
Pagi ini Dira terbangun lebih siang dari biasanya. Dira terbangun dan langsung membersihkan diri, setelah itu dia pun keluar kamar untuk mencari sarapan yang di inginkannya. Pagi ini Dira sangat ingin memakan bubur ayam. Entahlah, sepertinya sejak hamil, Dira sangat suka makan. Berbeda saat dirinya belum hamil. Saat dirinya keluar dari pintu rumahnya, tak lama sebuah mobil berwarna putih pun berhenti tepat di depan rumahnya. Lalu si pemilik kendaraan menurunkan kaca yang berada di bagian penumpang. Dira terbelalak.
" Kak Dion..."
" Ayo masuk."
Dira pun lantas masuk ke dalam mobil itu, dan pergi bersama Dion. Tanpa Dira sadari, bahwa ada sepasang mata yang melihat dari atas balkon lantai dua rumah itu. Ya, Alby melihat saat Dira memasuki mobil itu. Ada rasa tak suka yang menghinggapi hatinya.
"Kamu mau kemana? "
"Mau makan bubur ayam, Kakak mau kemana? Kok pagi-pagi udah disini?"
" Kakak lagi cari-cari rumah di Deket sini, gak taunya liat kamu keluar dari rumah itu. Ya udah kakak berhenti."
Dira membulatkan bibirnya.
" Trus, dapat rumahnya."
" Hu'um, selang beberapa rumah dari rumah kamu. Kakak putusin untuk ambil rumah itu. Karna papa kan udah pensiun, jadi suatu saat kalau mereka ke Jakarta, gak perlu nginap di hotel, bisa langsung ke rumah aja."
__ADS_1
Dira mengangguk, tanda mengerti. Lalu mereka pun tiba di sebuah warung bubur pinggir jalan. Mereka memesan bubur dan Dira memakannya dengan lahap. Bahkan Dira memesan satu mangkuk lagi. Dion yang melihat Dira makan, menatap tak percaya.
" Kamu yakin, Ra? Kakak gak pernah lihat kamu makan seperti ini?"
Dira tertawa kecil.
"Iya kak, aku juga bingung. Mungkin bawaan orok kali ya."
Dion membulatkan matanya. Dan menatap tak percaya.
" Kamu hamil?"
Dira mengangguk dengan senyum merekah. Lalu Dion dengan refleks langsung memeluknya. Alby yang melihat dari balik kemudi, mengepalkan tangannya. Ingin rasanya saat itu dia menghadiahi bogem mentah untuk lelaki yang berani memeluk Dira.
" Sekarang, kamu mau kemana lagi?"
" Aku mau belanja, Kak. Kebetulan susu hamil ku habis."
Tak lama Dion pun membuka pintu mobil dan meminta Dira masuk.
__ADS_1
" Kakak gak akan membiarkan kamu pergi sendiri. "
Lalu Dira pun berbelanja di sebuah mall dengan Dion. Cukup lama mereka pergi, hingga lewat makan siang, Dira belum juga kembali. Alby yang menunggu kepulangan Dira tampak mondar mandir di depan rumah. Mbok kasum yang melihat nya memberanikan diri untuk bertanya.
"Den, mau si mbok masakin apa?"
"Gak usah, Mbok. Alby lagi gak pingin makan. Mbok, Dira bilang gak, mau pergi kemana?"
Mbok Kasum hanya menggeleng, dan membuat Alby makin greget. Lalu mbok kasum pun pergi meninggalkan Alby di depan sendiri.
Sementara di mall, Dira membantu Dion membeli beberapa perlengkapan untuk rumah barunya. Karena dia baru saja pindah ke kota ini.
" Ra, kalo kamu capek, kita istirahat ya. Kakak gak mau kamu kenapa-napa. Bisa-bisa kakak di tuntut sama suami kamu."
Dion berkata sambil memilih beberapa barang keperluannya. Sementara Dira hanya tersenyum kecil. Sampai saat ini, Dira tidak mengatakan pada keluarga nya bahwa dirinya dan Alby sudah bercerai.
.
.
__ADS_1
.** Aku up lagi yah...setelah siang tadi aku up 1 episode, ..ðŸ¤ðŸ¤
Jangan lupa like, komen, dan gift serta votenya nya readers tersayang, love you all..🥰🥰😘😘**