
waktu terus berjalan, kehidupan terus melesat. Begitulah keadaan sekarang. Satu tahun telah dilalui.
Evita, Indah dan Amelya makin tererat dalam sebuah sumpah saudara. Kedekatan mereka tak bisa dibilang hanya sebatas Sahabat. Jika orang melihat mereka bersama, maka mereka akan menduga bahwa ketiganya saudara yang sangat kental. Karena kedekatan mereka.
Sekolah tentu saja telah dilalui, Kekasih mereka telah lulus dan melanjutkan pendidikan mereka didunia kepolisian. Bagaimana dengan detektif, tentu saja semua berjalan lancar. Kasus yang dihadapi selalu mereka selesaikan dengan mudah.
Evita,Indah dan Amelya mulai terlihat seperti gadis, jadi tak heran ketiganya banyak menarik perhatian laki-laki. Sehingga kekasih mereka makin posesif terhadap mereka.
Seperti sekarang, mereka bertiga tengah liburan ditaman hiburan. Tentu saja kekasih mereka ikut. tak ingin tinggal diam pokoknya.
“Waahh...Wellcome gaessss”Ucap Indah yang melangkah keluar dari mobil box dengan wajah gembira. Ia mengenakan topi bucket dengan style hoodie abu-abu dan celana kulot yang sangat pas untuk kaki jenjangnya. Ia telah tambah tinggi sekarang.
“Wellcome kepala elu...Sana ganggu pemandanganku aja”ucap Evita yang baru keluar dari mobil, ia mengenakan kaca mata hitam, dengan topi bucket berwarna biru malam. Mengenakan baju blouse berwarna senada dengan topinya. Dan celana jeans yang menunjukkan jenjang kakinya itu. tentu saja Evita juga bertambah tinggi. Meski masih tinggi Indah.
Amelya keluar dengan menghirup nafas yang segar. Ia mengenakan topi yang sama berwarna coklat. Ia mengenakan baju oversize berwarna hitam dan celana kulot berwarna coklat.
Tampilan ketiganya benar-benar sangat menarik perhatian. Tentu saja baju yang berwarna itu sama dengan baju kekasih mereka. jika Indah mengenakan hoodie berwarna Hitam, maka Yoongi juag mengenakan hoodie dengan warna yang sama. Sedangkan Evita yang mengenakan baju berwarna biru malam, maka Za juga mengunakan baju dengan warna yang sama. Dan Amelya serta Echan tentu saja sama.
Melihat mereka sudah dipastikan bahwa yang datang tidak jomblo, mereka memilik pasangan ya, pa.sa.ngan.
“Kita masuk...aku telah memasan tiketnya”ucap Echan yang kini mengandeng Amelya. Amelya tentu saja membalasnya. Mereka melangkah terlebih dahulu.
“Pegang tanganku...”ucap Indah kepada Yoongi yang langsung dianggukkan oleh Yoongi. Mereka menyusul pasangan Amelya dan Echan itu. ooh ya Indah dan Evita telah memberi gelar baru untuk Amelya dan Echan. Yaitu Ischan yang berarti istri Echan. Karena hubungan Amelya dan Echan melebihi kata pacaran. Tapi bukan berarti mereka tinggal serumah. Yang dimaksud istri Echan ini, karena Amelya begitu perhatian, seperti menyiapkan makan siang. Dan menyuruh bawahanya mengantar untuk Echan. Jadi seperti sepasang suami istri lah. Berbeda dengan Indah dan Evita.
Mereka mah bodoamat. Kalau kekasih mereka lapar, ya disuruh makan. Atau beli. Yeah jangan ditanya masakkan mereka. mereka bisa masak, Cuma ya itu saja kadang asin, kadang manis. Jadi dari pada bermasalah mereka memilih untuk tidak memasak sama sekali.
Za mengandeng langsung Evita tanpa berbicara, tapi Evita melepaskan tangannya. “Za....tak usah mengandengku, hahah Ayuk masuk”Evita mendorong kekasihnya itu. meski hubungan mereka lah yang terbilang tak terlalu dekat. Tapi cinta mereka sudah jatuh terlalu dalam. jadi yeah mereka masih harus mencoba memahami dan saling percaya satu dengan yang lain.
Tiga pasangan itu pun masuk kedalam taman hiburan yang penuh dengan wahana bermain. Dan juga penuh dengan bermacam-macam orang-orang yang ada.
Bagi yang bertanya-tanya bagaimana dengan Rita,Ninta dan Narti, semenjak mereka tahu bahwa Indah,Evita dan Amelya kekasih cowok yang mereka kejar. Mereka tak bergerak lagi. tapi tak ada yang tahu, hanya ketidak pedulian untuk ketiga gadis yang langsung melupakan siapa yang menjadi musuh mereka sendiri.
“Eh kita pergi kemana dulu nih?”tanya Indah yang kini berhenti ditengah-tengah wahana. Evita dan Amelya juga berhenti.
“Bagaimana dengan Perahu Ayun dulu...dimulai dengan yang santai dulu lah”usul Amelya sambil menunjuk wahana yang tak jauh dari mereka. Indah dan Evita melihat dan sambil berpikir.
“Baiklah”ucap keduanya. Mereka pun melesat kesana. Tentu saja menarik kekasih mereka. bodoamat kekasih mereka suka apa tidak, yang pasti mereka harus ikut saja pokoknya.
Setelah mendapat giliran, masing-masing duduk dengan pasangan mereka. Indah dan Yoongi berada dibarisan yang paling depan, Amelya dan Echan berada dibarisan tengah dan Evita serta Za berada dipaling belakang.
Wahana pun mulai bergerak. Mengayunkan perahun perlahan. Dengan perlahan dan mulai menaikkan kecepatan. Hingga mereka mulai merasakan terombang ambing kedepan dan kebelakang.
“Gilaaaaaa”Indah teriak dengan suasana yang mencengkam. Berbeda dengannya, Amelya malah membayangkan yang tidak-tidak.
“Eh Echan..ini engak putus kan..maksudnya perahunya engak jatuh kan”ayunan makin kuat, suara Amelya terpendam dalam teriakkan orang-orang. Echan yang merasa ia dipanggil, melihat kearah Amelya tapi...
Cub
Keduanya membelak. Mata mereka saling bergemetar. Baru kali ini hal ini terjadi, yeah meski hanya cium pipi. Tapi kaget lah. Mana Amelya saat ini tengah takut. Membuat Echan kembali sadar dan mengenggam tangannya dengan erat untuk membuat Amelya tenang.
Kalau kedua orang dalam situasi seperti itu, berbeda dengan Evita yang memasang wajah datar. Ia tak merasakan apa-apa saat ini.
__ADS_1
“Apa kau merasa ingin muntah?”tanya Za dengan berbisik. Evita mengeleng. Ia tak sedang mual, tapi hanya tak menikmati karena disamping kekasihnya ada dua wanita yang memandang dan mencari perhatian kekasihnya. Ingin deh matanya ditusuk pakai pulpen. Kalau bisa.
Setelah waktu bermain habis. Tiga pasangan itu pun turun dengan masing-masing menunjukkan wajah yang berbeda-beda.
“Keren...Evita..Amelya, kalian merasakannya, itu sangat keren..serasa dilempar”ucap Indah dengan girangnya. Ia bahkan mengangkat tangan Yoongi untuk ikut senang dengannya.
Evita dan Amelya yang melihatnya hanya menatap datar. Amelya tak ingin main itu lagi, ia memikirkan mainan yang lebih aman untuknya. Kalau Evita, ia memikirkan bagaimana caranya agar simuka talenan tak diperhatikan orang-orang.
“Sekarang ingin bermain apa?”tanya Yoongi. Indah yang mendengar pertanyaan itu langsung menunjuk salah satu wahana yang lain. yaitu wahana Hysteria. Wahana yang akan membawamu naik dengan cepat dan menjatuhkanmu juga dengan cepat. Jadi jantungmu akan diuji. "Wahana Hysteria"Ucap Indah.
Amelya tak melihat wahananya. Ia mendengar namanya merasa itu aman-aman saja. Jadi ia mengangguk. Sedangkan Evita menyuruh mereka duluan dan menarik kekasihnya untuk mencari topeng agar menutupi muka kekasihnya.
Setibanya diwahana. Mereka berkumpul sambil menunggu Evita. tak lama Evita datang dengan Pria asing. Ia asing karena Pria itu mengunakan topeng dibagian matanya. Tapi itu malah membuat ia makin mencolok.
“Evita.....kenapa Za kau buat seperti itu” tanya Indah sambil menatap kagum kearah Za. Yeah Za terlihat lebih tampan. Menyadari hal itu membuat Yoongi menutup Mata Indah.
“Kak Za..lepaskan topeng itu”ucap Yoongi.
Echan juga begitu, ia mengangguk dengan tangan yang menutup mata Amelya. Evita yang melihat kedua sahabatnya itu langsung melihat kearah Za. Dan ia kaget ternyata semakin tampan kekasihnya ini. Ditambah dari tadi mereka diikuti oleh para gadis yang mengambil gambarnya.
“Sial”Gerutuk Evita. ia memilih untuk langsung naik wahana dan meninggalkan Za yang kaget dengan kepergiannya. Topeng itu pun terlepas. Za menyusul Evita dan duduk disampingnya.
Indah dan Amelya juga duduk dengan pasangan mereka yang pasti. Namun Amelya yang duduk merasa kejangalan. Kenapa ia merasa tertipu akan sesuatu.
Saat wahana mulai diajak bermain. Wahana itu mengangkat perlahan sampai...
“Waaaaaaahhhhhhhh”Amelya kaget, langsung teriak paling dahulu karena merasakan pandangan yang terlempar keatas dengan cepat. Echan yang ada disampingnya ikut kaget, ia memegang tangan Amelya.
“Aduh mati..aku”guman Indah menutup matanya dan hanya bisa merasakan. Sekarang ia harus memilih permainan yang tepat.
Berbeda dengan kedua Sahabatnya. Evita malah menutup mata dan menikmati wahana yang dikatakan menantang nyali. Sedangkan Kekasihnya mengenggam erat tangannya. Membuat Evita hanya bisa menenangkan dengan membalas gengaman tangan itu.
Waktu bermain habis, ketiga Pasangan itu harus istrahat sekarang. Indah harus menahan degupan jantung yang ingin melompat keluar. Dan Amelya yang harus dibantu untuk berjalan karena kakinya gemetar. Berbeda dengan Mereka. Evita dengan santainya melangkah dan ingin menawarnya permainan lain.
“Evita tunda dulu ya....aku jantungan sekarang”ucap Indah dengan memegang dadanya. Amelya mengangguk. Ia harus menenang kan diri.
“baiklah..lebih baik kita makan saja dulu...”Usul Evita yang dianggukkan yang lain.
Mereka pun melangkah menuju kios yang berjualan makanan untuk mengisi perut mereka. tentu saja yang bertugas membeli adalah kekasih mereka.
Dari kejauhan mereka memandang kekasih mereka yang menarik perhatian para gadis.
“Sial kenapa juga makin hari mereka makin tampan”ucap Indah yang memandang kearah Yoongi. Saat ini Yoongi benar-benar dingin tapi itu tidak membuat para Gadis menjauhinya. Malah makin dekat.
“Kalau tahu, mereka engak usah ikut...kenapa juga ikut”Evita merasa menelan cuka, padahal merasakannya saja tak pernah. Ia menatap Za yang dikelilingi Gadis tapi anehnya Za tak merespon.
Berbeda dengan Echan yang meladeni tapi dengan wajah yang terpaksa. Amelya yang melihatnya mendengus. Sifat ramah Echan tak pernah hilang. “Kalian berdua lupa, mereka yang mengajak kita liburan...karena tak lama lagi kita akan menghadapi ujian besar sekolah”
Sekolah yang telah dijalani, mereka telah naik kelas Dua belas. Bagaimana bisa, tentu saja bisa..karena IQ mereka mampu membuat mereka meloncat kelas. Tapi sebenarnya mereka bisa langsung lulus, hanya Evita,Indah dan Amelya. Ingin menikmati suasana sekolah meski harus meladeni anak-anak yang mengidolakan kekasih mereka.
Ketiga Pria itu pun datang dengan membawa masing-masing makanan yang pasti beda selera. Kalau Indah lebih menyukai pedas dari pada Evita yang lebih menyukai Manis. Sedangkan Amelya yang tak banyak pilih.
__ADS_1
“Ini makanlah”ucap ketiga Pria itu. Kekasih mereka hanya diam, mengambil makanan dan tak berbicara sama sekali.
Menyadari bahwa seseorang makan cuka, ketiga Pria itu langsung menarik perhatian kekasih mereka lagi. dengan cara yang menarik tentunya.
Seperti Yoongi yang duduk dengan berlesehan. Berhasil membuat Indah ikut duduk, karena Indah memang sangat menghormati orang yang lebih tua darinya. Mereka berdua pun duduk berselesehan sambil Yoongi mendapat suapan dari Indah.
Amelya yang cuek, harus dibujuk dengan Echan tapi dengan tindakkan. Echan mengambil makanan yang dimakan Amelya. Lalu menyuapinya. Membuat Amelya kembali memperhatikannya.
Sedangkan Evita dan Za, mereka yang sama-sama keras kepala. Lebih sulit. Kadang Evita yang engak peka. Kadang Za. Tapi kali ini Za harus mengalah. Ia bertekuk lutut didepan Evita. dan menatap Evita yang dengan santai makan. Tapi tak tahan juga ditatap. Hingga Evita menyodorkan manisan yang dibeli oleh Za.
Za yang mendapatkan Perhatian Evita kembali langsung melahapnya.
-
Hari makin gelap. Wahana bermain masih ramai. Karena permainan ekstrim sangat membuat Indah dan Amelya gemetar. Evita pun memilih permainan santai.
Salah satunya Wahana Komedi Putar yang membuat Indah dan Amelya langsung setuju.
Menikmati wahana yang tenang, cocok untuk mereka. Indah sangat senang menikmatinya, Amelya juga begitu. Jujur saja mereka baru pertama kali menikmati wahana seperti ini. Jadi wajar agak norak. Evita juga begitu.
Setelah Wahana santai itu, Wahana selanjutnya untuk menutup liburan mereka. yaitu naik Wahana bianglala. Wahana yang sangat menarik untuk orang-orang, apa lagi saat tiba dipuncaknya. Melihat pemandangan kota yang sangat indah.
Masing-masing masuk dengan urutan mereka. Indah dan Yoongi masuk lebih dahulu. setelahnya pasangan Ischan dan selanjutnya Evita dan Za.
Pemandangan yang terlihat sangat menarik perhatian mereka. ini memang sangat cocok untuk dijadikan sasaran pertama jika datang ketaman bermain. Tapi saat pulang. Kalau saat tiba lebih baik yang ekstrim.
Setelahnya, mereka pun memutuskan untuk pulang. Karena seharian penuh hanya diwahana bermain. Setiap momen tentu saja dinikmati apa lagi tiga pasangan mereka. Yoongi,Za dan Echan diam-diam menyempatkan untuk memotret kekasih mereka. hingga menjadi kenangan untuk mereka.
“Apa kalian benar-benar kembali kekota A?”tanya Evita. ia tahu bahwa diajak liburan ini pasti ada sebab lain. karena tak mungkin mereka seharian disini.
Za yang mendengarnya mengangguk “Sudah saatnya kami kembali...tapi tenang saja, kami akan kembali kesini lagi”
“kalau begitu hati-hati”ucap Amelya yang mengenggam tangan Echan. Echan yang menerimanya langsung tersenyum dan mengangguk.
“Kapan kalian akan berangkat?”tanya Indah. Ia memandang Yoongi untuk mendapat jawaban.
“Malam ini,setelah mengantar kalian”jawab Yoongi yang mengusap kepala Indah.
Evita yang mendengarnya langsung berbicara “kalau begitu kami antar kalian”
Mendengarnya membuat Za mengeleng “Kalian capek..tidak usah, lagian hari ini kalian telah menemani kami seharian”
Yoongi dan Echan mengangguk, tapi Indah yang sifatnya sama dengan Evita menolak “Justru lebih baik kami juga mengantar kalian...apa kalian tak ingin kami mengantar kalian?”
Mendapat pertanyaan itu langsung dijawab oleh Echan “Tidak..bukan begitu...”
Karena bingung, Akhirnya Za yang berbicara “baiklah..kita akan kebandara sekarang”
Evita yang mendengarnya langsung tersenyum “Woke...aku akan menyuruh supirku menyusul”
Indah dan Amelya mengangguk. Saat ini yang terpenting kekasih mereka dulu. Eyaa kekasih gak tuh.
__ADS_1
Kekasih mereka akan pergi selama tiga bulan. Dan saat itu mereka akan sedikit bebas, karena tak ada yang akan melarang mereka atau memperingatkan mereka. meski mereka bertiga tak menyadari ada orang suruhan yang memantau dari kejauhan.