Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
ke makam almarhum abi


__ADS_3

Jauh jauh hari Adam sudah mempersiapkan segalanya untuk keperluan lamaran nya berupa cincin dan lain lain .


ia sama sekali tidak membebani orangtua nya di acara tunangan nya itu .


Sesampainya di rumah frisly, Adam di sambut kedua orangtua frisly .


" selamat datang di rumah kami " ucap ibu frisly dengan wajah ramah tamahnya .


" silahkan masuk " sambungnya kembali


Adam dan keluarga nya pun masuk kedalam rumah , begitu melihat kedatangan keluarga Adam , papa masuk kedalam kamar nya


" silahkan duduk silahkan duduk " kata ibu frisly


" tunggu sebentar saya panggil suami saya dulu ya "


Ibu frisly masuk kedalam kamar menemui suaminya


" pa, itu keluarga Adam datang seperti nya mau melamar frisly putri kita, kita keluar yuk "


papa terdiam ia benar benar blm bisa menerima frisly untuk menikah dengan Adam.


" pa, mama tau papa blm bisa merela kan putri kita untuk menikah, tapi pa, jodoh dari tuhan gak bisa papa halangi papa berhentikan itu sudah takdir dari tuhan lagi pula frisly juga saling mencintai , kita berdosa pa menghalangi cinta anak anak kita "


mereka saling bertatapan , papa menghela nafas nya dan berkata


" yaaa... apa yang mama bilang benar papa gak seharusnya bersikap begini , niatan mereka bagus gak seharusnya papa lakuin ini ya udah ayo kita keluar kita temui mereka "


Mama memeluk papa sambil berkata


" papa hebat"


" makasih ma "


Mereka bersama sama menemui keluarga Adam yang menunggu di ruang tamu .


" maaf lama menunggu, tadi saya mandi dulu"


" iya gak papa pak" ucap papa


" begini, maksud kedatangan kami kesini ingin melamar nak frisly menjadi istri untuk putra kami Adam , kira kira lamaran kami di terima pak ?"


" ma panggil frisly di kamar "


" baik pa"


Tidak berapa lama frisly pun keluar bersama ibunya, keluar kamar sambil memakai jilbab yang ia beli pertama kali mengenal.agama Islam.

__ADS_1



"masyaallah cantik banget kak frisly , sampe aku gak ngenalin kak frisly "


" makasih dek "


" bang adam lihat dong kak frisly cantik kan ayo ngaku " ucap Ainun merayu Abang nya


" jaga sikap Ainun " ucap papa menegur Ainun


" maaf pa "


" begini nak frisly maksud kedatangan kami kesini ingin melamar nak frisly menjadi istri nak Adam, gimana kira kira nak frisly mau ?"


frisly terdiam sambil tersenyum ia berkata


" iya pa, frisly mau "


" Alhamdulillah "


" untuk acara tukaran cincin kapan waktu nya pak"


" saya serahkan sama frisly kapan waktu nya biar dia saja yang nentuin pak "


Ucap papa sambil tersenyum


" ya sudah kalau frisly sudah serahkan sepenuhnya ke Saya, menurut saya acara pertunangan nya cukup kita sesama keluarga saja ya, sederhana saja tidak usah berlebihan"


" saya juga setuju apa yang suami saya bilang lagipula cuma acara tukar cincin untuk acara pernikahan nya saja nanti kita buat acara yang meriah karena frisly anak kami satu satunya " sambung ibu menguatkan permintaan suaminya .


" baiklah Bu pak , atas permintaan ibu sama bapak kami juga menyetujui tentang pernyataan ibu dan bapak itu untuk kapan hari nya pak ?"


" bagaiman kita adakan Minggu depan saja bagaimana menurut bapak dan ibu ?" ucap papa


Gadis mengangguk kan kepala


" saya setuju pak " ucap Riki


Setelah menentukan keputusan hari dimana pertunangan acara pertunangan merekapun pamit pulang dengan kendaraan yang berbeda .


Riki dan Ainun pulang naik mobil milik Ainun sementara Adam dan gadis ibunya pulang naik taksi .


Dalam seminggu Adam mempersiapkan diri dan keperluan untuk acara nya mulai dari dekorasi ruangan di rumah frisly dan juga beberapa seserahan untuk acara pertunangan mereka tak lupa baju kebaya yang akan frisly kenakan di hari spesial mereka , cincin yang sudah Adam siapkan jauh jauh hari .


...****************...


Satu Minggu kemudian ,

__ADS_1


" ayo dong dek, buruan kakak udah telat ini " kata Adam menunggu adik nya Ibrahim yang sedang berdandan di dalam kamar


" sabar bang, Ibrahim udah siap kok "


" Baca basmalah dulu sebelum kita berangkat"


" iya umi "


" bismillahirrahmanirrahim, makasih ya umi udah slalu dampingi Adam sampai saat ini"


" iya nak , tugas umi sebagai orangtua memang sepatutnya mendampingi kalian anak anak umi "


" umi sebelum kita ke rumah frisly , Adam boleh ya singgah ke makam Abi ?"


" boleh nak , umi juga pengen kesana "


" iya umi Adam udah lama gak jengukin Abi "


" iya nak "


Merekapun berangkat menuju kerumah frisly, berhubungan jalan ke rumah frisly melewati pemakaman Abi, merekapun singgah di pemakaman Abi .


Berziarah kemakam Abi, adam berulang kali mencium nisan almarhum abinya itu membaca kan beberapa ayat suci Al-Quran di atas makam abinya .


" Abi, doakan Adam ya Bi semoga acara pertunangan Adam hari ini lancar Adam minta doa restu dari abi " ucapnya dengan mata berbinar binar


" Abi, Abi kok betah baget di sini, udah lama Ibrahim ngajak Abi pulang tapi Abi masih tetap betah sini, disinikan gak enak bi gak ada kasur gak ada makanan pulang yuk bi "


sambung ibrahim yang duduk di sebelah Ibrahim


" husst! Kamu ini, Abi itu udah senang disana kita bantu Abi kirim doa biar Abi makin terang disana ya "


" iya bang "


" udah, kita pulang yuk "


" udah umi"


" ya udah kalian duluan ke mobil ya "


" iya umi "


Gadis duduk di sebelah makam suaminya sambil berkali kali mengelus batu nisan suami nya


" mas, gak kerasa anak dari hasil didikan kamu sebentar lagi akan jadi imam, menjadi ayah satu hal yang buat aku terenyuh saat dia bilang nanti kalau di sudah menjadi ayah dia akan menjadi ayah seperti mu mas, aku masih punya 3 tanggung jawab lagi mas , setelah ketiga anak anak kita dewasa dan lepas dari aku , aku siap kalaupun ikut kamu mas "


Ucap gadis di atas pusara suaminya

__ADS_1


...****************...


__ADS_2