Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
Kelicikan Agnes terbongkar


__ADS_3

Tanggal pernikahan sudah di tentukan oleh kedua belah pihak dan lagi lagi gadis meminta pesta pernikahan yang sesederhana mungkin.


Tahapan kedua undangan sudah di cetak dan besok akan di sebar luaskan .


Sementara Agnes pagi ini menerima undangan dari pengadilan setempat untuk menghadiri acara persidangan perceraian nya.


Seolah tak terima di cerai Agnes menghampiri rumah Riki dan menemui keluarganya disana ada omah Yang sedang menyiram tanaman di depan rumah


"permisi !!!"


ucap seseorang dari balik pagar rumah


si bibi membuka kan ia Pintu untuk masuk


"eh non Agnes rupa nya "


"iya bi apa kabar Bi?


"baik non, loh non Agnes sendiri ?"


"iya ,hmm... Riki ada ?"


"aduh non Agnes kayak gak tau aja jam terbang pak Riki gimana "


"iya saya mau ngobrol sama Riki"


"udah ke kantor non"


Mendengar kedatangan tamu omah meletakkan alat alat kebun nya menghampiri bibi dan tamu

__ADS_1


"mau ngapain kamu cari cucu saya lagi ?"


"bukan urusan omah "


"jelas urusan saya, Riki cucu saya ,mau apa lagi mau ngemis cinta ?"


"Bukan urusan anda !"


"perempuan gak tau malu , jangan pernah lagi menemui cucu saya perempuan jahat seperti kamu memang seharusnya tidak berjodoh dengan cucu saya, kamu wanita jahat kamu masih ingat kan apa yang sudah kamu lakukan pada ku beberapa tahun yang lalu, nyawaku hampir melayang gara gara kau"


"ada apa ini ribut ribut" mami tiba tiba datang.


"Agnes "


"mami" ucap Agnes memeluk ibu mertuanya.


"ada apa Agnes , bukannya sudah terima undangan kan ?"


"mami sudah maafkan Agnes berubahlah lihat putrimu Airin dia perempuan bagaimana nanti kalau dia melakukan hal yang sama dengan apa yang kamu lakukan sekarang ini, berubahlah nak mami tidak membencimu "


"berarti mami mau kan terima aku kembali lagi"


"kalau soal itu mami gak bisa sayang ,maaf ya.. keputusan semua ada di tangan Riki kalau memang jalannya harus berpisah ya mami mau bilang apa "


Tiba tiba Agnes bersujud di kaki mami


"Agnes mohon mi bujuk Riki buat cabut tuntutan perceraian kami di pengadilan Agnes janji akan berubah "


"bangunlah sayang, gak perlu kamu lakuin itu "gak mi sekalipun mama suruh Agnes cium kaki mami akan Agnes lakukan mi"

__ADS_1


"omong kosong jangan pernah iba dengan wanita iblis itu" teriak omah penuh kemarahan .


"Pulanglah nak mungkin ini sudah jalan takdir rumah tangga kalian harus berakhir secepat ini "


"gak dengar ya kamu ! sudah di suruh pulang tetap mau bersujud di kaki anak saya "


"ma..."


"mama greget baget sama perempuan ini, pinter sekali ektingnya dulu saja dia halalkan segala cara untuk dapatkan Riki "


"sudahlah ma"


"pulang sana saya jijik lihat wajah kamu!"


kata omah sambil mendorong Agnes


"ma, tolonglah jangan memperkeruh suasana lagi "


"kenyataan nya yang mama bilang, asal kamu tau mama waktu itu masuk rumah sakit karena dia gara gara dia "


"maksud mama ?"


"mama di dorong sama dia sampe mama jatuh Kapala mama terbentur pembatas jalan"


Mendengar perkataan omah Agnes ketakutan


"tolong omah jangan fitnah Agnes kayak gitu "


"siapa yang fitnah kamu coba aku ngomong kenyataannya, kamu memang dorong saya sampe jatuh "

__ADS_1


"kapan omah, omah kok tega fitnah Agnes gitu padahal omah sayang sama omah"


"udah deh jangan bersilat lidah lagi kamu itu licik sama seperti setan"


__ADS_2