Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
Rujuklah kembali ibu


__ADS_3

Saat akan meninggalkan pemakaman, tiba tiba gadis berpapasan dengan ibu mertuanya yang akan ke makam suaminya .


" Gadis "


" ibu "


Gadis menghampiri mertua sambil membungkuk kan badannya menjabat tangan mertuanya itu, dan di susul anak anaknya


" apa kabar nak ?"


" Alhamdulillah baik Bu, ibu apa kabar ?"


" beginilah kondisi ibu mulai membaik, tadi ibu kerumah mu, tapi gak ada orang , ibu mau kasih ini " sambil mengeluarkan sebuah benda dari dalam tasnya dan memberikannya kepada gadis


" ini kunci rumah kalian dulu , ibu kembalikan lagi"


" kenapa Bu?"


" ini hak mu nak ini hak anak ank mu , ini peninggalan suamimu juga, butik juga ibu kembalikan ke kamu ya "


" jangan Bu "


" gak papa nak , maafkan ibu dulu ibu serakah sekali sama kamu nak ibu gak sadar kamu yang lebih berhak untuk semua harta peninggalan suamimu bukan ibu "


" udah umi terima saja apa kata nenek benar "


" trimakasih Bu, gadis terima kembali rumah dan butik peninggalan mas riki "


" iya nak , jaga baik baik peninggalan suamimu ya "


" insyaallah gadis akan jaga itu umi "


" tunggu sebentar, ibu lihat penampilan kalian rapi sekali ada acara apa ?"


" ini Bu, Adam mau tunangan Bu "


" ha.. Kok nenek gak di kasih tau Adam ? "


" maaf nek, Adam pikir kasih tau nenek nanti aja kalau sudah acara lamaran nya nek, ini masih acara tukar cincin aja nek , tapi kalau nenek mau ikut Adam senang baget nek "


" nenek boleh ikut ?"


" boleh dong nek "


" ya udah nenek ikut , nenek mau lihat cucu nenek tukar cincin "

__ADS_1


" kalau gitu kita berangkat sekarang ya"


Merekapun bersama sama berangkat kerumah frisly bersama sama naik mobil nenek .


Sesampainya di depan rumah frisly, nenek menghentikan mereka


" tunggu sebentar , kamu nyakin Adam mau lamaran disini ?"


" iya nek ini rumah calon nya Adam ada apa nek ?"


" kamu nyakin dam, apa nenek gak salah lihat"


Ucap nenek sambil melihat sebuah tanda salib di depan pintu rumah frisly


" kenapa nek , ada salib nya yah ? , nanti Adam cerita in ya dek kita masuk aja dulu"


" iyaa ya sudah "


Merekapun masuk kedalam rumah , benar saja keluarga besar frisly sudah menunggu kedatangan mereka disana , awal melihat gadis yang memakai cadar dan berpakaian serba tertutup keluarga frisly mundur perlahan .


" Udah tenang aja besan saya baik kok " ucap ibu menyakinkan keluarga suaminya .


Acara demi acara mereka lewati dengan bahagia dan rasa haru.


Menjelang acara pernikahan, Aldi menemui kedua orangtuanya meminta keduanya datang .


Rikipun datang ke rumah gadis memenuhi undangan putranya .


ketiga nya duduk di ruang atas rumah Aldi, ruangan ini biasa tempat Adam merenung dan memutuskan suatu permasalahan hidupny .


Melihat ibu dan ayahnya hanya diam, Aldi menarik nafas dan memulai pembicaraan.


" umi, papa, Adam minta umi sama Abi kumpul karena Adam ingin menyampaikan sesuatu"


" Umi papa, besok Adam akan menikah, resmi menjadi suami dan calon ayah dari anak anak Adam nanti , Adam minta maaf sama umi sama papa kalau selama ini Adam Ada salah Adam minta maaf, Adam minta restu papa sama umi semoga keluarga Adam nanti menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah "


" aamiin nak " sambung gadis


" umi, papa, Adam gak minta kado apa apa dari umi sama papa, Adam cuma minta satu hal, rujuklah kembali, Adam tau itu berat untuk umi sama papa , tapi kami sangat menantikan saat saat itu, lagi pula ,kalau Adam menikah pasti Adam akan hidup bersama istri dan anak anak Adam, Adam gak akan tenang kalau umi disini sendirian cuma sama adik adik Adam, siapa yang jaga umi nanti , "


" Adam, bukannya umi gak mau nak mengabulkan permintaan Adam tapi itu berat sekali bagi umi untuk membuka hati kembali"


Adam menggenggam tangan ibunya, dengan mata berkaca-kaca ia berkata


" Adam mohon umi, Allah saja maha pemaaf "

__ADS_1


Gadis menelan ludah nya, ia benar benar tidak tau harus berbuat apa apa .


" sudah lah Adam jangan paksa ibumu, lagi pula mana mungkin papa sama umi kalian bersama lagi "


" tidak ada yang tidak mungkin pa"


Adam terus berusaha untuk mempersatukan ibu dan papanya kembali .


Begitu juga ainun yang ikut membantu kakaknya untuk mempersatukan keluarga mereka kembali , kabar rencana Adam untuk mempersatukan ibunya dengan papanya terdengar di telinga ibu mertuanya gadis .


beliau datang menghampiri gadis di rumahnya


" Assalamualaikum "


" walaikumussalam, ibu "


Gadis menghampiri mertua ny sambil menciumi tangan ny


"Silahkan masuk Bu "


" kenapa blm pindah kerumah yang dulu gadis"


" nanti aja Bu kalau adam sudah menikah baru gadis dan anak anak kerumah mas anhar "


" ooh .. Maaf gadis ibu dengar katanya kamu mau rujuk lagi sama mantan suami kamu ?"


Gadis kaget


" ibu tau dari mana ?"


" ibu tau dari Ainun yang kabari ibu minta ibu buat ngomong sama kamu "


" ya ampun"


ibu mertua meraih tangan gadis sambil tersenyum


" Ainun, kamu wanita hebat kamu wanita kuat , kamu wanita baik baik , ibu restu kalau kamu ingin rujuk kembali dengan mantan suamimu , ibu tau dia laki laki baik dia pasti bisa jaga kamu dan anak anak mu nak "


" gadis blm bisa ngomong apa apa Bu ".


" sudahlah , lupakan anhar, dia sudah bahagia di surga dia juga pasti mengizinkan kamu untuk menikah lagi, kamu masih muda jangan larut dalam kesedihan "


" ya tuhan... aku benar benar berat untuk membuka hati kembali pada laki laki lain meskipun itu laki laki yang pernah singgah di hati aku dulu, aku masih nyakin kalau suamiku masih hidup aku nyakin itu "


ucap gadis di dalam hatinya

__ADS_1


__ADS_2