Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
Acara tasyakuran 8 bulanan kehamilan agnes


__ADS_3

Ibupun di antar pulang oleh Anhar .


"ibu mau pulang ,Anhar antar ya ?"


"ya udah nak ibu mau ke pengajian juga"


"ibu tunggu di depan ya Bu "


Anhar pun menemui gadis yang sedang bekerja menata pakaian di rak pakian


"assalamualaikum "


"walaikumsalam , ada apa pak?"


"saya titip butik ya saya mau antar ibu pulang dulu ibu mau ke pengajian "


"baik pak "


"kalau ada apa apa telpon saya aja "


"baik pak"


Anhar mengulurkan tangannya ke arah gadis berharap gadis menerima dan mau berjabat tangan dengannya sayang sungguh di sayang 🤣 jabatan tangannya tak di respon oleh gadis


aduuuh kasihan nya mas Bucin


dengan malu malu gadis berbalik badan meninggalkan Anhar yang menahan malu 🤭


ia hanya bisa tersenyum mendapat perlakuan gadis demikian.


"mungkin dia malu" bisiknya sambil tersenyum


Ia pun bergegas mengantar ibu pulang sementara gadis melanjutkan pekerjaannya.


tiba tiba seorang karyawan lama di toko menghampiri gadis lalu berkata " gadis bukan nya Aku dengar kamu sama bos udah tunangan"


tak menjawab gadis hanya mengganggukkan kepalanya


"kok kamu gak mau dis jabatan tangan sama bos ?"


"blm mahrom Laila, jadi blm boleh " sahut teman karyawan yang satu sambil tertawa


"apa iya gadis ?" tanya Laila yang menunggu jawab gadis


"iya Laila, ada saatnya nanti kok kita jabatan tangan "


"setelah halal kan gadis " sambar si teman yang satu


"iya betul"


merekapun tertawa bersama sama


"beruntung baget kamu gadis "


"beruntung kenapa Laila "


"tuhan baik Sama kamu di kasih jodoh tajir melintir trus lah aku udah umur 25 tahun masi jomblo " ucap Laila sambil memeluk patung pakian di sebelahnya .


"hahahaha" semua seketika tertawa mendengar perkataan Laila.


"boleh gak kita tukeran 1 hari aja aku jadi kamu kamu jadi aku "


"ada ada aja kamu Laila , semua yang kalian lihat cuma enaknya aja sakitnya kalian gak Taukan "


seketika suasana menjadi hening


"sakit apa sih gadis kita jadi penasaran " ucap Tini salah satu karyawan butik


"maaf ya gadis bukannya kita ikut campur atau apa kita kan sama sama wanita boleh gak kita tau kenapa kamu dulu cerai dengan suami pertama "

__ADS_1


gadis menarik nafas nya panjang lalu menghelanya


"ceritanya panjang, aku sama mantan suami ku yang pertama ketemu gak sengaja sih cuma entah kenapa kemistri nya kayak dapat baget di aku aku ngerasa nyaman pertemuan singkat yang buat dia berani menemui orangtua ku saat semua aku lalui tanpa perasaan apa apa ijab Qabul pun di mulai tetap perasaan sedikitpun tak ada di hatiku memang ini salah ku awalnya aku menolak kewajiban ku tapi ia slalu setia menunggu aku siap untuk memenuhi kewajiban ku alhasil akupun memenuhi kewajiban ku tanpa rasa cinta bertahun tahun kami jalani sampai suatu ketika rasa cinta itu tumbuh dengan sendirinya di dalam hati ini tapi Allah uji lagi dengan hadirnya cinta di masa lalu nya yang membuat suami ku kembali ke cinta di masa lalu nya sampai ia memilih untuk berpisah "


Setelah mendengar cerita gadis ketiga karyawan butik tsb memeluk gadis secara bersamaan mereka ikut merasakan sedih yang gadis rasakan.


"yang sabar ya gadis "


"makasih ya aku bahagia kenal kalian"


"kita juga senang kalau punya ibu bos seperti ini"


Tiba tiba sebuah mobil mewah berhenti di depan butik, kemudian turun seorang pria yang tidak asing bagi gadis ya betul pria itu Riki mantan suaminya ia turun dari dalam mobil dengan kertas putih di tangannya ia berjalan memasuki butik dan di hampiri Laila untuk menyambut nya


"selamat siang pak, selamat datang di butik kami ada yang bisa saya bantu ?"


"bisa saya bertemu pak Anhar ?"


"maaf pak kebetulan pak Anhar sedang keluar pak "


"ada orang dalam disini yang bisa saya titip ini" ucapnya menunjukkan kertas yang ia bawa sepertinya itu undangan


"sebentar pak kebetulan ibu bos ada disini sebentar saya panggil ya pak"


"ibu bos ?" ucap Riki kebingungan siapa ibu bos yang di maksud para karyawan butik


"siapa yang mereka maksd ibu bos ? apa itu ibunya Anhar ? bisa jadi apa dia sudah menikah tanpa kasih tau aku, entahlah semoga saja enggak"


Disaat pertanyaan demi pertanyaan di dalam hatinya keluarlah gadis dari ruang privat butik


"permisi pak ini ibu bos, saya ke belakang dulu " ucap Laila


Riki berbalik badan dan melihat sosok ibu bos yang di sebut oleh karyawan itu ternyata gadis


"gadis "


"bang Riki"


"ada apa bang ?"


"ini ( sambil menyodorkan undangan yang ia bawa) undangan buat Anhar acara tasyakuran kehamilan Agnes datang ya "


"aduh Anhar lagi keluar antar mama nya ke pengajian bang "


" aku titip kamu aja deh"


"boleh "


"kamu datang ya aku berharap kamu datang "


"insyaallah bang"


"gimana kabar anak anak ?"


"Alhamdulillah sehat "


"selamat ya bentar lagi kalian akan jadi suami istri "


"sama sama bang, gimana kabar Agnes dan bayi nya bang ?"


"Alhamdulillah sehat "


"syukurlah "


"kalau gitu aku pamit pulang dulu ya "


"iya bang "


Riki pamit pulang saat akan meninggalkan butik ia berpapasan dengan Anhar

__ADS_1


"Hay bro ada apa ?"


"ini bro mau antar undangan Tasyakuran istri ku bro udah aku titip sama ibu bos "


"ibu bos ?"


"iya ibu bos mu bro , selamat ya bro "


ucap Riki sambil mengulurkan tangannya ke arah Anhar yang masih kebingungan.


"ohh maksud mu gadis bro ?"


"iya bro selamat ya masih ingat perjanjian kita kan bro "


"makasih bro entar gua datang bro "


"kalau gitu gua pamit dulu ya "


"ya bro hati hati lu"


Acara tasyakuran akan di gelar di hari Minggu pagi sampai selesai .


gadis dan kedua orangtuanya pergi bersama menghadiri acara tasyakuran itu.


begitu juga dengan Anhar ia berangkat bersama ibunya .


Setibanya di acara Agnes melihat kehadiran gadis wajahnya berubah ia menarik tangan Riki menjauh dari keramaian.


"aku mau ngobrol "


"ada apa sih sayang"


"kenapa dia ada disini ?"


"dia siapa ?"


"mantan istri mu kenapa dia ada disini "


" dengar dulu penjelasan aku sayang, aku sengaja minta dia datang biar dia bisa lihat kebahagiaan kita "


"aku gak suka kalau dia ada disini"


"sayang , dia cuma masa lalu aku apa salahnya dia ikut dalam kebahagiaan kita ini "


"tapi sayang"


"sudahlah tamu udah mulai ramai gak bagus kita malah disini "


"ya udah deh ..."


Riki dan Agnes menghampiri gadis dan keluarga nya


"assalamualaikum bi" ucap Riki sambil mencium tangan mantan mertuanya


"walaikumsalam selamat ya nak riki semoga nak Agnes lahir dengan selamat begitu juga calon bayinya"


"trimakasih Abi , selamat datang umi gadis Khalifah dan Hafizah "


"iya bang "


"Arum dan Adam dimana ?"


"lagi diluar bang sama bang Anhar " sahut Khalifah


"Anhar ? apa arum sama Adam dekat sama anak anak ?"


"jangan di tanya lagi bang Arum sama Adam manggil bang Anhar itu Abi "


Riki terdiam ia seolah olah tak terima kedekatan Anhar dan anak anaknya .

__ADS_1



__ADS_2