
Pagi ini Yafet mengendarai mobil pribadi nya menuju ke kampus yang sudah beberapa hari ini tidak di kunjungi nya. Entah sudah berapa mata pelajaran yang ia tinggalkan.
Meskipun di kampusnya menyediakan asrama untuk mahasiswa luar negeri, tetapi Yafet lebih memilih untuk tinggal di apartemen pribadi yang jaraknya lumayan jauh dari kampusnya karena dengan tinggal di apartemen dia merasa hidupnya benar-benar bebas.
Yafet memarkirkan mobil nya di tempat parkir khusus mahasiswa yang ada di halaman belakang gedung kampusnya. Tampak di sana ada beberapa teman-temannya yang sudah menunggu kedatangannya. Teman Yafet ini berasal dari beberapa negara yang berbeda.
"Hei...bro..." ucap Jason, salah satu teman Yafet. Jason adalah mahasiswa keturunan Inggris.
"Akhirnya si playboy kampus ini sudah kembali hahahahhaha." seru David, seorang mahasiswa keturunan Amerika.
"Pasti dia akan kembali, dia tidak sabar mencari pengganti Selina, benarkan?" kata Lee, seorang mahasiswa keturunan Jepang.
"Dasar kau !! Aku kembali ke sini, karena dua hari kita akan ujian akhir. Aku harus selesaikan studi ku." jelas Yafet kepada ketiga teman nya.
"Wah....sejak kapan sang playboy ini jadi suka belajar. Kau bisa berhenti kuliah kapan saja, kau bisa pulang ke rumah ayahmu dan minta warisan. Kau tinggal minta salah satu hotel ayah mu. Bukankah begitu pewaris kerajaan bisnis Aksal?" seru David yang langsung memeluk pundak Yafet dengan satu tangannya.
"Awas kau." seru Yafet yang melayangkan tinjunya ke perut besar David dengan pelan.
Segera Yafet melangkahkan kaki nya menuju ke kelasnya di ikuti ketiga teman nya yang lain.
Yafet dan teman-teman nya memasuki kelas mereka hari ini. Tampilan Yafet yang sangat kasual, mengenakan kaos putih, celana jeans dan sepatu kets model terbaru tahun ini. Sontak kedatangannya di kelas, membuat setiap gadis terpana melihatnya, karena mereka sudah lama tidak melihat wajah pria keturunan Timur Tengah ini.
Para mahasiswi itu berbisik-bisik satu dengan yang lain.
"Kudengar dia sudah putus dengan Selina."
"Entahlah...tapi aku mau menjadi pengganti Selina di hati nya."
"Apa kau tidak tahu? Yafet banyak mengencani mahasiswi di sini. Dan hubungan mereka hanya bertahan paling lama tiga bulan."
"Hubungan nya dengan Selina adalah yang paling lama."
Yafet mendengar pembicaraan para mahasiswi yang duduk di belakangnya. Tapi pria itu hanya bersikap cuek dan sibuk mencatat setiap penjelasan dari dosen nya.
__ADS_1
"Kalau Yafet tidak mau dengan mu, lebih baik kau dengan ku saja. Berikan nomer ponsel mu padaku." goda Lee kepada salah satu gadis yang duduk di belakang mereka.
Sekitar dua jam, Yafet mengikuti kelas hari ini. Kemudian dia melangkahkan kaki nya keluar menuju ruang locker miliknya. Dia mengambil salah satu anak kunci yang ada di tasnya, dan membuka pintu locker nomer 511.
Tiba-tiba seseorang mencoba menahan pintu locker itu untuk terbuka, seorang gadis cantik bertubuh ramping dengan tinggi sekitar 175 cm dengan rambut sebahu berwarna hitam berdiri di samping Yafet. Dia adalah Selina, mantan pacar Yafet.
"Minggir kan tangan mu dari locker ku." ujar Yafet menatap tajam wajah Selina.
"Apa begini sapaan mu ketika bertemu denganku? Apa kau tidak merindukanku?" tanya Selina yang memindahkan tangan kanannya dari depan pintu locker ke dada bidang Yafet.
Seketika Yafet memegang tangan Selina dengan satu tangan nya dan tangan yang lain memeluk pinggang ramping gadis itu, mendekat kan tubuh gadis itu ke tubuhnya. "Apa ini yang kau inginkan?"
Selina tidak menghilangkan kesempatan ini, begitu Yafet memeluk pinggang rampingnya, dia dengan cepat mencium bibir Yafet dan mengalungkan kedua lengan nya ke leher belakang Yafet.
Ciuman dari Selina hanya berlangsung beberapa detik, kemudian Yafet melepaskan pelukan nya dan mendorong tubuh Selina agar menjauh dari nya. Dengan cepat Yafet mengunci kembali locker nya dan pergi meninggalkan Selina.
"Yafet......Yafet..." teriak Selina sambil berlari mengejar Yafet dan berkata dalam hatinya.
"Aku harus mendapatkan dia kembali. Yafet tidak boleh meninggalkan aku begitu saja."
"Yafet....kita perlu bicara."
"Tidak ada lagi yang perlu kita bicarakan. Hubungan kita sudah berakhir."
"Aku tau kau ini suka berganti-ganti pacar, sejak kita putus bulan lalu, aku belum melihatmu mendapatkan pengganti ku. Bagaimana kalau kita mulai lagi hubungan kita."
"Di kamus ku tidak akan pernah tertulis bahwa aku akan kembali pada mantan pacar ku. Keluar dari mobilku sekarang!!"
Selina menggeser tubuhnya dan mendekati tubuh Yafet. Tangan nya merangkul tangan kekar Yafet dan kepalanya ia sandarkan di bahu Yafet.
"Kenapa kau putuskan aku tiba-tiba, kau tau bahwa aku sangat mencintaimu. Aku bahkan sangat merindukan pelukan dan ciuman mu, sayang."
"Lepaskan tangan mu, hubungan kita sudah selesai, Selina."
__ADS_1
"Tapi kenapa, sayang?" tanya Selina dengan mendekatkan wajahnya ke wajah Yafet sedangkan jari lentiknya menyentuh wajah Yafet dengan lembut, menyentuh bibir Yafet dan turun ke dada Yafet. Tangan Selina mengusap dada bidang pria itu.
Yafet menyadari dirinya adalah pria normal, ia tidak tahan dengan godaan yang Selina berikan. Gadis itu sangat agresif. Aliran darahnya mengalir dengan kencang, dan syaraf di tubuhnya menegang. Pikiran liar saat dia bersama Selina terlintas di dalam kepalanya. Yafet menutup kedua matanya, dan menyandarkan kepalanya di kursi kemudi. Sementara tangan Selina masih berkeliaran menjelajah setiap inci tubuh Yafet yang masih memakai pakaian lengkap.
Sampai akhirnya Yafet sudah tidak tahan lagi, ia mendorong tubuh Selina dengan keras hingga tubuh gadis itu hampir terjatuh jika saja tidak ada pintu mobil di belakang tubuhnya.
"Cukup Selina !! Hentikan permainan gila mu!! Keluar kau sekarang !! pekik Yafet.
Akhirnya Selina keluar dari mobil Yafet dengan wajah merah padam, merasa dirinya telah di permalukan oleh Yafet.
Yafet menghela nafasnya dalam-dalam, kemudian melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang dan berkata dalam hatinya
"Akhirnya kucing betina itu pergi juga. Kenapa aku dulu mengejar gadis itu? Mungkin aku hanya menyukai bentuk tubuhnya yang seksi. Yah aku akui, tubuh Selina sangat sempurna dari atas sampai ke bawah. *Bahkan dibandingkan dengan Hazal, tubuh Selina jauh lebih sempurna.
"Tidak Yafet, kau sudah putus dengan nya. Bagaimana dengan Hazal*?"
Seakan ada dua suara yang berbicara di hati Yafet. Suara itu saling memberikan pendapat masing-masing tentang Selina dan tentang Hazal. Bagaimanapun dia tidak bisa mengingkari bahwa dia pernah menikmati kebersamaan yang intim dengan Selina, dan tiba-tiba dia memutuskan gadis itu, tanpa alasan yang jelas. Itulah sebabnya Selina yang tidak bisa menerima keputusan Yafet yang meninggalkan nya, selalu berusaha untuk mendapatkan pria itu kembali. Sebenarnya satu alasan sederhana dia memutuskan gadis itu adalah karena Yafet sudah bosan dengan nya. Sama seperti alasan dia memutuskan hubungannya dengan gadis-gadis yang lain, hanya karena dia bosan setelah mendapatkan gadis itu. Sudah tidak ada permainan yang menarik lagi baginya. Tapi karena hal itu banyak gadis-gadis yang patah hati karena perbuatan Yafet.
Bagaimana dengan Hazal?
Yafet merasa memiliki sebuah tantangan untuk mendapatkan Hazal. Dia tahu, Hazal bukanlah gadis yang gampangan, yang mudah bertekuk lutut dengan rayuan gombal nya. Karena itu Yafet berusaha mendapatkan hati gadis itu dengan sungguh-sungguh. Dia sadar, jika dia mempermainkan perasaan dan hati Hazal, dia akan berhadapan dengan singa penjaga Hazal yaitu orang tuanya sendiri.
❤️ Bersambung ❤️
Terimakasih buat para readers yang masih mengikuti kelanjutan kisah Dangerous Love ini 🤗 Jangan lupa beri dukungan buat aku melalui...
🤗Like
🤗Rate
🤗Komen dan
🤗Vote kalian
__ADS_1
Ikuti kisah selanjutnya di episode berikutnya 😘 Terimakasih 🙏🤗🙏