
" aku gak suka lihat dia ada disini" ucap Agnes dengan suara tinggi
" kurangi volume suara mu Agnes !!" bentak riki dengan mata tajam menatap ke arah Agnes
gadis menggendong Ainun dan Adam
"maaf bang , mi gadis permisi pulang saja kalau mbak Agnes gak mau ini kasih sama siapa aja mi gak papa " ucap gadis
" makasih ya nak gadis udah ringankan kakinya untuk datang jeguk Airin"
"iya mi sama sama gadis pamit ya mami"
" iya sayang , di antar sama mang Diman ya ?"
"gak usah mi gadis naik taxsi aja"
" hati hati ya sayang"
"iya mami"
Gadis memilih mengalah dan pulang lebih awal karena ia tau kedatangan nya sama sekali tak di inginkan oleh Agnes .
Sesampainya di kontrakan ternyata Anhar sudah menunggu Agnes dan anak anaknya
" assalamualaikum "
"walaikumsalam dari mana gadis ?"
"habis jeguk Airin"
"ya ampun kok gak kabari aku dulu pakai pulang naik taksi kalo Ainun sama Adam kenapa kenapa gimana ?"
"gak papa kok har"
__ADS_1
" sini anak Abi " ucap Anhar mengambil alih ainun dan Adam dari gendongan ibunya seketika kedua anak inipun menunjukkan wajah gembira begitu Anhar menggendong kedua nya
"masyaallah Heppy baget anak anak Abi"
ucapnya sambil mencium kedua nya.
Esok paginya , seperti biasa gadis pergi bekerja ke butik kedua anak kembarnya akan di titipkan kerumah orangtuanya dan di jaga oleh suster yang di kirim oleh keluarga mantan suaminya .
saat di perjalanan menuju butik, Agnes dengan mengendarai mobilnya tiba tiba berhenti di depan gadis yang sedang menunggu kendaraan umum, melihat Agnes turun dari dalam mobil gadis tersenyum ramah kearahnya meskipun tak ada balasan darinya
" gak usah sok ramah sama saya , saya kesini mau jumpa kamu tadinya saya mau ke butik cuma saya lihat kamu disini ya sekalian aja "
"ada apa mbak ?"
" dengar ya gadis kamu itu cuma mantan istri dari suami saya dan sekarang saya sudah punya anak dari mantan suami kamu jadi tolong ya jangan gatel dan jangan pernah menggoda suami saya bahkan jangan berani berani injakkan kaki kamu ke dalam rumah suami saya "
" mohon maaf mbak Agnes mungkin mbak salah paham sama saya saya sama sekali gak ada niat sedikitpun mengambil atau merebut suami mbak saya sudah lupakan soal masa lalu saya dan suami mbak itu saya anggap masa lalu. "
" syukur deh kalau gitu, bisakan jaga jarak sama suami saya dan satu lagi soal kekerasan yang kamu lakuin ke saya waktu di butik akan saya usut tuntas dan akan saya jeblosin kamu ke penjara , udah deh mending kamu buka aja cadar kamu "
"tetap akan saya usut gadis sampai kamu saya jebloskan ke penjara "
"saya gak takut mbak soalnya saya gak salah"
"masih bisa ngeles kamu " ucap Agnes mengangkat tangannya untuk menampar gadis tiba tiba tangannya di halau oleh seseorang
Agnes pun menoleh ke orang yang sudah menahan tangannya matanya melotot begitu melihat orang itu adalah
pria yang sudah menghamili dia yaitu ayah biologis Airin.
"Tomi!" ucap Agnes sangat kaget dan ketakutan begitu melihat wajah Tomi yang tersenyum licik padanya.
" apa kabar Agnes ?" sapa Tomi menarik tangan Agnes dan menciumnya di depan gadis
__ADS_1
bukannya bahagia Agnes malah menarik tangannya saat di kecup oleh Tomi
"apa apaan kamu gak sopan baget"
"jangan marah marah dong "
" kamu gila , lepasin tangan ku aku mau pergi"
"buru buru sekali bukannya tadi kamu lagi marah marah sama perempuan ini kenapa lihat aku seperti kebakaran jenggot apa kamu takut kebusukan kamu aku bongkar ?"
"jangan pernah ganggu aku lagi bajingan"
melihat Agnes yang terus berusaha melepaskan tangannya dari pria itu gadis ikut membantu nya.
"mohon maaf mas , kalau bisa jangan kasar sama perempuan "
"dia layak di kasari wanita licik dan kotor seperti dia pantas untuk di kasari mbak"
gadis terdiam sejenak begitu mendengar perkataan pria itu .
"iya saya tau mas alangkah baiknya masalah di pecahkan dengan kepala dingin "
"manusia seperti dia gak akan pernah bisa d ajak dengan kepala dingin "
"astaghfirullah , tolong lepaskan tangan mbak Agnes atau saya teriak sekarang "
Tomi melihat ke arah gadis dan melepas kan tangan Agnes lalu pergi
"mbak Agnes gak papa ?"
ucap gadis meraih tangan Agnes yang masih kesakitan
"minggir lu gak sudah sok baik deh "
__ADS_1
timpalnya lalu pergi begitu saja .