Menanti Hati ( Nadira)

Menanti Hati ( Nadira)
episode 116


__ADS_3

Gelas yang di pegang Syifa terjatuh, dan membuat Alby serta mamanya melihat ke arah suara. Mereka berdua terkejut melihat wajah pucat Syifa yabg menatap tajam pada mereka.


" Syifa..."


" Kamu dan Dira berpisah? Apa karena aku? "


" Syifa...aku akan jelaskan, sekarang kamu istirahat dulu."


" Jawab, Bee. "


Tak lama setelah itu, Syifa terjatuh tak sadarkan diri. Mamanya dan Alby bergegas membawa Syifa ke rumah sakit. Dan disinilah mereka sekarang berada. Di sebuah ruang perawatan, dengan Syifa yang terbaring lemah, di tangannya terpasang infus dan selang oksigen di hidungnya.


Alby menatap nanar tubuh Syifa yang terbaring lemah. Rasa bersalah karena kepergian Dira di hidupnya belum bisa diatasinya, dan kini melihat tubuh lemah Syifa terbaring di ranjang rumah sakit, menambah rasa bersalahnya, walau dalam konteks yabg berbeda.


Tante Yuni yang duduk di luar, hanya bisa menangis, dan menyesali keputusannya yang sudah membuat Alby dan Dira berpisah. Serta meminta dan sedikit memaksa Alby untuk menikahi Syifa, demi melihat Syifa bahagia. Namun nyatanya, tidak seperti yang di bayangkannya, semua berakhir dengan kekecewaan dan berantakan.

__ADS_1


" Maafkan, Mama Al. Kalau mama tidak egois, saat ini kalian bertiga tidak akan terluka seperti ini. Semua ini salah Mama."


Ucap Tante Yuni di sela Isak tangisnya,ketika Alby duduk di sebelah kursi yang di tempatinya.


" Ini juga salah Alby, Ma. Seharusnya Alby bicara dulu dengan Dira. Membicarakan semuanya, tanpa ada yang di tutupi. Tapi nyatanya, Alby egois. Dan semua orang terluka karena Alby."


Sambung Alby kemudian. Tak lama Alby pergi dari rumah sakit, Tante Yuni pun mengizinkannya, karena dirinya paham, Alby perlu waktu sendiri. Alby mengendarai mobilnya menjauh dari area rumah sakit, dirinya tak tahu kemana tujuannya.


" AAAARRRRRRRGGGGGHHHHHH....."


Alby memarkir kan mobilnya di halaman yang luas. Dan kini Alby melangkah gontai memasuki rumah tersebut. Asisten rumah tangga yang melihat kedatangan Alby sedikit terkejut, dan langsung meletakkan pekerjaan yang sedang di pegangnya. Asisten rumah tangga yang sudah bekerja selama bertahun-tahun pada keluarga ini pun mengetuk pintu kamar yang di tempati oleh majikannya.


Tok..


Tok

__ADS_1


Tok..


Pintu terbuka, tampak seorang wanita yang tak lagi muda, berdiri di depan pintu.


" Ada apa, Mbok?"


Asisten rumah tangga yang bernama Mbok Ratih itu, pun tampak gugup dan bingung mau menjelaskan.


" Mbok, kenapa?"


" Hm...itu...anu Nya..Hm..di depan ada Den Alby. Sepertinya keadaan Den Alby sedang tidak baik-baik saja, Nya. "


Mama Ratna yang mendengar kedatangan Alby pun langsung keluar dari kamar, dan menuju ruang keluarga di mana Alby berada. Alby yang sedang menunduk, tak melihat kedatangan wanita yang telah melahirkan nya itu. Sejak dirinya bercerai dari Dira, inilah pertama kalinya Alby menginjakkan kakinya di rumah itu lagi. Karena kemarahan papanya, Alby selalu mengurungkan niatnya untuk menemui kedua orang yang telah membuat dirinya ada di dunia ini.


" Ma...Ma, maafin Alby ma. Maafin Alby.."

__ADS_1


Alby berlutut di hadapan Mama Ratna. Dan membuat Mama Ratna terkejut.


__ADS_2