Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
Butuh darah untuk Agnes dan bayinya


__ADS_3

"makasih ya udah percaya sama aku"


"iya dis kamu yang tenang ya aku akan tanggung jawab apapun yang akan terjadi kedepannya "


Tiba tiba Riki datang bersama keluarga nya ia berlari penuh kepanikan menuju ruang operasi dan berdiri di depan pintu operasi sambil menangis


"tenangkan dirimu nak"


"aku takut anakku kenapa kenapa mi"


"insyaallah anakmu gak akan kenapa Napa"


Riki menoleh ke arah gadis dan Anhar


"apa betul kamu yang buat istri aku kayak gini dek ?"


gadis terdiam sambil menangis Riki menarik tangan gadis dengan kuat "ayo jawab !!"


melihat gadis meringis menahan sakit Anhar mendorong Riki agar melepaskan tangan gadis


"lepasin tangan gadis bro, Lo tu cowok kok bisa lu kasarin cewek "


"Lo jangan ikut campur "


"gua akan ikut campur siapa aja yang nyakitin calon istri gua terutama lu"


" oh jadi lu nantangin gua "


"kalau iya kenapa bro?"


"berani beraninya lu ya "


"ya jangan pernah coba coba nyakitin istri gua kalau lu nekat juga lihat apa yang akan gua lakuin ke Lo , ayo gadis kita pergi" ucap Anhar membawa gadis pergi menuju taman rumah sakit


" kamu minum dulu " ucap Anhar sambil membawa sebotol air mineral untuk gadis


"makasih "


"kamu tenangin dirimu dis , sebentar aku suruh anggota ku dulu cek cctv butik ya "


"ya har makasih ya"


"it's ok kamu yang tenang ya "


Anhar meraih handphone nya di dalam jas yang ia kenakan


" sore pak"


"sore mbak tolong cek cctv butik sekarang juga kalau udah di cek kirim ke saya ya via wa "


"baik pak "

__ADS_1


Anhar tersenyum ke arah gadis lalu mengusap kepala gadis dan berkata " udah jangan sedih lagi jangan nangis lagi kamu lucu tau matanya sembab gitu 😅🤣 jangan nangis lagi aku nyakin kamu gak salah "


"makasih ya udah bantu aku "


" aku gak akan biarin siapapun nyakitin kamu aku janji "


tiba tiba handphone nya berbunyi " kliiing "


pesan WhatsApp dari karyawan nya berisi video cctv butik


"bentar kayaknya udah di kirim "


Anhar memututar rekaman cctv dan menonton nya bersama sama gadis jelas terlihat di cctv detik detik Agnes menarik jilbab gadis begitu gadis lewat dari depannya yang sedang duduk di ruang tunggu VIP


begitu ia melihat kedatangan gadis ia langsung berdiri dan menarik jilbab gadis sekuat kuatnya dan hampir terlepas seketika gadis mendorong orang yang sudah menarik jilbab nya tanpa ia melihat siapa orang tsb.


" sudah jelaskan kamu gak salah kita sudah ada bukti kalau mereka sampai menuduh kamu macam macam aku akan maju paling depan "


"makasih ya Anhar "


Anhar tersenyum


2 jam sudah, operasi berjalan lancar bayi perempuan berhasil di lahirkan dengan selamat tapi sang ibu masih blm sadarkan diri .


mungkin terlalu banyak darah yang keluar menyebabkan Agnes lemas.


"gimana kondisi istri saya dok ?"


" gimana kondisi anak saya pak ?"


"anak bapak juga masih lemas dan sama seperti ibunya masih di dalam inkubator kami membutuhkan darah untuk ibu dan bayi anda pak "


"baiklah dok trimakasih informasi nya segara akan saya cari darah yang dokter minta "


"tolong secepatnya agar segera kita lakukan transfusi darah nya "


"baik pak "


"saya tunggu di ruangan saya ya pak"


"baik dok "


Riki menarik nafas dan menghelanya , ia benar benar di uji oleh Allah tapi hatinya sedikit tenang karena darah yang di butuhkan anak nya bisa mengambil darah nya saja tak perlu lagi susah susah mencari darah ucapnya di dalam hati .


iapun menemui dokter di ruangan nya


" silahkan duduk , perkenalkan nama saya Ardi Sp.Og. saya spesial dokter kandungan di rumah sakit ini, begini istri bapak membutuhkan 2 kantung darah golongan B + sementara bayi bapak membutuhkan darah golongan A + 1 kantong darah "


Riki terkejut begitu mendengar golongan darah anaknya berbeda dengan golongan darahnya


" apa dok , A + ? kok bisa saya kan O kok anak saya A + ? "

__ADS_1


"aduhh... saya gak tau pak golongan darah anak bapak memang A + apa itu bukan anak biologis bapak mungkin ?"


"gak mungkin dok coba dokter tes DNA 1 kali lagi memastikan golongan darah anak saya "


" baik kalau itu permintaan bapak silahkan tunggu di luar pak hasil akan keluar 1-2 jam kedepan "


"makasih dok"


"sama sama "


Riki terkejut seperti tersambar petir dengan hasil golongan darah putrinya berbeda dengan dirinya .


"ada apa nak ?" ucap papip


"golongan darah anak riki beda sama golongan darah Riki dan ibunya " ucap riki dengan lemas dan mata berkaca kaca .


mendengar perjelasan Riki mami dan papip ikut kaget dan lemas begitu tau cucu mereka bukan anak kandung Riki.


"kamu udah nyakin sayang" timpal mami yang masih meragukan


"awalnya Riki ragu mi tapi Riki udah suruh dokter lakukan test DNA lagi buat mastiin"


"ya Allah cobaan apa lagi ini" ucap papip sambil menempelkan kepala nya ke dinding .


"kita disuruh tunggu 1-2 jam kedepan nunggu hasil Test tapi Riki cari darah dulu buat Agnes ya mi "


"iya sayang "


Rikipun pergi ke PMI di dekat rumah sakit , tak sengaja bertemu dengan Anhar


"gimana kondisi istri lu bro "


"masih blm sadar gue mau ke PMI bro mau ambil darah buat istri gua "


"darah apa yang lu butuhin "


" B+ "


"ambil darah ku aja " sahut gadis yang kebetulan berdarah sama dengan yang di cari Riki


" serius dek adek golongan darah B+ ?"


"iya bang ambil darah gadis aja "


" Alhamdulillah makasih dek " ucap Riki ingin memeluk gadis yang berdiri di sebelah Anhar tapi di halangi oleh anhar


begitu melihat Riki akan memeluk gadis Anhar yang berdiri tepat di depan gadis membuat Riki tak jadi peluk gadis 🤣


sigap betul calon laki ini 🤣🤣 tak mau calon bininya di peluk ia ambil posisi


" gimana kalau kita langsung ke PMI aja "

__ADS_1


" boleh ayo " ucap Riki


__ADS_2