Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
Hamil pengobat marah


__ADS_3

Adam berlutut di kaki mertuanya mengharapkan belas kasihan beliau agar tidak membawa istrinya pergi .


Tak tega melihat menantunya memelas di hadapannya, mama menuntunnya untuk berdiri


" papa ! Tujuan kita kesini mau lihat kondisi frisly bukan untuk memisahkan mereka , kalau mama tau tujuan papa kesini untuk ini mama pasti lebih memilih kesini sendirian "


" Bangunlah nak Adam, sudah jangan mengemis lagi nak, gak akan ada yang pisahkan kalian berdua mama akan jaga rumah tangga kalian dari gangguan siapapun termasuk dari papa " ucap mama sambil menoleh kebelakang melihat papa dengan tatapan tajam.


" trimakasih ma, trimakasih pa , Adam janji Adam akan terus membuat frisly bahagia "


Suasana yang semula memanas perlahan mencair mama dan frisly bahu membahu mendinginkan suasana saat itu .


Layaknya seorang ayah yang begitu menyayangi putrinya melepaskan putrinya dan melimpahkan tanggung jawab nya pada seorang pria yang awalnya tidak ia sukai karena perbedaan, akhirnya membelakangi egoisnya demi kebahagiaan sang putri memberi kebebasan pada putrinya untuk memilih jalan kehidupan nya, rasa khawatir papa yang berlebih membuat orang orang di sekeliling merasa tidak nyaman. semoga papa bisa mengontrol emosi nya demi kebaikan putrinya juga.


Setelah memastikan kondisi putrinya baik baik saja , merekapun meninggalkan rumah frisly niat awal ingin menginap di sana di batalkan sepihak oleh papa.


Mereka pun pergi, frisly mengantar keduaorangtua nya ke depan rumah .


" Jaga kesehatan mu ya sayang "


" iya ma "


" besok papa akan cari asisten rumah tangga buat bantu bantu dirumah ini "


" gak usah pa, lagian frisly udah terbiasa ngelakuin itu "


" papa gak mau dengar apa alasan kamu, yang terpenting kesehatan kamu nak , siapa tau kamu sedang mengandung "


" ya tuhan !" ucap mama memukul pundak suaminya sampai papa mengerang kesakitan


" kenapa mama gak kepikiran dari tadi"


" nak, apa kamu sudah priksa kehamilan ?"


Frisly melirik ke Adam yang berdiri di sebelah nya, kemudian menggelengkan kepalanya


" ya tuhan !!! sebaiknya papa telpon dokter prima dokter pribadi kita suruh dia datang kesini sekarang "


" ya ma iya "


" ma, besok aja ya lagian kan udah malam kasihan dokter prima harus ke sini malam malam "


" gak ! dokter prima udah biasa kalau ergency datang dan dia slalu ontime sayang "


"udah sayang, nurut aja kata mama sama papa "bisik Adam sambil menggenggam tangan istrinya .


Benar saja , dokter prima dokter pribadi mereka selama bertahun-tahun slalu tepat waktu.


Dokter prima dan frisly di temani suaminya masuk kedalam kamar untuk pemeriksaan.

__ADS_1


Tidak berapa lama kemudian dokter prima pun keluar kembali dengan wajah bahagia .


" bagaimana dok kondisi putri saya ?"


" sudah di lakukan pemeriksaan dan test urin di dalam hasilnya benar benar memuaskan selamat ya pak sebentar lagi bapak akan menjadi kakek "


Mereka semua tertawa penuh kebahagiaan , seketika frisly langsung memeluk suaminya begitu juga mama yang langsung berpelukan dengan papa .


" yeeeee..... Sebentar lagi aku akan jadi kakek"


" selamat ya nak "


" makasih ma "


" tapi sebaiknya mbak frisly harus lebih banyak istirahat ya jangan banyak aktivitas dulu karena kondisi kehamilan nya masih terlalu muda dan rentan terhadap hal hal yang membahaya kan janin dan bayi "


" baik dok trimakasih "


" sama sama kalau begitu saya pamit "


" silahkan dok "


" Makasih ya sayang, udah kasih aku keturunan "


ucap Adam sambil merangkul pinggang istriny tanpa sadar keberadaan kedua mertuanya yang kaget dan melotot melihat kemesraan kedua nya .


" lepasin sayang, ada mama sama papa itu loh"


Ucap frisly memutar wajah Adam menghadap kedua orangtua nya , seketika Adam melepaskan rangkulannya sambil tersenyum malu malu.


" maaf pa ma , Adam lupa karena terlalu bahagia "


" iya gak papa nak "


" gak punya sopan santun "


" papa, udah dong jangan ngomel ngomel terus sama menantu kita , mereka lagi bahagia "


Mereka pun pulang membawa kabar kehamilan putri mereka calon cucu pertama yang telah lama mereka damba dambakan.


Kabar kehamilan pun menyebar luas ,Adam pun tak lupa memberi kabar ibunya kehamilan istrinya .


Rasa bahagia bercampur haru, menghampiri gadis begitu mendengar kabar kehamilan menantunya ia senang karena tidak lama lagi dirinya akan menjadi seorang nenek .


Seperti biasanya sebelum menjelang sholat ashar, gadis membawa kedua anaknya Ibrahim dan Maryam ke masjid untuk mengikuti pengajian seperti biasanya.


Sesampainya di masjid, gadis teringat putrinya Ainun yang sebentar lagi akan menikah untuk ikut mendengarkan ceramah ustadz.


" sebentar nak, umi mau Telpon mbak Ainun dulu ya "

__ADS_1


" ada apa umi ?"


" umi mau minta kak Ainun datang ke sini nak"


gadis mengeluarkan sebuah handphone jadul dari dalam tas pengajian yang ia bawa .


" assalamualaikum nak "


" walaikumussalam umi, ada apa umi ?"


" kakak lagi sibuk gak sayang hari ini ?"


" mmmm... Gak umi Ainun lagi tiduran aja di kamar emangnya ada apa umi ? Umi mau Ainun jemput atau Ainun antar kemana umi ?"


" gak ! Gak sayang , umi gak mau kemana mana ini umi lagi di masjid mau mendengar kan ceramah "


" masyallah umi disana sama siapa umi ?"


" sama adik adikmu Ibrahim dan Maryam , begini nak kalau kakak gak lagi sibuk, kakak mau gak datang ke sini "


" ya ampun umi, mau dong Ainun juga bosen di dalam kamar terus Ainun kesana ya umi "


" iya nak, hati hati di jalan ya "


" siap bidadari surga ku "


Ainun bergegas ke masjid yang umi katakan.


begitu keluar rumah , ia berpapasan dengan supir pribadi papanya


" selamat siang non "


" siang pak "


" waahh... non Ainun mau kemana non cantik sekali "


" trimakasih, saya mau ke masjid Al - naas pak di jalan raya merdeka barat pak Deket kok"


" bapak antar ya non , gak baik calon pengantin keluyuran bawa mobil sendiri an , katanya pamali non "


" Hahaha" Ainun tertawa kecil di depan mamang yang masih mempercayai mitos jaman dulu.


" astaghfirullah ini udah 2023 loh pak masih percaya yang kayak gitu "


"tapi non itu benar benar terjadi non, pengantin sebelum hari pernikahan nya dilarang pergi kemana mana sendirian , makanya harus di pinggit non sampai hari h pernikahan nya "


"haduuuh makasih ya pak buat sarannya tapi beneran deh pak, saya benar benar harus hati hati kok, dan saya harus pergi kasihan umi disana gak punya teman dan siapa siapa udah gak papa kok , saya pasti baik baik saja, maaf ya pak saya harus pergi sekarang "


" baik tuan "

__ADS_1


__ADS_2