
BESOK PAGI .....
Adam menemui ibunya yang sedang berjemur di depan rumah bersama adik kecilnya
" Assalamualaikum umi "
" walaikumussalam Adam ada apa nak ?"
" Adam sudah terima uang santunan dari pihak penerbangan itu umi "
dengan tatapan marah umi melihat mata Adam
" kenapa Adam terima bukannya Adam dengar umi bilang umi gak mau terima ?"
" umi dengar kan Adam dulu, Adam terima itu karena Abi pernah bilang Abi pengen bangun masjid setelah Abi tiada mungkin ini jalannya umi "
gadis terdiam
" umi izinkan kan uang nya Adam buat bangun masjid untuk Abi ?"
gadis menghela nafas nya panjang " iya umi izinkan "
" masyaallah trimakasih umi "
Bibi tiba tiba berteriak memanggil gadis
" Buuu , ibuuuu "
" ada apa bi kok teriak teriak yang tenang bi "
"Anu Bu, anu Ibrahim badannya panas lagi "
" astaghfirullah"
__ADS_1
" badannya panas baget Bu, Ibrahim trus mengigau memanggil nama abinya "
" ya Allah, serindu itu kah anak ku Ibrahim pada abinya, aku harus bagaimana ? Ibrahim slalu minta ingin bertemu abinya apa aku bawa ke pemakaman aja ya "
ujar nya di dalam hati
Gadis bergegas ke dalam rumah memastikan kondisi Ibrahim.
gadis mengelus rambut Ibrahim dan berkata
" Ibrahim sayang , ada apa nak ?"
" Abi umi, Abi , Ibrahim pengen ketemu Abi, umi kan udah janji sama Ibrahim bawa Ibrahim ketemu Abi "
" ya Allah , iya yah umi lupa , ya udah gimana kalau Ibrahim minum obat dulu habis itu kita ketemu Abi gimana ?"
" gak mau umi , Ibrahim mau Abi "
" sayang,, gimana nanti Ibrahim mau ketemu abi kalau kondisi Ibrahim seperti ini panas lemah gak bisa duduk lagi, gimana coba "
Ibrahim mengganggukkan kepalanya dan meminum obat yang sudah di sediakan Ainun .
" Alhamdulillah, selesai minum obat ibrahim tidur ya, siang nanti kita baru ke rumah Abi "
"iya umi "
"masyaallah anak pintar "
gadis mengecup kening putranya, khawatir dengan kondisi adiknya Adam berkata " Apa gak sebaiknya kita bawa Ibrahim ke pemakaman umi "
" umi juga rencananya mau bawa Ibrahim ke pemakaman nak besokkan udah 40 hari kepergian Abi, dan 40 hari juga lahirnya adik kalian umi berencana untuk buat acara aqiqah untuk adik kalian "
" Ooh... iya umi, umi udah dapat nama buat adek ?"
__ADS_1
" Alhamdulillah sudah, umi rencana mau buat nama adik Maryam lathifah "
"masyallah itu kan nama ibundanya nabi Isa as umi"
"iya sayanggg, kok Ainun tau ?"
" Ainun pernah baca kisahnya umi "
" masyallah, semoga berkah nama untuk adik kalian ya "
" aamiin umi "
...****************...
40 hari setelah kepergian almarhum abi dan 40 hari setelah lahirnya adiknya,
Gadis berencana mengadakan acara aqiqah anak keempat nya yang di beri nama
Maryam Lathifah.
Semua perlengkapan kambing untuk acara aqiqah sudah selesai .
ibu mertua nya juga datang untuk mengucapkan selamat untuk cucu dan menantunya.
" Doa ibu cuma satu semoga menantuku nak gadis di berikan kesabaran dalam menghadapi cobaan yang Allah berikan , kamu anak yang baik nak, kamu menantunya yang baik di mata ibu,ibu nyakin kamu bukan wanita lemah kamu wanita kuat dan slalu menjadi kebanggaan anak anakmu nantinya"
ujar mertua nya saat di minta untuk naik ke podium .
" Untuk cucuku, Adam , Ainun Ibrahim dan yang terakhir Maryam lathifah, sayang, kalian tau nenek sayang baget sama kalian
Nenek berpesan, sayangi umi kalian jangan di sia-siakan jaga umi kalian seperti Almarhum Abi menjaga nya dulu "
Dimata gadis , ibu mertua nya bukannya sosok ibu mertua baginya, beliau sosok ibu yang bener benar tulus menyayangi nya.
__ADS_1
bahkan ibu mertua slalu ada di saat gadis kesusahan dalam segala hal, mertua berperan penting dalam kehidupan gadis dan anak anak.
Dia sosok wanita kuat, yang sebenarnya dia sama seperti gadis cegeng dan rapuh, tapi demi anak anak dan kebahagiaan anak anak beliau tutupi kesedihan nya itu .