MANTIV

MANTIV
● Mantiv(13)


__ADS_3

setelah berurusan dengan bar. Yoongi dijemput oleh Echan. Mereka pun tiba dikantor kepolisian dan merundingkan hasil penyelidikan mereka.


“aku sudah menyerahkan foto itu, mungkin Malam nanti hasilnya sudah keluar” ucap Echan sambil mengunyah makanannya.


“bagus...aku juga sudah mendapat beberapa petunjuk..besok panggil Nona Zahra untuk menyelesaikan masalah ini” ucapnya.


“secepat ini..ku pikir akan memakan waktu tiga hari”


“mungkin memang akan menjadi 3 hari, apa lagi Laura dan Siska masih belum ditemukan”


“apa menurutmu dia benar-benar diculik?” tanya Echan.


“tidak...mungkin ini hanya kesalahpahaman saja” Jawab Yoongi.


“apa maksudmu kesalahpahaman.....” Echan ingin bertanya lebih dalam, namun tiba-tiba dirinya teringat akan sesuatu.


“eh..Yoongi...apa benar Kak Za sudah bertunangan dengan keluarga Alex?” tanya Echan. Mereka berdua tidak mengunjungi acara keluarga besar itu. Karena mereka menolak ajakkan dari kakek mereka.


“sepertinya....soalnya Ibu memberitahuku bahwa Kak Za memang sudah menerima tunangan tersebut” Yoongi membenarkan ucapan Echan.


“waah..siapa yang beruntung mendapat Kak Za kita ya” ucapnya


Yoongi hanya terdiam memikirkan siapa orang yang beruntung tersebut. Kenapa dibilang beruntung, karena Za adalah orang yang langka ditambah orang yang mencintai dengan tulus, dan lagi dirinya merupakan cucu pertama serta anak tunggal dari pasangan yang memiliki sejarah indah dalam kisah percintaan mereka.


Ibu dan Ayah Za memang tidak pernah mereka ketahui bentuk wajahnya apa lagi Za sendiri. Selain itu keluarga besar memberitahukan bahwa Ibu dan Ayah Za ini merupakan pasangan yang memiliki kisah cinta luar biasa, perjuangan yang kuat.


Dan lagi diantara para cucu yang paling penurut adalah Za, walau sifatnya cuek,dingin dan berwajah datar. Tetap saja akan patuh pada paman dan bibi serta kakeknya. Jadi pasti beruntung bagi wanita itu yang mendapatkan pria penurut seperti Za ini.


Memikirkannya lagi, Yoongi sempat berpikir hal lain. “apa menurutmu Paman dan Bibi kedua setuju dengan pertunangan itu?” tanyanya.


Echan memikirkan ucapan Yoongi. Ia menjawab “kakak benar, Paman dan Bibi kedua tidak mengikuti acara besar tersebut, mereka jelas tidak setuju, apa lagi mereka juga orang yang menjadi pengasuh untuk Kak Za..pasti mereka juga lah yang menentukan siapa yang berhak bersanding dengan kak Za.....waah ini benar-benar hubungan yang sulit”


Yoongi mengangguk. Mereka berdua sama-sama berdoa untuk tunangan Kak Za mereka agar bisa bertahan sampai paman dan bibi kedua menyetujui hubungan pertunangan ini dan berharap tidak ada orang lain.

__ADS_1


-


Hacuh.....ha..hacuh....


Evita mengusap hidungnya dengan kasar. Inul dan Nabila yang berada diruangan Evita hanya memasang wajah kebingungan sedangkan Sebastian memberikan tempat tisu untuk diambil oleh Evita.


“terimakasih” ucapnya sambil menarik tisu dari tempat tisu. Sebastian hanya mengangguk.


“huh...siapa yang berbicara tentang ku lagi” ucapnya sambil memasang wajah sedikit kesal.


Inul dan Nabila hanya tersenyum sambil mengeleng pelan.


“baik..aku titip perusahaa ini bentar, aku ada keperluan dikota Q, ku harap tidak terjadi apa pun” ucap Evita.


Inul dan Nabila mengangguk.


Kali ini Evita menghadiri rapat besar antar perusahaannya. Ia diam-diam mendirikan sebuah perusahaan produk buatannya. Yaitu susu sarang wallet. Perkembangan perusahaannya sangat pesat apa lagi dirinya bekerja sama dengan beberapa perusahaan luar.


Jadi sebagai CEO perusahaan tersebut, rapat tahunan yang diadakan hanya setahun sekali harus ia hadiri. Apa lagi mengingat ada jasa-jasa orang-orang baik dalam perkembangan usahanya. Sungguh dirinya tidak tega mengabaikan rapat penting itu.


Mereka pun berangkat mengunakan Mobil pribadi milik Evita sendiri dengan warna hitam pekat yang benar-benar tampak suram. Meski ada Mobil keluarga, ia memilih untuk mengunakan Mobil pribadi yang ia beli dengan sahabatnya.


Sebenarnya koleksi mobil mereka banyak, tapi yang sering dipakai mobil yang dibeli patungan oleh mereka saat kepepet.


Raja yang melihat kepergian Boss besar itu terkagum dengan perlakuan karyawan kantor. Dimana mereka memberikan sapaan dan ucapan keselamatan untuk Boss mereka walau Evita sendiri hanya mengangguk seperti tidak menghiraukannya.


Tapi semua karyawan disini, sudah diberi suasana kebahagiaan, dan kekeluargaan, sehingga mereka merasa bahwa boss mereka ini bukan hanya sekedar boss melainkan juga seorang kepala keluarga yang luar biasa. Jiwa pemimpinnya juga mengalir kepada karyawan, selain itu Intari dan Amelya adalah orang kedua yang juga memiliki jiwa kepemimpinan, dan jiwa keramahan mengalir ditubuh dua orang ini, jadi suasana kantor tidak sunyi atau kaku.


Raja banyak belajar dalam beberapa bulan, apa lagi dirinya sadar bahwa semua orang disini, walau mereka tahu bahwa jabatan penting tetapi untuk urusan yang berhubungan dengan semua, mereka bagaikan keluarga yang utuh dengan penuh kebahagiaan. Raja penasaran siapakah yang pertama kali mendirikan perusahaan detektif ini lalu siapa yang merengkut Evita, Intari, Amelya, Inul dan Nabila yang dikenal sebagai detektif tingkat tinggi.


Setelah kepergian Evita. Semua kembali normal, Inul dan Nabila melanjutkan tugasnya, sedangkan Raja karena Intari menjalankan misi, ia hanya bisa kembali keruangannya dan mencari pekerjaan yang mungkin bisa ia kerjakan.


-

__ADS_1


Suasana dikediaman keluarga besar Zhan sedang dilanda mendung dengan awan hitam yang tidak berapa lama lagi mengeluarkan petir.


Za yang duduk di tengah ruangan karena saat ini adalah momen perdebatan antara paman dan bibi keduanya, lebih tepatnya orang yang mengasuh dirinya. Dan juga ada 3 kakeknya yang sedang duduk didepan Za.


“Ayah....kami tidak setuju dengan pertunangan Za ini “ucap Bibi kedua.


Kakek pertama menjawab “apa hak mu tentang hal itu, ini keputusanku” Kakek kedua dan Kakek ketiga mengangguk sambil mengelus jangut mereka yang tidak terlalu panjang.


“tapi..Ayah, bukannya tujuan awal pertemuan dengan keluarga Alex ini adalah pertunangan Cucu Kedua yaitu Akbar. Kenapa Malah menjadi Chen* yang diikutkan” ucap Paman kedua.


*Chen nama panggilan khusus untuk Za dari bibi dan paman keduanya dan Kakeknya.


Kali ini kakek Kedua berbicara, “bagaimana pun kami setuju dengan pertuangan itu, dan Za sendiri tidak menolaknya”


Paman dan Bibi kedua melihat kearah Za yang hanya tunduk tidak bergeming.


“Tidak Ayah dan Paman...Za anak penurut, apapun keinginan kakeknya pasti ia turuti” Bibi keduanya berhenti sejenak. Ia pun melanjutkan “jadi sudah pasti ia akan menurut saja apa yang diucapkan dan diinginkan olehmu”


“Baiklah...karena kalian terus tidak menyetujuinya, maka aku memutuskan untuk memberi waktu selama tiga bulan ini, Za akan menghabiskan waktunya dengan Cucu pertama dari Alex, jika memang tidak ada kecocokan pertunangan dibatalkan” Ucap Kakek pertama untuk mengakhiri rapat tersebut.


Semua pun terdiam, termasuk Za sendiri. Dirinya seperti merasa sedikit bebas, tapi sedikit tertekan. Bebas karena kalau pertunangan dibatalkan dirinya tidak perlu menikah dan tertekan karena ia harus bersama gadis yang tidak ia ketahui wajahnya seperti apa selama 3 bulan lagi. Sungguh Malang nasibnya, sudah tidak mencintai orang tersebut sekarang dipaksa bersama.


Namun Paman dan Bibi kedua tidak puas dengan keputusan itu. “tidak!” tolaknya keras.3 Kakek yang ingin beranjak dari duduk mereka, kembali duduk.


“ada apa lagi?” tanya Kakek Ketiga.


“aku tidak menyetujui keputusan ini, lebih baik kita percepat saja, dalam 3 hari” usul Bibi kedua.


3 Kakek itu pun hanya bisa pasrah dengan keputusan dari Anak kedua mereka. Karena jiwa keibuan dan ketidaktegaan mereka begitu kuat pada anak asuh dari Kakak pertama mereka.


Maka telah diputuskan oleh keluarga Zhan, bahwa Evita harus bertemu dan menjalankan kencan dengan Za agar bisa memutuskan perhitungan pertunangan mereka. Dengan keputusan yang sudah bulat, maka dengan cepat. Keputusan itu sampai dikediaman keluarga Alex dan sampai ketelinga Evita yang baru saja tiba di kediaman ketiganya.


“apa lagi ini” benak Evita setelah mengakhiri panggilan dari orang tuanya.

__ADS_1


...****************...


Jangan Lupa Like and Comment😊


__ADS_2