Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
Hadirnya cinta di masa lalu 3


__ADS_3

Setelah Agnes pulang mami menemui Riki


"mami bisa ngobrol 4 mata sayang"


"boleh mami"


"baiklah mami tunggu di taman belakang rumah ya"


"iya mami"


mami terlebih dahulu ke taman belakang dan di susul oleh riki.mami menghela nafas nya lalu berkata " kamu jawab jujur apa kamu masih ada perasaan buat Agnes ?"


Riki tertawa mendengar perkataan maminya ia pun berkata " dia cuma masa lalu Riki mami"


"serius Riki , mami gak lagi main main"


Cetus mami dengan nada tinggi dan wajah menantang Riki menelan ludah melihat raut wajah maminya ia pun berkata"gak mami"


"kamu bisa jamin itu?"


"emang nya kenapa sih mi"


"Riki dengar mami, mami tau tabiat dia mami tau Agnes gimana orang nya"


"truss mami langsung berpikiran Agnes bakal gaet Riki rebut Riki dari gadis gitu"


"yaaa.....!!!"


Riki terdiam dan menepis pikiran mami dan berkata " udahlah mi lagian Riki udah kubur dalam dalam soal Agnes "


"huh syukur deh mami jadi tenang kalo sampai itu terjadi lihat saja Riki apa yang akan mami lakukan" ucap mami umengancam Riki


Sejak hari itu Riki semakin sibuk di kantor waktu untuk gadis pun berkurang.


Pulang dari kantor gadis sudah tidur kadang ia setia menunggu kedatangan suami di sofa sampai ketiran.


malam itu semakin larut, Riki baru saja pulang kerja jam sudah menunjukkan pukul 01.00

__ADS_1


setibanya di rumah ia melihat sang istri tertidur di sofa


"kasihan nya istriku, pasti dia udah lama nunggu aku pulang sampai ketiduran gitu". dengan lembut ia membangunkan sang istri


"sayang, sayang"


gadispun terbangun dan langsung duduk


"eh Abang udah pulang "


"udah deh, lain kali gak usah nungguin Abang disini ya"


"kenapa bang"


"Abang bakal lembur terus de kalo adek nunggu disini sampe ketiduran gitu Abang takut adek sakit"


"gak kok bang"


"doain Abang ya biar bisa menangin tender ini"


"ia bang"


"makasih dek, ayo kita tidur di kamar lagi"


"ia bang, sini gadis bawain tasnya"


Besok paginya, Riki dapat kabar dari clien kalo meeting hari ini di adakan di cafe.


"hallo pak"


"ada apa Andin"


"hari ini meetingnya di luar ya pak sesuai permintaan clien"


"oh ia share lokasi aja ya via WhatsApp"


"ia pak siap dalam waktu 15 menit ya pak"

__ADS_1


"ia Andin saya segera kesana "


Riki segera bergerak ke lokasi yang di kirim sekretaris nya , sampailah ia ke sebuah cafe yang ia merasa cafe ini tidak asing baginya .


"kenapa sini sih" ucapnya kesal


"Andin alamat yang kamu kasih ini udah bener belum"


"udah pak, alamat yang saya sharelok dari wa itu alamatnya pak"


"ya udah lah saya udah di lokasi telpon clien nya"


"baik pak"


Rasanya ia tak ingin menginjakkan kakinya ke tempat ini lagi tapi apa lah daya tuntutan pekerjaan ini clien yang besar yang benar benar menanam saham tersebesar dari semua clien katanya dalam hati.


tiba tiba sebuah mobil hitam berhenti tepat di sebelah mobilnya kemudian keluar lah seorang wanita yang tidak asing baginya ya benar sekali itu Agnes, Riki terkejut melihat kemunculan agnes.


"Hay Riki"


"haa..i"


"apa kabar nya ?"


"baik nes"


"gimana kondisi kamu udah sehat?"


"udah nes, makasih ya malam itu udah antar aku pulang"


"hmmm.. tau dari mana kalau aku antar kamu pulang?"


"istri aku yang cerita "


"hmm... aku pikir gadis gak mau cerita "


"mau kok dia itu wanita paling baik yang pernah aku kenal"

__ADS_1


"o ya"


"iya baik baget


__ADS_2