Cinta Gadis Bercadar

Cinta Gadis Bercadar
Bubur Masa lalu


__ADS_3

Kabar saktinya gadis terdengar sampai ke telinga Riki, pagi pagi setelah izin pulang dari kantor Riki datang kerumah gadis .


Melihat kedatangan mobil yang tidak asing bagi mereka , Maryam berlari menghampiri mobil itu .


Rikipun keluar dari dalam mobil sambil membawa box rantang berisi bubur kesukaan gadis .


" assalamualaikum papa " sapa Maryam sambil tersenyum pada pria yang ia anggap pengganti sosok ayahnya .


" walaikumussalam , apa kabar nak ?"


" Alhamdulillah baik pa "


" pasti papa kesini mau jenguk in umi ya " ucap Maryam


" iya nak, tapi papa gak mungkin masuk kedalam papa cuma boleh sampai disini saja , oiyah papa titip ini buat umi, tolong sampaikan pesan papa , ini bubur kesukaan umi di habis kan ya "


" waaah... Kebetulan sekali papa umi dari kemarin pengen makan bubur kesukaan umi, eh papa sudah beli makasih ya pa " ucap Ibrahim


" iya nak papa juga punya ini untuk kalian "


Riki menunjukkan beberapa buah makanan dan buah buahan untuk anak anak mantan istrinya itu .


" kalian anak anak hebat bisa mengurus umi cuma berdua "


"kita gak sepenuhnya ngurus umi pa, papa kan tau sendiri umi wanita mandiri walaupun sakit umi masih berusaha buat masak buat makanan untuk aku dan adik Maryam "


" papa sudah tau karakter ibumu nak "

__ADS_1


" papa gak bisa lama lama papa masih mau kekantor dan insyaallah nanti siang papa kembali lagi ke sini ok "


" ok pa makasih ya pa "


" assalamualaikum sayang "


Ibrahim membawa box berisi bubur itu kedalam kamar ibunya .


" apa itu nak ?"


" ini Bubur buat umi "


" dari mana ?"


" dari papa Riki " ucap Maryam sambil tersenyum


" umi kata papa Riki , buburnya harus di habisin jangan di sisain "


" iya sayang "


Tiba tiba handphone gadis berdering


" kling " * tanda pesan masuk


Isi pesan


" assalamualaikum dek, buburnya di habisin ya, Abangtau adek suka makan bubur itu setiap adek sakit , maaf ya kalau rasa nya kurang pas , itu Abang yang buat sendiri hehe, meskipun ada bantuan dari bibi sih tapi semoga kamu suka , cepat sembuh ya syafakillah dek assalamualaikum "

__ADS_1


Gadis meletakkan handphone nya ke atas kasur dan menghela nafas .


" Umi Maryam mau sholat Dhuha dulu ya "


" iya nak "


" Ibrahim juga "


" iya nak "


Gadis tiba tiba terbayang masa lalu nya bersama Riki dahulu sewaktu ia jatuh sakit saat pernikahannya masih 1 bulan , gadis tidak mau makan dan tidak bisa makan apa apa, Riki khawatir tidak ada waktu tidur untuk Riki ia seharian menjaga istrinya .


Bahkan Riki bersusah payah mencari bubur kesukaan gadis sampai ke kampung demi sang istri agar mau makan .


" Ya Allah kenapa aku tiba tiba ingat masa lalu sama bang Riki ya " ucap gadis di dalam hatinya .


Perlahan ia membuka penutup box bubur di hadapan nya


begitu mencium aroma bubur itu, gadis memejamkan matanya.


" masyallah baunya persis sekali dengan bubur kesukaan ku" gadis meraih sendok dan perlahan memasukkan sendok berisi bubur itu kedalam mulutnya


begitu merasakan rasa dari bubur itu gadis menangis .


" masyallah rasanya enak sekali ,lidahku yang tidak merasakan apa apa sejak kemarin begitu merasakan bubur ini rasanya enak sekali " ucap gadis sambil menikmati bubur di dalam mulutnya .


Tidak sampai di situ , bukan cuma satu kali Riki mengantar.makann untuk gadis dan anak anakny bahkan setiap hari Riki mengantar makanan untuk anak anak gadis .

__ADS_1


__ADS_2