Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
ketahuan bermesraan di ranjang


__ADS_3

Riki terdiam mematung begitu mendengar perkataan Tomi yang menyatakan Airin anak kandungnya


"apa maksud anda bilang Airin anak kandung anda ?"


Agnes menarik tangan Tomi mencoba melarang Tomi untuk bicara.


"jangan halangi aku nes, ini sudah saatnya aku gak bisa jauh dari kalian"


"jangan aku mohon "


"lepasin tangan ku nes "


"ayo ngomong dokter apa maksud perkataan anda ?"


"ya.. betul sekali Airin memang anak kandungku dan kamu hanya cadangan untuk menggantikan posisi ku waktu itu aku sedang koas di luar negeri jadi aku gak bisa nikahi Agnes yang sedang mengandung anak ku


jadi dia terpaksa menjebakmu untuk bisa menggantikan posisi ku waktu itu


trimakasih bro sudah mau mengganti kan posisiku, dan ini sudah saatnya apa yang jadi milikku ku ambil kembali "


"apa betul apa yang dia katakan Agnes coba jelaskan "


Agnes tak bisa berkata apa-apa ia terus menangisi yang telah terjadi.


Sementara Riki tak bisa menahan emosi lagi air matanya menetes di pipi nya.


"apa salah ku Agnes kenapa kamu lakuin ini ke aku ?"


Tomi menepuk pundak Riki dengan santainya


"sudahlah bro ikhlaskan mereka, dan mungkin ini karma buat lu yang udah nyakitin dan sia siakan wanita sebaik istri pertama lu, itulah bodohnya lu bro membuang emas cuma demi barang bekas"


begitu mendengar perkataan Tomi Riki melayangkan tinjunya tepat mendarat di mulut Tomi dan membuat ia mengalami luka di bagian bibirnya


"diam!!! lebih baik kalian pergi dari rumah ku sekarang !!!"


"aku gak mau pergi dari sini aku mohon jangan usir aku sayang "


Agnes bersujud di kaki Riki mengharap belas kasihan dari suaminya tapi malah hal yang tak terduga terjadi lagi


Riki menepis tangan Agnes di kakinya


lalu berkata dengan lantang

__ADS_1


"terhitung hari ini jam ini detik ini aku jatuhkan talaak untukmu Agnes silahkan angkat kaki dari rumah ku"


begitu mendengar perkataan cerai dari mulut Riki bukannya Agnes pergi dia malah memeluk erat kaki Riki dan terus menangis segugukan


"maafkan aku sayang, aku khilaf beri aku maaf aku gak bisa hidup tanpa kamu, aku mohon maafkan aku"


Riki meraih tangan Agnes ia menarik nafas dalam dalam untuk mengurangi rasa emosi nya ia berkata " pergilah ..


aku sudah maafkan mu sebelum semua ini terjadi "


Tak banyak omong, Riki langsung masuk dan meninggalkan Agnes yang menangis tersungkur ke tanah .


inilah mungkin yang di katakan


apa yang kamu tanam itulah yang akan kamu tuai nantinya


merebut kebahagiaan orang lain demi membahagiakan diri sendiri


tidak akan berujung bahagia


yang sabar ya mas Riki semoga setelah perceraian kedua kali ini kehidupan anda semakin bisa menghargai apa yang ada miliki


dan bisa tabah menghadapi cobaan dan ujian yang mas alami 🥰🤭


Malam harinya


mamapun kembali , sesampainya dirumah seperti biasa mama slalu mencari cucu nya


beliau berkeliling rumah Mencari Airin dengan membawakan sebuah boneka lucu di tangannya yang ia bawa untuk cucu nya .


"Airin... Airin" kata sang nenek yang mencari cucunya ia memanggil nama itu terus menerus dan bertemu seorang pembantu dirumahnya


" mbak Airin cucu saya dimana mbak kok gak ada suaranya apa mereka nginap dirumah orangtua Agnes ya ?"


"anu nya anu "


"anu apa mbak ngomong yang jelas "


"anu nyonya anu"


"aduuh anu apa sih "


"itu nyonya tadi siang tuan berantem sama non Agnes habis itu saya gak tau lagi nyonya"

__ADS_1


"ya tuhan... ya sudah makasih ya informasi nya "


"iya nyonya "


buru buru mami naik ke kamar Riki


"Ki Riki... buka pintunya mami mau bicara "


"sebentar mi "


tak berapa lama Riki membuka pintu kamarnya dengan kondisi mata masih memerah karena habis menangis.


melihat kondisi anaknya perasaan mami semakin gak enak


"apa yang terjadi mana Airin dan Agnes ?"


"mana merek Ki jawab mami"


"Airiin...."


"iya Airin mana Agnes mana ? tadi di bawah mbak bilang ada pertengkaran dirumah ini ada apa Ki"


"gak ada apa apa mi"


"jangan tutupi dari mami ki ayolah cerita ke mami apa yang terjadi "


Riki menghela nafas panjang


"ayo cerita jangan sampai mami caritau sendiri "


mendengar keributan papip naik ke atas mencek keadaan di atas, melihat mami ngotot memaksa Riki untuk cerita papip menghampiri mami lalu berkata " mi sepertinya Riki blm siap buat cerita jangan paksa anak kita buat cerita "


" Pip perasaan mami gak enak pip pasti terjadi sesuatu "


"mi besok pagi aja mami balik tanyak riki kalau Riki sudah siap untuk cerita ya ayo kita turun ke bawa"


ucap papip menarik tangan mami untuk keluar dari kamar


"tapi pip"


"dengerin papip mi "


Berkat bujukan papip akhirnya mami mengalah dan untuk berhenti bertanya apa yang terjadi .

__ADS_1



__ADS_2