
Setelah lamaran itu berjalan sukses Anhar kembali pulang kerumah, lamaran nya masih ia sembunyikan dari ibu karena ia tau menaklukkan hati ibu tidak semudah yang di bayangkan π, sekeras apa hati ibunya kira kira ?
Ibunya masih terus menolak hubungan Anhar dan gadis karena perbedaan status keduanya
karena gadis seorang janda beranak 2 kali ya ?
entahlah ... apa yang salah dengan status janda ,kenapa janda selalu rendah di mata orang ?
padahal mereka tak tau bagaimana perjuangan seorang janda itu sangat sangat luar biasa
lagi pula tak ada satupun wanita yang bermimpi ingin menjadi janda π
ia pilihan sulit ada yang terpaksa menjanda karena di jandakan tuhan suami meninggal dunia dengan meninggalkan banyak anak dan ada pula janda yang di jandakan oleh keadaan
karena faktor ekonomi apapun itu alasan kenapa ia menjanda tolonglah kita hargai mereka
kita tidak tau sakit seperti apa yang mereka tanggung di pundak mereka ya sahabat.
siang itu , disaat Anhar sedang bekerja di butik tiba2 sang ibu datang ke butik dengan wajah penuh amarah ia membanting meja
"plaaak"
"Anhar ibu mau bicara sama kamu"
"bicara nya nanti ya Bu Anhar masih sibuk ngerekap buat pengiriman ke luar kota "
"sebentar aja Anhar "
Anhar meletakkan pulpen di tangannya lalu berdiri mempersilakan ibunya untuk duduk
"ibu duduk dulu ya "
"gak usah manis manis Anhar ibu lagi marah ini"
Anhar tersenyum dan tak menghiraukan amarah ibunya ia mengecup pipi sang ibu penuh kehangatan
"Anhar ibu lagi marah ini "
"iya iya Anhar tau ibu marah, ibu marah aja biar amarah ibu keluar "
"nih anak bener bener ya "
"apa yang buat ibu marah coba"
__ADS_1
ibu menarik nafas menatap Anhar penuh kemarahan
"ibu dengar kamu melamar gadis , apa itu betul?"
Anhar tersenyum lalu berkata " iya Bu"
"gak bisa ibu gak setuju Anhar "
"kenapa Bu ? karena gadis seorang janda ?"
"ya dong Anhar kamu itu perjaka masa harus nikah sama janda ibu gak setuju"
"gini deh Bu, gimana kalau seandainya posisi gadis saat ini ada di posisi Anhar , Anhar seorang duda anak dua gadis seorang perawan pengusaha seperti usaha Anhar ini, gadis udah cinta sama Anhar dan mau menerima Anhar apa adanya tapi Abi nya dia melarang pasti ibu sakit hatikan"
ibu terdiam mendengar perkataan anaknya
"Bu, anhar tau gadis seorang janda tapi apasalah nya Anhar nyelamatin dia dari kesusahan dia, kan dulu ibu sendiri yang bilang gadis wanita Sholehah baik sopan dan pengen menantu kayak dia sekarang Allah kabulkan doa ibu kok ibu malah nolak "
"tapi Anhar"
"ibu masih sakit hati soal dulu tunangan Anhar di tolak tapikan sekarang udah dtrima gak salah dong Anhar bahagia "
"suka suka kamu deh ibu gak bisa ngomong "
"maafin Anhar Bu bukannya maksd Anhar menentang ibu tapi Anhar sayaaaang baget sama gadis sama ibu dan sama anak anak nya Anhar mau bantu dia dan gak mau lihat ibu susah ngurusin Anhar lagi"
ibu mulai merasa tenang dengan menerima dengan lapang dada pilihan anak nya
"ya udah terserah kamu aja gimana baiknya ibu tau itu yang terbaik buat kamu dan masa depan mu sayang"
"jadi ceritanya ibu kasih restu nih"
"iya ibu restui nak "
"makasih ibu "
π€ uuuuu.... Mimin tau nih ibu pasti masih trauma sama yang dulu pernah di selip sama yang onoh π€
tapi semoga ini gak di selip lagi kok Bu tenang aja π€π₯°
Meski secara langsung ibu sudah memberi restu pada sang putra tapi jauh di dalam hati si ibu tetap blm bisa menerima keberadaan gadis di kehidupan anaknya .
ia bersikap dingin dan biasa saja kepada gadis
__ADS_1
"ini teh nya Bu "
"makasih, saya bisa buat sendiri gak usah repot repot buatin saya minum"
"Bu anhar yang minta gadis buatkan ibu minum ibukan udah jauh jauh ke butik masa sampai sini Anhar biarin ibu kehausan"
"makasih kalau begitu "
Kebetulan hari ini ibu datang ke butik setelah 1 Minggu yang lalu ia mengatakan bahwa ia setuju dengan hubungan gadis dan putra nya, tapi sikap ibu ke gadis masih dingin seolah olah ibu tidak senang melihat gadis.
Mungkin ibu lupa kali ya π€π
ya udah deh gak papa ..
semoga ibu cepat ingat kalau ibu sudah kasih restu .
Kedatang ibu ke butik secara tiba tiba karena ibu meminta untuk di berangkat kan ke baitullah oleh anaknya melihat keberadaan gadis d butik membuat ibu merasa sedikit tak nyaman .
"kenapa dia ada di sini?"
"gadis kerja ibu"
"kerja apa ?"
"kerja buat anak anak nya Bu, kebetulan di butik Anhar ada posisi yang kosong ya udah Anhar suruh dia kerja aja "
"ya Allah nak yang ada ntar dia ngelunjak karena tunangan kamu"
"haha.. gak akan ibu lihat ya"
"gadis "
"saya pak" ucap gadis yang tibaΒ² masuk ke dalam ruangan Anhar
"tolong belikan saya kopi di warung"
"baik pak"
"ingat ya gula 1/2 sendok kopi agak d banyakin sedikit"
"baik pak"
"ibu lihat sendirikan, disini kita gak ada bawa bawa masalah pribadi di jam kerja Bu"
__ADS_1
"ya udah deh terserah kamu aja "