MANTIV

MANTIV
● Mantiv(98)


__ADS_3

Derja Jamesta tak bisa fokus terhadap perkerjaan yang dilakukan olehnya. Pikirannya masih kalut dengan kejadian waktu itu. ia merasa tindakkannya salah. Ada yang harus ia lakukan.


Seharusnya saat itu ia ingin mengungkapkan isi hatinya. Tapi ia takut, takut akan berakhir dengan hubungan yang asing.


“Apa yang terjadi kepadamu?”tanya Ravel manager Derka yang telah lama bersama.


“Tak apa..aku hanya merasa lelah...apa jadwal hari ini?”tanya Derka. Ia menatap kearah jendela luas yang mengambarkan indahnya kota A saat ini. Ia masih berada dikota ini, karena ada beberapa proyek yang akan melakukan kerja sama dengannya.


“Tak ada..hari ini free..kita akan melakukan perjalanan kekota Q beberapa bulan lagi..persiapkan dirimu”ucap Ravel yang sebenarnya penasaran dengan perubahan Derka. Semua wanita menyodorkan diri tapi Derka tak menyukai mereka sama sekali.


Ravel pernah bertemu dengan tiga wanita yang ia masih penasaran apa status mereka hingga Derka begitu menghormati bahkan menyuruhnya untuk ikut menghormati juga.


-


Mavin Vintorin yang kembali ke Amerika dengan cepat. Ia telah menemukan jawaban yang sebenarnya. Dan kali ini ia kembali kekota A. tujuannya adalah mencari tahu kenapa Andre memutuskan untuk kembali.


Mavin Vintorin tahu bahwa Andre menjadi saudara angkat dengan Evita. karena ia berhasil membobol riwayat kehidupan Evita. meski hanya beberapa yang didapatkan olehnya.


Selain rasa sakit dihati. Mavin sekali lagi harus menghadapinya. Karena ia tak ingin kehilangan Evita. meski Evita sudah menjadi milik orang lain. Mavin Vintorin akan tetap mencintai Evita sampai orang lain datang mengantikannya.


Jujur saja Mavin tak siap. Sudah bertahun-tahun bersama Evita. meski ia sekarang mengingat. Wanita yang disentuhnya bukanlah Evita. lebih tepatnya saat Evita memanas. Mavin tak melakukan hubungan intim karena ia tak ingin Evita merasa bersalah. Tapi percuma Mavin tetap beransumsi bahwa Evitalah yang ada dibawahnya saat ia merasakan obat yang memanas ditubuhnya.


Mavin tak mengetahui bagaimana bisa obat perangsang masuk dalam dirinya. Ditambah berakhir bertemu dengan Evita orang yang menarik perhatiannya saat berbalapan.


-


Dibandara yang kini akan melakukan penerbangan. Mavin Vintorin mengunakan pesawat umum untuk satu tujuan dengan Andre yang bersama Yuda. Anak buahnya.


Mavin sedikit penasaran. Apa hubungan Yuda bersama Adik yang entah ibu keberapa.


“Ku harap ia tak melakukan sesuatu terhadap Evita”benak Mavin Vintorin. Ia ingin melangkah menyusul Andre yang ingin masuk kedalam pesawatnya.


Namun....


Bruk!!!


“Huaaaaa!!!!...Hiks...Hiksss..Hiksss”mata Mavin Vintorin menyusut melihat seorang anak kecil yang berusia 5 tahun tengah menangis karena menabrak dirinya.


“Berhenti berlari sayang...Ibukan sudah bilang...ayuk sini”datang seorang Wanita yang mengunakan pakaian santai dengan wajah yang membuat Mavin makin membelak.


“Maafkan putraku”ucap Wanita itu yang menatap kearah Mavin. Pandangan keduanya saling bertemu dan berhasil membuat Wanita itu langsung menunduk dan melangkah pergi tanpa sepatah kata pun.


Mavin Vintorin yang melihat kepergiannya ingin mengejar wanita yang ia kenali. Tapi langkahnya terhenti karena pesawat yang akan digunakan olehnya akan melakukan penerbangan.


“SIAL!!!”guman Mavin Vintorin.


-


“Yelina...Merlina”ucap Wanita yang dikenal oleh Yelina dan Merlina sebagai maniak eksperimen.


“Ada apa?”tanya keduanya. Wanita itu langsung melemparkan sebuah koran yang mengatakan dimana Merlina tengah dicari-cari.


“Apa yang ingin kau lakukan dengan berita ini?”tanya Merlina. Ia sebenarnya ingin bebas. Apa lagi sekarang ia perlu berkumpul dan reunian bersama Teman-temannya.


“Kembalilah kalian berdua seperti biasa...Aku akan melakukan rencana yang tepat untuk bertemu dengan hasil eksperimen sempurnaku”ucap Wanita itu yang langsung pergi.


“Bersiaplah untuk kembali”ucap Wanita itu lagi setelah pintu tertutup.


“Apa yang ia rencanakan?”tanya Merlina. Tak habis pikir, akhirnya mereka bisa bebas. Meski tak tahu akan semudah ini.


“Kita disuruh kembali...hahah aku tak setuju, aku akan melakukan sesuatu kepada Evita ini”ucap Yelina yang melangkah kelemari miliknya untuk menyiapkan pakaiannya.


“Kau masih ingin membunuhnya?”tanya Merlina.


“Memang..itu tujuanku, kau juga bukannya punya keinginan untuk membunuhnya kan?”tanya Yelina. Merlina mengangguk. “Aku memang menginginkan hal itu, tapi Aku ingin menjatuhkannya dulu...untuk sekarang pasti Ayahku telah melakukan sesuatu yang besar”

__ADS_1


-


Evita,Intari dan Amelya memulai hari dengan perasaan yang gundah. Karena mereka mendapatkan undangan dadakkan.


“Baru saja Karyawan kita pergi..sekarang sesuatu terjadi lagi”keluh Intari. Tak habis pikir sekali lagi mereka tak henti-hentinya menerima masalah.


“Undangan apa itu Evita?”tanya Amelya. Saat ini yang tersisa diperusahaan Detektif hanya mereka bertiga, bersama seketaris, Nabila dan Suami mereka.


“Undangan tentang pengusaha 10 yang menguasai kota A”ucap Evita. undangan bertulisan emas tengah melakukan suatu pertemuan besar.


“Apa yang di inginkan oleh mereka?”tanya Intari. Mereka tak pernah menghadiri ini. Karena pertemuannya selalu berakhir virtual. Ditambah yang selalu hadir bukan mereka. melainkan orang suruhan. Karyawan mereka sendiri.


“Mereka ingin membahas sesuatu yang tak bisa disampaikan”jawab Evita. Amelya mengerutkan alisnya. “Sial...siapa yang melakukan pertemuan itu?”tanya Amelya dan Evita lagi-lagi menjawab “Pengusaha ke 10 yang menginginkan pertemuan dilakukan tanpa virtual sama sekali”


Intari dan Amelya terdiam dengan berita tersebut. Nabila dan Raja tak bisa mengatakan apa-apa. Karena mereka tak tahu masalah ini.


Sebastian yang ada dibelakang Evita mengajukan pendapat. “Aku saja yang datang”ucap Sebastian.


Evita terteguh sesaat. Ia pun mengeleng. “Tidak Sebastian...kau sudah membantu hal ini...tak perlu melakukannya lagi...”


Intari dan Amelya dibuat kaget dengan ucapan tersebut. “Evita...apa maksudmu, kau ingin mengungkapkan margamu?”bertahun-tahun menyembunyikan dua marga. Dan sekarang keputusan diambil.


Raja terteguh mendengar kata dua marga. Ia menatap kearah boss utama yang mengangguk menjawab ucapan Intari. “Sudah saatnya Intari...karena sekarang bersembunyi percuma...biarkan ini menjadi peperangan yang tak ada hentinya”


Intari dan Amelya terdiam mendengarnya. Memang ada benarnya. Tak mungkin mereka akan berdiam diri dan terus bersembunyi. Sudah saatnya siap untuk menghadapi apa yang ada didepan mata.


“Baiklah...jadi kapan pertemuan itu?”tanya Intari kepada keturunan Marga Kim yang sebenarnya. Evita langsung menjawab “Malam ini”ucapnya.


Final sudah rapat mereka. karena malam ini Evita akan datang kepertemuan sepuluh pengusaha yang diadakan disebuah peusahaan ternama keluarga Zhan. Yeah tak bisa dipungkiri Evita akan bertemu dengan keluarga Zhan ini.


-


Za menatap datar kearah undangan yang didapat olehnya. Undangan itu dikirimkan oleh orang kepercayaanya.


“Apa yang dilakukan pengusaha bodoh ini?”benak Za. Baru saja ingin menikmati kebahagiaan. Sekarang banyak yang menganggu dirinya.


“Kak Za..apa yang ada ditanganmu?”tanya Echan yang meletakkan secangkir teh hangat untuk Za. Yoongi juga datang dengan membawa minuman yang diinginkan olehnya.


“Ada perjamuan yang akan dilakukan malam ini..”ucap Za yang membuat Yoongi dan Echan menatap kearahnya.


“Pertemuan apa itu?”tanya Yoongi. “Pertemuan antara pengusaha kota A....yang datang pasti kakek...”ucap Za yang tersendat.


“Apa Kakak Ipar akan ikut” resmi sudah panggilan Evita yang dulu sering dipanggil Kakak Ipar padahal menikah saja belum. Tapi sekarang Evita resmi bahkan legal menjadi kakak ipar mereka.


“Tentu saja ia akan ikut..karena keturunan Kim hanya dirinya”Za yang dulu sangat mencintai Evita tahu betul marga Evita tak tangung-tangung dua. Bahkan sekolah saja harus bungkam untuk seorang gadis yang kini adalah istrinya sendiri.


“Jadi...apa Kakak akan menemani Kak Ipar?”tanya Yoongi yang menatap lagi kearah Za. Za mengangguk, ia tak ingin orang menyakiti Evita. Hanya bagaimana caranya agar Keluarga Zhan tak curiga kepadanya.


-


Seperti yang dijanjikan. Seluruh pengusaha datang dengan mobil mewah bersama para bawahannya. Kali ini pertemuan diadakan dengan tatap muka meski masih mengunakan topeng untuk menutupinya.


Awak media yang tak ingin ketinggalan sudah dari sore menunggu diperusahaan salah satu milik keluarga besar Zhan.


Semua turun sampai tiba giliran yang dinanti. Pengusaha 3 dan 2 datang bersamaan. Hal ini tak luput dari pandangan semua orang.


Apa lagi keluar dua gadis yang berhasil membuat pengusaha dari kejauhan terkejut. Karena yang datang dua gadis dengan tampang yang berbeda.


Hawa dingin dan suram memasuki kulit mereka. bahkan yang ingin menatap langsung menundukkan kepalanya.


Evita yang datang bersama Suaminya sendiri hanya bisa mengembalikan topeng yang ingin dipakai olehnya. Topeng yang selalu menutupi wajahnya dari segala yang ada.


Malam ini Evita akan membuat pengusaha yang melakukan pertemuan ini bisa bungkam atau berada dibawah kendalinya. Meski ia tak tahu bagaimana nanti jadinya.


Memasuki area yang luas. Klip cahaya benar-benar menyilaukan. Hingga tiba didalam ruangan yang penuh dengan orang-orang berjas dengan jabatan yang tak main-main.

__ADS_1


“Akhirnya.....yang dinanti datang juga”ucap seseorang yang melangkah mendekati Evita. tapi langsung terhalang oleh seorang pria yang mengunakan masker dengan kaca mata hitam. Ia melindungi Evita. Evita sedikit tersenyum melihat tingkah Suaminya yang menjadi bodyguardnya sekarang.


Sebenarnya Evita menolak, tapi karena merasa bahwa tangung jawab Za benar-benar tulus. Ia pun mengijinkan Za berada disampingnya.


“Senang bertemu anda”ucap Evita dingin yang melangkah kekursinya.


Semua pengusaha dibuat terdiam dengan Evita duduk dikursi kedua sebagai pengusaha kedua yang diam-diam ditakuti oleh orang-orang.


“Hah...pengusaha 10 benar..kalau pengusaha 2 dan 3 hanya seorang remaja biasa...kita bisa menundukkan mereka”


“Setuju..setidaknya mereka bisa melindungi kita”


Bisik membisik, yang hanya bisa didengar oleh mereka sendiri. meski begitu wajah puas mereka terlihat. Evita sudah lama memikirkan ini. Dan ini pertama kalinya ia turun tangan bahkan menunjukkan diri.


Pengusaha ke 10 berdiri untuk memulai rapatnya. Karena pengusaha ke 1 mengskip tak ikut dalam pertemuan. Za yang ada disana sedikit bingung, apa yang membuat kakeknya tak bisa datang?.


“Terimakasih telah datang kepertemuan dadakkan ini...jujur saja Aku sangat merasa tak enak mengundang kalian secara langsung tanpa melakukan pertemuan virtual”ucap pengusaha ke10 yang memulai aksinya.


Evita terdiam mendengarkan sambil menompang dagu untuk melihat kedepan. Wajah angkuh terpampang jelas dalam auranya.


“Katakan saja apa tujuanmu”ucap Pengusaha ke 3 yang ada disamping Evita. wanita yang melipat kedua kaki dengan duduk bersandar memandang kedepan. Hal ini berhasil menarik perhatian para pengusaha yang lain.


“Luar biasa aura pengusaha ke 3..tapi ini masalah bersangkutan dengan kita juga”jawab pengusaha ke 7 yang berdiri dengan membungkuk.


Pengusaha ke 3 hanya melambaikan tangannya, untuk menyuruh melanjutkan. Semua kembali fokus.


“Pertemuan kali ini adalah permintaan tulus dariku..aku ingin mencari putriku...Merlina..ia saat ini tengah diculik oleh seorang mafia...aku memperlukan bantuan kalian”ucap Pengusaha ke 10.


Evita yang mendengarnya terdiam. “Bagaimana bisa pengusaha ke 10. Pertemuan ini malah membahas tentang putrimu..itu tak termasuk. Masalahmu ya itu masalahmu, jangan gabungkan dengan urusan para pengusaha..itu semua masalah pribadi”ucap pengusaha ke 5 yang tak terima pertemuan dijadikan sebagai mainan.


“Tenanglah Tuan..aku tahu ini adalah masa pribadi..tapi kali ini, masalah ini bersangkutan dengan marga Kim...karena Putriku mengundang dirinya datang”tanpa basa basi pengusaha ke 10 menyampaikan rasa kesalnya sambil menatap kearah Pengusaha ke 2.


Evita yang ditatap hanya memandang datar. “Aku yang salah?..huh...merepotkan”benak Evita.


Ia berdiri dan menjawab ucapan Pengusaha ke 10. “Aku tak datang keacara ulta putrimu...jika memang aku diundang, undangan yang mana yang datang kepadaku”


Semua langsung terdiam. Pengusaha ke 10 langsung kembali bicara “Justru karena itulah, bisa saja Anda melakukan sesuatu yang lain”


“Kuno sekali pikiran anda pengusaha ke 10..bukannya urusan ulta dan pribadi ini tak bersangkutan sama sekali...apa yang anda pikirkan?”ucap pengusaha ke 8 yang dibuat kebingungan.


“Mungkin tak ada yang memahaminya..tapi Putriku sangat menganggumi Pengusaha kedua hingga ia menginginkan anda untuk bisa datang...”belum sempat melanjutkan pengusaha ke3 angkat tangan.


“Pertemuan yang membosankan. Jika memang masalah ini berurusan dengan yang bersangkutan, kenapa melakukan pertemuan..urus saja dengan cara masing-masing”


Pengusaha ke 10 tersebut. Ia membuka tangannya. “Justru itulah yang ku harapkan...maka tak masalah ada pertumpahan darah disini?”


Ruangan yang digunakan berhasil dikepung oleh berbagai senjata yang ada. Za yang menyadarinya langsung mendesak kesal. Kenapa perusahaan yang satunya ini mudah sekali dimanupulasi.


“Bagaimana pengusaha ke 2 dan ke 3...apa kalian bersiap untuk Menerima kematian kalian disini?”tanya Pengusaha ke 10.


HAHAHAHAHAHAH


“Tak jelas sekali”ucap Pengusaha ke 4 yang berdiri mendekati Pengusaha ke 10. “Kau ini bego atau apa?...kau membawa kami untuk menghabisi dua pengusaha yang sudah diperingatkan tak bisa kau sentuh”


Pengusaha ke10 menatap bingung dengan apa yang diucapkan. Ia memandang kearah pengusaha yang lain yang bahkan tak bergerak sama sekali. Lebih tepatnya tak memperdulikan pengusaha ke 10.


“Apa..Apaan ini...Kalian seharusnya mendukungku?”ucap pengusaha Ke 10.


“Pengusaha ke 10..jika ingin menaikkan jabatan..seharusnya anda cukup berkerja sama..tapi percuma..anda benar-benar orang tua yang merepotkan”ucap Pengusaha ke 9 yang mengeluarkan pistol kearah kepala Pengusaha ke 10.


“Apa yang kau lakukan?”pengusaha ke 10 mundur perlahan.


“Bukannya kalian harus melindungi diriku...kenapa malah melindungi mereka”ucap Pengusaha ke 10.


Pengusaha yang lain hanya memandang datar kearah Pengusaha ke 10 yang tak tahu apapun.

__ADS_1


“biar ku katakan...siapa yang menyentuh pengusaha 2 dan 3..maka akan langsung berhadapan denganku..itu adalah pesan dari pengusaha ke 1. Yang berarti tak ada siapapun yang mengijinkan semua orang menyentuh pengusaha 2 dan 3..”jelas pengusaha ke 7.


__ADS_2