
Setelah merasa puas meluapkan isi hatinya iapun berpamitan untuk pulang, membawa suster dan kedua putra putrinya ikut pulang bersamanya, tampak jelas dari pancaran mata gadis saat Riki izin membawa anak mereka ia begitu takut berpisah dengan keduanya sambil mencium kedua anaknya gadis berkata " jangan nakal ya sayang, nanti kalau umi kangen umi jemput "
Ainun terus merengek menolak untuk berpisah dengan gadis sang ibu
"sepertinya Ainun ogah pisah sama mamanya" ucap anhar mencoba mengambil alih Ainun dan menenangkan nya
"malah Adam nempel baget sama papanya" sambung umi
"gimana bang Ainun gak mau diem terus nangis takut gadis tinggal "
"ya sudahlah dek, gak mungkin juga Abang bawa cuma Adam kan seperti nya niat Abang buat bawa mereka liburan hanya sebatas agan agan saja Abang bawa kerumah aja soalnya papip mami juga kangen sama ainun dan Adam "
"ya udah sebentar gadis bujuk semoga Ainun mau ya bang "
"ya dek "
gadis menghampiri ainun Yang sedang di timang timang oleh anhar
"ada apa sayang ?" ucap anhar
"bang Riki gagal buat ajak anak anak liburan jadi minta Ainun sama Adam di bawa kerumah bang Riki aja ketemu orangtuanya sayang"
"oh ya udah kalau gitu kita ikut aja gimana ?"
"ikut sayang ?"
dengan wajah kebingungan gadis melihat kearah anhar
"kenapa? kita antar aja Ainun toh Ainun gak mau pisah dari kamu sayang"
"ya ... udah deh terserah sayang aja gimana baiknya "
"gitu dong ,Ainun sayang jangan nangis lagi ya nak Ainun gak ikut kok sama papa Ainun sama Abi aja ya "
seketika Ainun pun terdiam dari tangisnya dan tertidur di pundak anhar
mereka pun sama sama pergi ke rumah Riki,
sesampainya di rumah Riki mereka di sambut eyang , omah dan opahnya
__ADS_1
" Adam cucu ku sayang " ucap omah berlari menghampiri keduanya penuh kebahagiaan menciumi kedua cucunya berkali kali
"mi udah dong Adam udah mulai risih mami cium terus " tegur Riki
"mami kangen sama mereka sumpah kangeeen baget"
"assalamualaikum mi"
"eh ada nak gadis walaikumussalam"
" loh kok gak satu mobil sama Riki sih gadis kesini naik apa Ki? "tiba tiba anhar datang muncul dari belakang mobil Riki sambil menggendong Ainun
"assalamualaikum Bu"
"walaikumussalam, ini siapa Ki?"
"itu itu calon papanya ainun dan Adam mi"
"calon papa, maksud nya ?"
"perkenalkan Tante nama saya anhar abadi Wijaya saya calon suami gadis selaku mantan istri anak Tante "
"mi" sambil menyenggol pundak mami
"ha.. ada nak ?"
"mami kenapa kok ngelamun sih"
"haduuh maaf nak gadis nak anhar (sambil tersenyum ) ibu malah ngelamun disini lupa lagi suruh masuk aduhhh ayo ayo masuk dulu"
"iya mi "
* suasana rumah masih sama seperti dulu saat gadis masih menjadi anggota keluarga, tak ada yang berubah semua interior masih sama seperti dahulu .
begitu melangkah kan kaki ke dalam rumah gadis terdiam sambil menarik nafas ia menggenggam tangan anhar begitu erat
mengetahui sang pujaan hati tak siap masuk kedalam rumah anhar memberi kekuatan untuk gadis ia menoleh ke arah kekasihnya sambil tersenyum dan mengangguk kan kepalanya
begitu mendapat dukungan gadispun akhirnya sanggup untuk melangkah kan kakinya masuk kedalam rumah .
__ADS_1
"silahkan duduk nak" ucap mami
"ya.. beginilah rumah kami masih sama seperti dulu "sambung mami
"jadi kapan kalian rencana akan menghalalkan hubungan kalian ini ?"
"insyaallah rencana bulan depan Tante "
"oh cepat sekali kenapa begitu mepet waktunya "
"iya soalnya saya juga banyak acara dan pekerjaan keluar kota masalah pekerjaan"
"ohh ... selamat ya Tante ucapkan semoga kalian bahagia dunia dan akhirat "
"aamiin trimakasih Tante "
"dan terus terang saja gadis kalau kamu sudah menikah nanti maaf kedua cucuku ini akan aku ambil alih hak asuh nya "
seketika mata gadis melotot begitu mendengar perkataan mantan mertuanya
"kenapa mi ainun dan Adam kan masih di bawah umur masih butuh kasih sayang gadis"
"tidak bisa gadis tetap akan saya ambil hak asuh kedua cucu saya ini "
"gakk, gadis gak akan biarin mi gak akan , gadis bersumpah kedua anak gadis akan pertahankan walaupun nyawa taruhannya "
" ayo sayang kita pulang , tolong berikan Adam ke saya "
",tidak akan"
"mami udah dong jangan gitu "
"gak bisa Riki ini anak kamu masa kamu mau anak kamu di asuh sama pria lain "
"mami pliees jangan buat semua kacau "
"gak akan bisa Adam tetap disini"
"tolong berikan Adam padaku "
__ADS_1
"tidak akan pernah aku berikan Adam untukmu gadis " ucap mami dengan tegas