Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
Ujian berumah tangga


__ADS_3

Awalnya semua berjalan baik baik saja, disaat rasa cinta tumbuh di antara mereka Allah menguji mereka kembali,YESS betul sekali gak ada rumah tangga tanpa masalah.


Hari itu, omah datang dari Yunani kembali ke Indonesia dan berencana akan tinggal di Indonesia di rumah anak nya yaitu papip.


selama belasan tahun omah hanya 2 kali balik ke Indonesia omah menetap dan tinggal di Yunani bersama Tante nya Riki adik dari papipnya, dan hari ini omah memilih tinggal di Indonesia.



Setelah berada di dalam rumah sang anak ia berkeliling memantau sudut demi sudut rumahnya.


" ya Tuhan, rumah besar tapi tidak terawat"


celoteh omah saat menyusuri sudut demi sudut ruangan


"tidak terawat bagaimana sih ma"


"mama kurang suka letak letak nya gak pas gitu"


"ya udah nanti di ganti posisinya ya ma"


"kalo ada waktu sekarang kenapa harus nunggu nanti sih Rina"


"ya udah Rina suruh mbak dulu ganti posisinya, mbak mbak"


"saya nyonya, ada yang bisa saya bantu nyonya"


"tolong kamu ubah posisi ruang tengah kita ini ya "


"eleh gak usah bilang sama pembantu dengan kata tolong itu udah jadi tugas mereka"


"ma, jangan kasar"


"udah deh, kamu kerjain sekarang"


"baik nyonya"


"etss.. jangan panggil saya nyonya panggil madam"


"maaf madam, saya kerjakan sekarang "


"udah sana "


melihat kelakuan sang mertua mami punya bisa diam dan menggelengkan kepala. tiba tiba Erika turun dari kamar melihat sang nenek Erika langsung menghampiri nya


" omah, omah udah sampai?"


"udah baru aja"


"syuukur deh"


"kamu ngapain disini ?"


"aku ngapain disini, kami kan tinggal disini omah"


"apa...!"

__ADS_1


katanya dengan mata melotot


"tinggal disini, kamukan sudah nikah sudah punya suami kenapa masih mau nempel sama orangtua"


"bukannya mau nempel omah tapikan..."


"eleh.. kamu ini Rina yang manjain anak kamu terus "


"gak di manjain loh ma, mas Bram yang minta Erika tinggal disini aja, lagi pula rumah ini luas besar ma"


"gak gak itu gak bener, dia udah nikah kapan mereka mandiri kalo kalian bantu trus"


" ya udah deh Erika ke kamar aja mi"


" itu tu anak jaman sekarang di bilangin malah main pergi aja"


mami menghela nafas nya.


"mana menantumu?"


"sebentar ya ma Rina panggil"


"gadis gadis "


gadispun berlari dari dapur menemui mama dan omah di ruang tamu


melihat penampilan gadis omah terdiam dengan mata melotot menahan amarahnya.


"ma, ini menantu aku namanya gadis istri nya Riki"


"aneh gimana sih ma"


" aneh , masa yang jelas jelas cantik berpendidikan seperti Agnes kalah sama perempuan sepeti ini"


"maa.. tolong jaga sikap mama"


kata mami lalu pergi meninggalkan gadis dan omah


"tuh kamu lihat menantu saya bersikap seperti itu, tidak ada sopan santunnya"


Dikamar mami menangis melihat kelakuan mertuanya yang tidak pernah berubah


"hallo papip


"hallo , ada apa mami?"


"papip , mama udah di rumah


"oh syukurlah, kenapa mami menangis ?"


"mama kamu berulah lagi"


"kenapa mami?bentar lagi papip pulang ya kita bicara di rumah saja ya sayang"


"iya papip mami tunggu papip pulang"

__ADS_1


Sore hariny, papip kembali dari kantor di susul oleh Riki dan Ali.


setibanya di dalam rumah, mereka bertiga di sambut oleh sang omah.


"omah"


Riki berlari dan memeluk omahnya dengan penuh kehangatan, ia tampak sangat merindukan omahnya.


"cucu kesayangan omah"


"apa kabar omah?"


"IM fine sayang,"


"syukurlah, omah kok gak ngabarin kita dulu kalo mau ke Indonesia "


"suprise"


"kan bisa Riki jemput tadi ke bandara"


"iya omah berharap kamu yang jmpt ternyata gak , mami kamu suruh supir yang jmpt omah"


"maaf ma, tapi Riki lagi kerja gak mungkin Rina suruh jmpt mama ke bandara"


"eleh alasan kamu aja, buktinya kalo d tlpn pun Riki bakal datang iyakan sayang"


"iya omah"


"kelakuan mama gak pernah bisa brubah" bisik mama ke telinga papip, sadar siatuasi mulai memamas papip menghampiri ibunya lalu berkata " mama sehat ? "


"yaa.. seperti yang kamu lihat, mami sehat dan satu hal mami sementara waktu tinggal disini"


"what , bukannya aku keberatan mama kamu disini cuma aku bagaimana papip"


lagi lagi ia berbisik, 🤭😂 mami ketakutan saat mengetahui sang mertua akan tinggal bersama mereka sampai waktu yang tidak di tentukan, sabar ya mami...


Pagi harinya , seperti biasa hari ini gadis yang memasak makanan untuk sarapan pagi ini


"wah... pasti ini kak gadis yang masak "


Tania happy begitu tau kalau gadis yang masak makanan hari ini.


"wangi baget gadis aroma masakan kamu" sambung Erika


"pasti enak baget ini"


kata mami yang tak sabar ingin memakannya, datanglah si nenek lampir kalau kata Tania 😂


"ih, sebel deh kalau nenek lampir ini ada di rumah ini"


"husst mulut kamu Tania"


"aku gak nyaman kak pasti semua salah itu kalo Dimata omah"


"udah sabar"

__ADS_1


__ADS_2