
Pulang dari kampus, frisly mempunyai sahabat bernama Diana persahabatan mereka sejak masih duduk di bangku SD pada dianalah frisly menceritakan kegalauan di hatinya .
" kamu lagi baca apa fris ?"
" aku lagi baca Al-Qur'an"
Seketika frisly sontak kaget dengan jawaban sahabat nya itu.
" lu gila , belajar Al-Qur'an , itu kan kitab ummat Islam , fris lu ke sambet apa tiba tiba baca Al-Qur'an mau masuk Islam lu?"
" rencana sih tapi blm tau entah kapan aku masih merencanakan"
" waaahhh... Ngajak perang nih anak lu kenapa sih , fris bapak lu seorang pendeta loh di gereja , lu keturunan pendeta tapi kenapa lu malah tertarik sama agama lain gak habis pikir aku "
" Ya... Aku kan masih rencana blm juga terjadi , Aku tertarik aja "
" atau jangan jangan kamu udah pacaran sama cowok yang jualan donat itu yang sering kamu ceritain "
" gak, gak , dia gak mau pacaran "
" trus kenapa fris ayolah ih kamu gak asyik "
" udh dehh kamu tenang aja , gimana kalau kita hari ini ke pengajian aku lihat ada pengajian di salah satu masjid di dekat sini "
" makin gak waras sahabat ku ini "
" ayolah pliess temenin aku "
" ya udah yuk "
Merekapun berluncur mencari pengajian yang frisly maksud .
Sesampainya di depan masjid jantung frisly berdetak kencang tak beraturan.
" kamu kenapa fris ?"
" jantung aku detak nya kencang baget "
"kok gitu fris "
__ADS_1
" gak tau , udah yuk masuk "
" Fris emangnya gak papa ?"
" gak papa ayok "
Frisly menarik tangan Diana untuk masuk kedalam masjid bersama dengannya .
Selama di dalam mereka mengikuti pengajian sampai selesai .
"Rasanya adem baget hati aku dengarnya , kalau kamu Diana gimana ?"
" jujur sih adem juga aku nyaman di dalam sini tapi kan "
" udah gak papa kalau kita belajar kan gak masalah "
Mereka kembali ke dalam mobil,
" Fris, aku mau tanya motivasi kamu untuk mengenal Agam Islam apa ? Bukan untuk mengejar cinta pria penjual donat itukan "
Frisly tersenyum manis ke arah Diana
" benar kan firasat ku"
"aku pastiin kalau kamu ngelihat dia secara langsung pasti langsung terkesan "
Frisly membawa sahabat nya itu ke toko donat milik Adam . Sesampainya disana frisly memperkenalkan Adam pada Diana .
" Adam kenalin ini sahabat aku namanya Diana dia sahabat aku dari SD dulu ayo Din kenalin ini Adam "
" Diana "
" pantesan kamu kalab ternyata Spek dewa fris ganteng baget lagi "
" ingat ya apa yang aku bilang cukup kenal jangan sampai terkesan "
" iya deh iya "
Diana terus memperhatikan Adam ia tau kalau Adam sosok pria baik baik dia pasti tidak akan mengecewakan sahabatnya itu.
__ADS_1
Setelah saling kenal merekapun berpamitan untuk pulang.
Selama perjalanan Diana tak habis habisnya mengoceh soal Adam dan keramahan nya .
" aku blm pernah ketemu cowok sebaik dia , serius aku terkesan fris aku dukung kamu sama dia aku dukung dan aku nyakin dia gak akan nyakitin kamu "
" makasih ya Diana kamu memang sahabat aku yang terbaik tapi aku minta plies jangan kasih tau Adam dulu kalau aku suka sama dia"
" iya siap, kamu tenang aja rahasia trjaga di tangan ku "
Keseriusan frisly untuk memeluk agama Islam , pada hari ibadah pun ia meminta untuk tidak ikut ibadah bersama ibunya pada hari Minggu .
" Frisly, sayang ayo kita ibadah papa udah nelpn mana trus loh "
" frisly gak enak badan mama , mama sama papa aja ya yang pergi frisly gak ikut "
diam diam ia mengikuti beberapa pengajian yang ia ketahui tanpa sepengetahuan orangtuanya .
Sepandai pandainya tupai melompat akhirnya terjatuh juga , kedua orangtua nya mulai menyadari perubahan putrinya , sore harinya, mama diam diam mengintip frisly di dalam kamar .
" Lagi ngapain sih frisly di dalam akhir akhir ini dia sering mengurung diri di dalam kamar"
Dari celah pintu mama melihat putrinya yang sedang belajar membaca Alqur'an ditangannya .
" Apa itu Alqur'an kan ? Aku gak salah lihatkn ? Kok bisa frisly punya Alqur'an ya tuhan... Apa frisly mau belajar soal agama Islam ? semoga aja gak, aku gak boleh biarin yang ada bakal terjadi perang antara papa dan anakku "
Mama masuk kedalam kamar , frisly yang kedapatan sedang membaca Alqur'an seketika terhenti mencoba menyembunyikan Al-Qur'an di belakangnya
" Mama udah lihat kamu gak perlu sembunyikan itu lagi"
" mama dari tadi ngintip frisly ya "
" iya, perubahan kamu siknipikan sekali sayang, apa yang udah frisly lakuin itu udah keterlaluan, gimana kalau papa tau bisa bisa papa marah besar "
" frisly gak takut ma, frisly udah punya tekad yang besar buat memeluk agama Islam ,emangnya kenapa ma ? Kenapa mama marah ? bukannya dulu mama juga seorang muslim ?"
" diam kamu frisly , tau apa kamu soal mama"
" frisly tau ma, frisly tau semua mama keluar dari agama Islam karena "
__ADS_1
" cukup frisly ! Cukup gak usah di terusin lagi mama minta kamu urungkan niat mu itu , kamu tau sendiri gimana karakter papa mu kan jadi lebih baik pikir pikir dulu "