Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
saling menyembunyikan perasaan


__ADS_3

Tak menunggu persetujuan kedua orangtua nya frisly pulang sendiri bukannya pulang kerumah ia malah datang kerumah sakit menemui Adam .


Sesampainya di rumah sakit frisly tersenyum begitu melihat Adam sedang membaca Alqur'an di temani adikny Ainun.


Frisly berdiam diri berdiri menikmati lantunan ayat suci Alquran yang di bacakan kedua kakak adik itu .


Begitu menyadari keberadaan frisly Ainun berhenti mengaji ia tersenyum melihat calon kakak iparnya itu lalu menghampiri nya .


" Kakak udah lama disitu ?"


" gak kok baru aja , lanjut aja.ngajinya gak papa aku tunggu aja dulu "


" ayo masuk kak jangan di luar gak enak tau di lihatnya , pas baget kakak datang dari kemaren kakak aja yang di tanya sama bang Adam "


".masa sih "


" iya dia nanyak in kakak terus emang kakak kemana .?"


" kemaren buru buru pulang lupa pamitan "


" ooh ya udah masuk yuk "


Keduanya masuk ke dalam kamar Adam di rawat Adam masih terus mengaji ia tidak menyadari keberadaan frisly di sebelah nya.


begitu selesai membaca Alqur'an Adam menoleh ke kanan nya begitu melihat frisly Adam terkejut


" astaghfirullah "


" ih jahat baget sih malah istighfar emangnya kami hantu apa "

__ADS_1


" astaga ya Allah," Adam menutup kedua matanya menghindari untuk melihat tubuh frisly yang terbuka karena frisly malam ini memakai gaun terlalu pendek dengan dada terbuka, begitu menyadari penampilan calon kakak iparnya Ainun mengambil mukenah nya dan ia memakai kannya untuk frisly ..


" Udah bang , udah Ainun tutup "


Perlahan Adam membuka tangannya yang menutupi matanya .


Frisly tersenyum


" Maaf aku lupa tadi gak sempat ganti baju "


" ya gak papa,"


" kak apa kakak gak kedinginan pakai baju gitu gak takut masuk angin ? Atau baju kakak kurang bahan ya , jahit baju nya dimana ?"


" adek!!!"


" gak salah kok dek , gak papa , dingin nya sebenarnya tapi mau gimana lagi ,udah gitu fashion nya "


" iya yah kak, orang jaman sekarang itu suka pakai baju yang kurang bahan "


" adeekkkk!!!"


Adam menegur adiknya kembali


" Ya udah deh Ainun keluar dulu silahkan kalau mau ngobrol silahkan "


Ainun keluar , untuk memberi ruang untuk mereka berbicara.


" gimana kabar kamu ?"

__ADS_1


" udah baikan kok, besok juga udah bisa pulang"


" syukurlah, maaf aku gak bisa datang tadi siang "


" iya gak papa , kemaren kamu kemana ?"


" maaf kemarin aku buru buru pulang makanya aku gak kasih tau dulu kamu dulu maaf ya "


" kamu bener buru buru apa di suruh pulang sama umi ?"


Frisly menelan ludahnya ia menundukkan kepalanya


" gak kok "


" frisly aku tau kok, aku dengar kalau umi minta kamu pulang dan jauhi aku kan ?"


Tak mampu menjawab frisly mengangguk kan kepalanya


"mungkin apa kata umi ada benar nya juga Adam , aku gak seharusnya dekat dekat sama kamu "


" Semua makhluk sama di mata tuhan, kita kita sama sama punya tuhan dan punya keyakinan kita yang berbeda , bagiku kamu itu saudara "


Frisly terdiam begitu mendengar Adam hanya memandang dirinya sebagai saudara.


" ternyata Adam anggap aku cuma saudara gak lebih , mungkin aku aja yang terlalu berharap " * ucap frisly di dalam hati.


"maafin aku fris, aku tau kamu suka sama aku aku juga suka sama kamu , berada di dekatmu membuat aku nyaman tapi kita tidak mungkin bersatu karena perbedaan "


ucap Adam di dalam hatinya .

__ADS_1


__ADS_2