
Semakin hari kondisi frisly mulai membaik, ia mulai menerima kenyataan yang menimpa dirinya, kalau untuk berjalan ia harus butuh kesabaran dan semangat untuk bisa sembuh agar bisa berjalan kembali .
Dukungan kedua orangtua nya dan lelaki yang ia sayangi membuat pendorong untuk frisly tetap bertahan sampai saat ini, melihat perkembangan kesehatan frisly dokter benar benar tidak menyangka, dokter pun mengizinkan frisly untuk pulang kerumah tapi tetap menjalani kemoterapi setiap 2 bulan sekali setiap Minggu dia harus tetap cek up kerumah sakit.
Pagi hari seperti biasanya, setiap pukul 8 pagi, dokter dan para suster akan datang untuk memastikan kondisi frisly .
" Alhamdulillah, kondisi frisly udah jauh membaik ini di luar kemampuan saya, ini luar biasa semangat nya"
" Trimakasih dok, jadi kapan saya bisa pulang ?"
" besok sudah bisa pulang, dan saya dengar pulang dari rumah sakit mbak frisly mau di lamar ya "
" iya dokter " ucap frisly malu malu
" waah... Selamat ya mbak , semoga bahagia dunia dan akhirat, saya juga kagum lihat masnya setia baget nungguin mbak sampai sadar cocok sih sama sama luar biasa "
" trimakasih dok "
"iya mbak, besok sudah bisa pulang ya tapi harus tetap jaga kondisi nya, dan ingat 2 kali sebulan kemo ya setiap Minggu wajib kontrol kerumah sakit "
" baik dok trimakasih "
" baiklah kalau begitu saya pamit dulu "
" iya dok selamat bertugas "
Frisly menggenggam tangan ibunya, yang menemani nya selama semalaman ini dirumah sakit .
"frisly seneng baget ma "
" mama juga ikut senang nak "
" trimakasih ya ma ini berkat doa mama "ujar frisly penuh rasa gembira sambil memeluk ibunya .
* di toko donat
Saat sedang berjualan donat setelah sekian lama tidak berjualan, Adam kembali berjualan.
Pagi ini, Ainun datang ke toko donat bersama bibi dan tunangan nya
" Assalamualaikum bang"
" walaikumussalam, eh ada Arya " Adam keluar dari dalam estalase jualannya dan menghampiri bibi dan Arya.
" Apa kabar bang ?"
" Alhamdulillah baik"
" dua hari yang lalu aku ke toko cuma toko tutup"
" iya , ada urusan waktu itu"
" urusan apa ngurusin calon istri bang ?" sambung Ainun tertawa mengejek abangnya.
Tiba tiba handphone Ainun berdering
" siapa dek ?"
" kak frisly bang "
" ada apa ya , coba kamu telpn balik "
" hallo kak "
" hallo dek assalamualaikum "
__ADS_1
" walaikumussalam ada apa kak ?"
" kakak cuma mau kabarin kamu sama yang lain kalau hari ini kakak udah boleh pulang "
" Alhamdulillah, ya ya kak nanti aku sampai kan ke yang lain selamat ya kak "
" iya dek, udah dulu ya assalamualaikum "
" walaikumussalam ".
" ada apa dek ? frisly kenapa ?"
" (tersenyum )bang frisly baik baik aja kok banh tenang aja , bang frisly telpon cuma mau bilang kalau kak frisly hari ini udah boleh pulang dari rumah sakit "
" haa( melotot ) kamu serius dek ?"
" iya kak serius "
" Alhamdulillah, ya udah titip toko ya "
" Abang mau kemana "
" ke rumah sakit "
" ya udah deh, hati hati ya bang titip salam buat kak frisly "
" insyaallah nanti Abang titipin , maaksih ya dek assalamualaikum "
" walaikumussalam"
" mau kemana Abang kamu ?" umi tiba tiba keluar dari dalam dapur
" mau kerumah sakit umi, katanya kak frisly udah boleh pulang ke rumah "
" umi kalau kak frisly udah pulang itu tandanya kan sehat , jadi bang Adam gak ada niat mau lamar kak frisly gitu "
" umi gak tau sayang, terserah Abang kamu aja kalau memang sudah matang dan siap jadi suami apa salahnya dari pada mengundang zinah kan "
" itu tandanya Ainun udah boleh nikah juga umi ?"
" mmmm... Boleh "
"ayo dong umi bujuk bang Adam "
" umi gak Janji ya "
beralih ke umi dan Ainun , Adam pun sampai di rumah sakit, disana ada papa dan sebuah keluarga lagi Adam tidak pernah bertemu dengan keluarga itu sebelum nya .
Orangtua frisly tampak dekat dengan anak dari orang itu .
Begitu melihat Adam datang, papa frisly langsung menghampiri Adam dan berjabat tangan dengannya .
" om pikir kamu gak akan hadir dam "
" insyaallah Adam hadir kok om "
Papa menarik tangan Adam kembali ke keluarga itu ,tiba tiba saja papa berkata
" perkenalkan ini calon menantu saya Adam "
Mendengar perkataan papa nya frisly spontan saja Adam kaget sampai ia tersedak dan tiba tiba batuk .
" Kenapa dam ?"
" gak papa om "
__ADS_1
" ayo kenal kan dirimu "
Adam perlahan mengulurkan tangannya ke Dan pria berbadan kekar itu
Dengan tatapan tajam nya pria itu menyambut tangan Adam .
Lama kelamaan Adam mulai tau kalau keluarga itu adalah teman bisnis papanya yang waktu itu di tinggal pergi oleh frisly saat Adam di rawat dirumah sakit .
frisly pun keluar dari ruangan sambil duduk di atas kursi rodanya dan di dorong ibunya .
melihat keberadaan Adam, frisly begitu bahagia
" ma, tolong dorong kursi frisly kedepan Adam"
Manapun menurut dan mendorong kursi frisly, frisly tersenyum bahagia
", selamat ya kamu udah berhasil melewati cobaan pertama tinggal cobaan ke dua , belajar buat jalan lagi seperti dulu pertama kali belajar jalan kan "
" makasih dam, aku pikir kamu gak akan datang"
" aku pasti datang "
" makasih dam, kamu gak malu kan teman sama aku ?"
" gak , aku gak akan pernah malu kenapa harus malu coba "
" aku jelek dam mukaku rewot dan banyak lukanya "
Adam berjongkok di depan frisly ,
" aku gak perduli itu semua, yang terpenting bagi aku kamu sehat "
" makasih dam, udah bantu suport dan selalu ada buat aku "
Adam mengedipkan matanya pada firlsy
Setiap hari setelah pulang dari rumah sakit Adam yang membantu frisly untuk bolak balik cakeup ke rumah sakit terapi dan menenangkan dia setiap kali akan melaksanakan terapi .
" Aku gak mau dam, aku gak kuat kalau di terapi rasanya sakit "
" fris, apa sih yang gak sakit di dunia ini, apa kamu gak pengen sembuh ?"
" pengen tapi kan gak usah terapi segala "
" jalan satu satunya ya musti terapi cantik , aku temanin ya, "
" kamu mau temenin aku ?"
" iya ,aku akan temanin kamu sampai kamu tua"
" maksud kamu dam ?"
Adam berlutut di kaki frisly
" kamu mau menikah sama aku ? jadi ibu dari anak anak ku nanti ?"
" kamu bercanda ya dam "
" gak... Aku gak bercanda aku serius "
" tapi dam, aku gak pantes buat kamu aku cacat "
" tapi bagi aku kamu pantas buat aku "
Dengan mata berkaca-kaca frisly menahan tangis nya ia melihat jelas di mata Adam ketulusan cinta untuknya .
__ADS_1