Menanti Hati ( Nadira)

Menanti Hati ( Nadira)
Episode 126


__ADS_3

Sudah tiga hari Dira berada di rumah sakit. Namun sesuai dengan perkataan Dion kemarin, sampai saat ini, Dion belum juga bisa datang. Sedangkan Dea sudah beberapa kali melakukan video call. Alby masih setia menemani Dira di rumah sakit. Walau Aya sudah berulang kali memintanya untuk pulang. Seperti hari ini, Aya pun meminta Alby pulang. Karena sudah tiga hari ini juga, Alby berada di rumah sakit. Untuk semua keperluan nya, Alby membelinya disini.


" Hari ini aku akan pulang. Dan aku minta kamu juga pulang ke Jakarta, Mas. Aku gak mau, nanti Syifa akan salah sangka. Aku gak mau menjadi orang ketiga di rumah tangga kalian."


Dira berkata saat Alby sedang melihat putranya yang saat ini berada di box bayi. Alby seketika melihat ke arah Dira, dan Dira pun langsung memutus kontak mata mereka.


" Setelah menghantar kalian, aku akan pulang."


Alby lalu mendekati Dira yang sedang berada di ranjang pasien. Dira mengalihkan pandangannya ke arah lain.


" Syifa meminta maaf atas semua yang terjadi. Begitu juga dengan Mas, Dira. Mas mohon maafkanlah kami."


Air mata Dira menetes, dan dengan cepat Dira mengusapnya.


" Aku sudah memaafkan kalian. Berbahagialah. Ini mungkin sudah jalan dari Allah. Aku sudah ikhlas. "


Alby menghela nafasnya.


" Semoga maaf darimu, bisa membuat langkah Syifa tenang disana."


Dira mengerutkan keningnya. Mencoba mencerna ucapan Alby. Alby mengerti tatapan Dira.


" Syifa baru saja pergi untuk selamanya beberapa hari yang lalu. "


"Apa???"

__ADS_1


Ucap Dira dengan terkejutnya. Alby mengangguk mengiyakan pertanyaan Dira. Lalu mereka berdua hening. Tak ada yang bertanya, ataupun mencoba bertanya. Dira masih bingung dengan kenyataan yang terjadi. Sedangkan Alby tak menjelaskan apapun. Dirinya sangat malu, untuk sekedar menceritakan kebodohan nya.


" Jadi jam berapa kalian pulang?"


Setelah cukup lama mereka saling diam. Kini Alby mencoba mengalihkan pertanyaan.


" Mungkin siang nanti."


Alby menghela nafasnya.


" Aku berharap, kalian tetap disini, agar aku bisa dekat dengan kalian. "


Lalu Alby tersenyum sinis, meruntuki kebodohan nya. Tak lama Om Hendra datang bersama dengan Tante Dwi.


" Sayang,.."


" Maaf, Tante sedikit lama, karna ban mobil tiba-tiba aja bocor. Jadi kami harus ke bengkel sebentar."


" Gak apa-apa, Tante. Lagi pula disini ada Aya dan-"


Dira melirik ke arah Alby yang sudah duduk di sekat box bayi nya. Tante Dwi yang paham pun hanya, mengangguk. Tak lama Aya juga tiba.


" Maaf ya, Om, Tante. Tadi Aya ke kantin, Aya kelaperan."


Om Hendra dan Tante Dwi hanya tersenyum.

__ADS_1


" Kak, baiknya kakak makan dulu, nanti magh kakak kambuh."


Alby pun mengangguk dan keluar dari ruang perawatan Dira. Dan menuju kantin rumah sakit. Aya menatap Om dan Tante Dwi. Dirinya merasa tak enak hati karena sudah tiga hari ini Alby terus berada di sana.


" Om, Tante. Aya minta maaf ya. Aya benar-benar gak tau, kalau kak Alby akan kesini. "


Om Hendra menatap ke arah Aya.


" Apa kamu memang berniat untuk membuat kakakmu dan Dira bersatu?"


" Aya gak berniat apa pun, Om. Aya sayang kak Dira, Dira juga gak mau kak Dira disakiti. Makanya Aya selalu berbohong setiap kali akan ke Bandung. Aya selau bilang, Aya pergi keluar kota."


" Om percaya sama kamu, Ya. Dan Om harap, kamu jaga kepercayaan Om. Om hanya gak mau, Dira di sakiti lagi, oleh kakakmu. "


.


..


...


* Assalamualaikum, readers.


Malam ini up cuma 1 epsd aja ya. Insha Allah dalam Minggu ini bakalan ada double up lagi...doakan saja ya gaes..


Jangan lupa vote besok ya...🤭🤭

__ADS_1


Love you All😘😘☺️☺️🥰**


__ADS_2