Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
ujian berumah tangga part 2


__ADS_3

Suasana kembali memanas saat omah memakan masakan gadis


"siapa ini yang masak ? ucapnya dengan makanan masih di mulut .


"istri aku omah, kenapa omah ada yang salah?"


"enak cuma masih banyak kekurangan nya"


"trimakasih omah kedepannya gadis perbaiki lagi"


"tapi enak kan omah" sambung Riki


" lumayan gak enak enak baget sih, tapi lebih enak masakan Agnes sih"


"mama..!" ucap papip sambil meletakkan sendok nya


"loh mama kan ngomong apa adanya dulu waktu Agnes sama Riki dia suka masakin mama masakan enak lagi pas di lidah mama"


"what!!! apa gak salah kak, kata omah masakan Agnes enak" celetuh Tania berbisik ke kakak nya yang duduk di sebelah nya


"perasaan kakak jadi gak enak nih kehadiran omah bisa jadi bumerang buat pernikahan Riki sama gadis"


"jangan mikir macam macam sayang"


"semoga aja deh perkiraan ku salah sayang"


"mama bisa ngomong sebentar"


"ada apa Bram, mama lagi makan loh"


"sebentar aja ma"


"ya udah"


omah dan papip pun pergi menjauh dari anggota keluarga yang lain papip menarik nafas nya mencoba menahan emosinya


"ma, Bram ajak mama pindah ke Indonesia karena di Yunani Gege hampir bangkrut karena ulah mama yang boros dan foya foya, gege bersih keras minta aku tarik mama ke Indonesia"


"trus kenapa, kamu itu sama kayak adik kamu juga mau ngusir mama"


"ma dengarin aku dulu, Gege gak ada ngusir mama Gege cuma minta mama pulang ke Indonesia dulu beberapa waktu kedepan sampai perusahaan dan keuangan mereka membaik itu saja dia gak pernah ngusir mama, tolonglah ma, ubah sedikit sifat mama, dan satu lagi ma stop bahas Agnes dia itu cuma masa lalu anak ku ma, dan sekarang Riki sudah punya istri ma namanya gadis bukan Agnes mama gak usah sebut sebut nama agnes lagi pliess mama"


"ya ya ya , mama gak bakal sebut Agnes lagi walaupun sebenarnya mama lebih suka Agnes dari pada dia "


"ma itu pilihan anak ku apapun pilihannya kita harus tetap hargai ma"


"yaa loh,,"


"ya udah ayo ma kita balik makan lagi"


"gak mau selera makan mama udah hilang mama gak tau , nanti siang suruh istri kamu temenin mama jalan jalan"


"ya ma nanti Bram kasih tau sama Rina"


"ok"


Sebelum pergi ke kantor papip memberitahu istri nya keinginan sang ibu


"mi, nanti ada waktu kan"


"emangnya kenapa pip"


"masih bisa gak ajak mama jalan jalan dulu"


"hmmm... gimana ya pip ya udah deh bisa pip"


"maaf ya nyusahin mami dulu"


"gak nyusahin kok pip, nanti juga mami rencana mau keluar beli barang"


"ya udah papip cuma pesan banyak banyak sabar ya sayang ngadepin mama"


"insyaallah pip, aku coba sabar"

__ADS_1


melihat suasana rumah sepi, omah menghampiri mami yang masih berdiri di depan pintu.


"temenin mama jalan jalan dong Rin"


"ia ma, Rina ganti baju dulu ya"


"jangan lama lama"


"iya ma"


mamipun segera mungkin mengganti pakaian nya tanpa sengaja ia melihat gadis yang sedang duduk di samping rumah, ia pun menghampirinya


"nak gadis lagi apa sayang?"


" eh mami, gadis lagi duduk aja mi"


"gimana kalo aku ajak aja gadis" kata mama didalm hati


"nak gadis sibuk gak hari ini?"


"gak ma ada apa ma?


"baguss, gak mami mau ngajak nak gadis keluar jalan jalan kira kira kamu bisa gak nak?"


"mmm... bisa mi "


"ya udah sebentar mami ganti baju dulu habis itu kita pergi ya "


"iya mami"


melihat menantunya datang bersama gadis omah sontak berdiri lalu berkata" kok ada dia ?"


"dia siapa ma"


"itu dia si gadis"


"oh, Rina yang ngajakin"


"emang nya kenapa sih ma dia kan menantu Rina, mama masih mau jalan jalan apa gak kalo gak biar aku pergi berdua sama gadis"


"ya udah deh"


tak ada pilihan lain Oma pun terpaksa menuruti kemauan menantu nya.


selama di perjalanan Oma hanya diam saja entah apa yang membuat dia membenci gadis mungkin Oma blm bisa move on dari Agnes.


yang benar saja Oma semakin gila, Oma bahkan tak segan segan mengajak Agnes untuk bertemu.


"hallo Agnes apa kabarmu sayang"


sapa Oma mengirim pesan teks via WhatsApp


" I'm fine Oma ,Oma apa kabar ?"


"I'm fine sayang, kamu lagi dimana sayang"


"Agnes di Indonesia Oma Agnes lagi di apartemen, kemarin siang Agnes tiba di Indonesia Oma"


"kebetulan omah juga lagi di Indonesia loh"


"waaah really Oma?"


"yaahh.. sayang, how about we meet at the mall ?"


"Wow, I'm happy Omah, I'll be there in 15 minutes at most, Oma"


"ok, omah wait for your arrival dear omah miss you very much"


"i Miss you to omah,I really miss you too, wait a moment Agnes to change clothes first😘😘"


melihat sang mertua asyik bermain ponsel sambil senyum senyum mamipun menanyakan nya " mama kok senyum senyum sendiri ?"


"ada deh mama punya kado suprise buat kalian berdua"

__ADS_1


"kado? Rani gak lagi ulang tahun mama"


"ini lebih wow dari kado ulangtahun"


"aduuh capek deh, sabar kan aku Tuhan" ucap mami mengusap dada melihat kelakuan mertuanya.


Mereka pun memilih untuk makan siang dulu di sebuah cafe di dalam mall, saat sedang asyik makan tiba tiba suara seseorang mengacaukan makan siang mereka.


"itu dia yang mama tunggu tunggu"


omah langsung berdiri kemudian melambaikan tangan nya pada seorang di kejauhan.


Sementara mami tak menghiraukan nya dan terus makan menikmati makanan di hadapannya.


"oh my god so beautiful"


"thanks you Oma, apa kabar mami" sapa nya, mendengar suara yang tidak asing di telinga mami ,mami terdiam dan menoleh ke arah suara, mata mami terbelalak melihat sosok itu


ia menahan nafas dan menghelanya


"Agnes " dalam hatinya


"apa kabar mami" ucapnya kembali sambil tersenyum.manis ke arah mami


"baik" jawab mami singkat lalu menarik tangan gadis berniat pergi tapi rencana nya di gagal kan kembali oleh mertuanya.


" mau kemana kalian, ayo sini mama sengaja ngajak Agnes makan bareng sama kita"


mami mengigit bibirnya menahan rasa geram di dalam hatinya, ia tak habis pikir dengan kelakuan mertuanya.


"sorry mami, kalau mami gak mau Agnes ada disini Agnes pergi saja"


"ooh.. silakan "


"Oma, Agnes pulang saja ya"


"no no no , gak ada yang boleh pulang udah kamu duduk disini omah masih merindukan mu sayang"


"Agnes boleh duduk mi?"


"silakan" ucap mami dan memalingkan wajahnya.






gadis hanya diam saja ia tidak tau siapa wanita itu mungkin saja itu salah satu cucu dari omah kata nya dalam hati .


Melihat keberadaan orang asing di depan nya Agnes mulai mempertanyakan keberadaan gadis


"dia siapa Oma?"


"oh dia"


"dia menantu saya , istri anak saya yang bernama RIKI" sambung mami dengan nada lantang.


"oh, ternyata ini istri nya Riki"


"iya, nama saya gadis saya istri nya bang Riki"


"kenalin nama aku Agnes aku mantan pacarnya Riki" katanya sambil menjulurkan tangannya ke arah gadis , gadis pun terdiam dan kemudian berkata " salam kenal mbak Agnes "


"salam kenal kembali"


"ternyata ini perempuan yang sudah merebut Riki dari aku, lihat saja aku akan rebut kembali milikku melalui nenek tua ini lihat saja nanti akan aku buat kamu menangis darah karena kehilangan suami kamu" katanya dalam hati dan terus memandangi mata gadis.


Setelah jalan jalan di mall selama berjam jam akhirnya mereka memutuskan untuk pulang tiba tiba hal yang tak di sangka terjadi mobil pribadi yang mereka tumpangi tadi siang pecah ban dan harus masuk bengkel jadi tidak bisa jemput mereka ke mall.


"hallo nyonya , mohon maaf nyonya mamang gak bisa jemput kemall mamang lagi d bengkel nyonya tadi dalam perjalanan ke mall mobil mamang pecah ban jadi harus masuk bengkel"


"ya udah , kamu tolong telpon mang Burhan buat jemput kita di mall"


"siap nyonya segera saya kabari nanti ya nyonya"

__ADS_1


__ADS_2