kabar nya bang?"
Riki dan mami terdiam saling melihat ke arah gadis .
"baik dek"
"syukurlah"
__ADS_1
Merekapun saling mengobrol .