Menanti Hati ( Nadira)

Menanti Hati ( Nadira)
Episode 176


__ADS_3

Hari ini Dira dan Alby berangkat bulan madu. Tidak seperti pasangan lainnya, memilih luar negri untuk berbulan madu, Dira hanya ingin pergi ke dalam negri saja, alasannya karena tak ingin meninggalkan Hanan terlalu lama. Dirinya tak pernah berjauhan dengan Hanan. Maka dari itu, pilihan ke kota terdekat adalah pilihan yang aman untuk dirinya.


Alby hanya mengikuti, padahal dirinya sangat ingin mereka pergi ke Paris atau pun ke negara Eropa lainnya. Tapi Dira tetap tak bisa meninggalkan Hanan, walau Mama Yasmin sudah mengatakan akan tetap mengurus Hanan. Dan tidak perlu menghawatirkan keadaan Hanan.


Dira dan Alby hanya pergi ke Jogjakarta. Setibanya di bandara Alby langsung menuju hotel tempat mereka menginap. Dira dan Alby istirahat sejenak, sebelum menjelajah kota Jogja. Dira segera membersihkan tubuhnya, dan Alby memesan makan siang untuk mereka.


Setelah pesanan mereka datang, Alby dan Dira menyantapnya di balkon hotel yang mengarah ke jalanan kota Jogjakarta.


"Sayang, boleh aku tanya sesuatu?"


Alby memulai pembicaraan saat mereka berdua baru saja selesai makan siang.


" Ya, kenapa Mas?"


" Kamu akan terus memakai hijab di depan aku? Bukankah aku halal untuk kamu?"


Dira memegang kepala nya yang masih tertutup hijab. Memang mereka sudah menikah lagi, tapi Dira masih merasa canggung untuk melepas hijabnya.


" Maaf, Mas."


Lalu Dira ingin membuka hijab yang menutup kepalanya, dan dengan cepat, Alby memegang tangannya.

__ADS_1


" Gak usah di paksa, seandainya kamu belum siap. Mas akan menunggu kamu. Maafin mas, semua ini kesalahan Mas."


Lalu Alby pun memasang senyum tipis di bibirnya. Dira memandang Alby yang menatapnya dengan tatapan yang sulit di jelaskan.


Setelah makan siang, Dira menghubungi Mama Yasmin untuk menanyakan keadaan Hanan. Sebagai seorang ibu yang baru kali terpisah dengan putranya, membuat Dira tidak tenang. Setelah melakukan panggilan video, dan terlihat Hanan sedang bersama Luna yang saat ini tengah menggendong Princess. Barulah Dira tenang, dan mengakhiri panggilannya.


Sementara Alby uang yang melihat Dira, hanya menatapnya dengan tatapan yang sulit di baca.


" Kamu sudah tenang, Hm?"


Ucap Alby setelah tangannya melingkar di pinggang Dira. Dira pun menoleh sesaat, lalu mengangguk.


" Maaf, Mas. Aku gak pernah terpisah jauh dari Hanan. Baru pertama kali, aku jauh dari Hanan. Jadi-"


" Mas mengerti, dan mas sangat menyesal, tidak bisa mendampingi kamu membesarkan Hanan."


" Kita udah janjikan, untuk tidak membahas masa lalu. "


Alby mengangguk, lalu membawa Dira dalam pelukannya. Di ciumnya kening wanita yang telah menjadikannya seorang Ayah.


Alby berulang kali menciumi lebih Dira, dan kini ciuman itu mendarat di matanya. Lalu turun ke pipinya. Setelah itu mereka pun saling tatap. Dira menatap dalam manik mata Alby. Seperti mencari keseriusan, dan Dira pun menemukan keteduhan itu lagi.

__ADS_1


Alby mengangkat dagu Dira ,dan mulai membelai bibirnya dengan ibu jarinya. Dira pun memejamkan mata, meresapi belaian yang di lakukan oleh Alby. Alby mendekatkan dirinya hingga tubuh mereka saling berdempetan. Alby semakin mendekatkan bibirnya ke arah bibir Dira. Dira hanya memejamkan mata. Walau ini bukan kali pertama, namun adegan ini membuat Dira merasa panas dingin. Delapan tahun, mereka terpisah, kini Alby kembali sah menjadi suaminya. Membuat Dira merasakan sensasi yang berbeda.


.


.


.


**Assalamualaikum readers, maaf ya untuk beberapa saat, aku hanya bisa up 1 episode, di karenakan kesibukan di Dunia Nyata. Mohon maaf sudah sedikit mengecewakan kalian...πŸ™πŸΌπŸ™πŸΌπŸ™πŸΌ


Jangan lupa, untuk tetap like, komen dan giftnya ya ..Terima kasih untuk semua dukungan kalian..love you all..πŸ₯°πŸ₯°πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜.


Jangan lupa untuk singgah di ceritaku yang lainya.


Judulnya...


CINTA BUNDA PENGGANTI


Jangan lupa untuk like, komen ya gaes...makasih...😘😘😘😘**


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2