
Malam ini Adam dan Ainun berencana mengadakan makan malam di luar dimana pertama sekali ibu dan ayah mereka bertemu.
Saat Maryam dan Ibrahim sudah tertidur pulas, Adam menghampiri ibunya yang akan mulai mengadon bahan kue donat untuk besok
" Assalamualaikum umi "
" walaikumussalam loh kok Adam blm tidur ?"
" Adam gak bisa tidur umi, gimana kalau kita jalan jalan sambil makan diluar umi "
" besok aja ya nak, kasihan adik adikmu ibrahim sudah tidur Maryam juga udah tidur "
"kita bawa aja umi nanti Adam deh yang jagain "
" Gak usah deh nak, lain kali aja yah "
tidak putus asa Adam memilih keluar untuk membeli makanan untuk ibu dan dirinya .
" ya udah lah umi Adam aja yang beli keluar boleh kan umi "
" (menoleh ke jam dinding di dekatnya ) ya sudah jangan malam malam pulang nya yah "
" iya umi "
Adam bergerak menuju warung bakso yang mereka pertama ingin tuju.
Sesampainya di sana Adam bertemu Ainun yang sudah bersama papa mereka .
" Papa mana ?"
" lagi di mini market bang "
" bagus"
" bang, umi mana ?kok gak ikut ?"
__ADS_1
" Ibrahim sama Adam udah pada tidur jadi umi gak mau ikut "
" yaaa....h gagal dong bang "
" udah tenang aja ,masih ada rencana lain boleh Abang pinjam handphone mu?"
" boleh "
Adam menghubungi ibunya mengabarkan dirinya mengalami kecelakaan di pusat kota, mendapat kabar buruk gadis histeris dan segera mungkin menuju tempat yang Adam beri tahukan, sbelum pergi gadis menitipkan Ibrahim dan Maryam sama tetangga sebelah rumah mereka .
Sesampainya di tempat yang di maksud, gadis menoleh kiri dan kanan tapi tidak mendapati putranya .
" Bu maaf apa tadi disini ada kecelakaan ?"
" gak ada mbak " ucap penjual di trotoar jalan
" ya Allah, makasih ya Bu "
" sama sama "
Gadis semakin panik ia terus menangis mengkhawatirkan kondisi putranya.
Di tengah keputusasaan, Riki yang sama mencari keberadaan Ainun putrinya tanpa sengaja melihat keberadaan gadis yang linglung mencari sesuatu.
" Seperti nya itu gadis ngapain dia malam malam di kota begini , mana Adam , kok gak bawa anak anak kayak lagi kebingungan gitu apa aku samperin aja yah ?"
Riki menghampiri gadis
" Assalamualaikum dek "
gadis menoleh ke belakang
" Abang"
" kamu kenapa dek ?"
__ADS_1
" Adam bang, adam.anak.kita "
" iya iya kamu tenang dulu tarik nafas dulu tenangkan dirimu "
" Adam bang, Adam tadi nelpn kalau dia kecelakaan di sini tapi gadis gak ketemu Adam dimana "
" ya Allah, dari tadi Abang disini gak ada terjadi kecelakaan dek "
" jadi dimana bang ? apa alamatnya salah ? ya tuhan... putraku "
" yang tenang dek semua pasti baik baik saja, sebaiknya adek minum dulu yuk kita ke warung itu "
Langkah kaki gadis terhenti begitu melihat warung bakso pertama kali mereka bertemu .
" ya Allah ini kebetulan atau bagaimana itu kan warung bakso tempat dimana aku pertama sekali bertemu dengan bang Riki "
Ucapnya sambil menarik nafas dan menghela nya
Riki tau penyebab gadis berhenti melangkah,
" Sudah dek itu sudah jadi kenangan tidak usah takut "
Gadis memejamkan matanya dan masuk k dalam angkringan warung bakso sederhana itu .
" ya tuhan... tempat suasananya masih sama seperti dulu pertama kali kamu bertemu, apa maksud ini semua ya Allah " * suara hati gadis
" Ini dek minum dulu " Riki menyodorkan sebuah gelas berisi air minum
" Trimakasih "
Sedangkan Adam dan Ainun memantau kedekatan ayah dan ibu mereka .
" Apa gak terlalu berlebihan kita ngerjain orangtua kita bang"
" gak tenang aja dek "
__ADS_1
" kasihan umi pasti khawatir baget bang"
" udah gak papa tuh lihat aja umi udah bisa tenang kan "