Menanti Hati ( Nadira)

Menanti Hati ( Nadira)
Episode 43


__ADS_3

Nadira yang melihat sahabatnya bersemangat, pun ikut optimis. Kini mereka tengah sibuk memilih desain mana yang akan mereka mulai coba untuk produksi. Karena keasikan memilih desain mana, Nadira sampai terlambat pulang ke rumah. Menjelang Maghrib, Nadira baru tiba di rumah, bahkan saat itu mobil Alby telah terparkir dengan sempurna.


Saat memasuki rumah, Nadira tak melihat keberadaan Alby. Dan Dira pun bergegas menuju kamarnya. Baru menapaki tangga menuju lantai dua. Suara Alby menghentikan langkahnya.


" Kamu baru pulang? "


Nadira pun membalikkan badannya dan mengiyakan perkataan Alby.


" Maaf Mas, tadi..."


" Gak apa-apa, sekarang kamu bersih-bersih dulu, bentar lagi Maghrib. Aku ke masjid dulu ya?"


Nadira tak bergeming melihat Alby. Sejak kapan Alby begitu perhatian padanya. Nadira pun bergegas ke kamar.


Setelah selesai melaksanakan kewajiban sebagai umat Nya. Kini Nadira tengah memasak makan malam untuk dirinya dan Alby. Hanya masakan sederhana, yang tak memakan waktu. Hanya udang goreng tepung, cah kangkung, dan bakwan jagung. Saat Nadira baru saja selesai masak. Alby pun tiba di rumah.


" Assalamualaikum. "


" Waalaikumsalam."


Nadira menjawab sambil tetap menyelesaikan masakannya. Alby pun ikut membantu menyusun makanan ke atas meja.


" Mas, tunggu aja, biar aku aja yang nyiapin semua. "


Nadira merasa tak enak karena melihat Alby membantunya di dapur.

__ADS_1


" Udah, cuma gini aja kok. Biar cepat selesainya."


" Maaf ya Mas. Karena aku lupa waktu, jadi makan malamnya terlambat. "


Alby hanya tersenyum manis. Entah mengapa, Alby merasa gemas melihat tingkah istrinya ini. Ada rasa nyaman di hatinya saat ini. Terlepas dari rasa penasarannya terhadap permintaan Nadira.


Waktu terus berjalan, kini tibalah saat mereka akan berangkat, dan semua itu Nadira yang menyiapkan, mulai dari tiket pesawat, tempat mereka menginap nanti, bahkan tempat yang akan di jadikan tempat pertemuan antara Alby dan Syifa.


Walau terbesit nyeri di hatinya. Namun Nadira tanpa ingin mundur. Keputusan nya telah bulat. Dirinya akan mempertemukan antara Alby dan Syifa. Dira sudah sering berkomunikasi dengan Syifa. Dan sudah mengatakan akan menemuinya di kota Medan. Tapi Nadira tak mengatakan kapan tepatnya. Nadira hanya memberikan petunjuk, bahwa dirinya akan datang tiga hari sebelum tanggal ulang tahun seseorang, dan tiga hari setelahnya.


Syifa pun sangat bingung, tanpa tahu apa rencana Dira sesungguhnya.


" Kamu beneran akan ke Medan. Tapi kok waktunya gak jelas gitu si Fi. Aku bingung deh."


" Iya, kamu tunggu aja ya. Aku akan datang, dan memberikan kejutan untuk kamu."


" Gimana mas, udah selesai?"


" Udah, tinggal nunggu Bram aja, karena dia yang akan mengantar kita ke bandara. Masih ada waktu 2 jam lagi, sebelum kita berangkat. Kamu masih belum mau bilang, ada apa sebenarnya."


Alby mencoba membujuk Nadira untuk membocorkan kejutan apa yang sebenarnya ingin dia berikan.


" Kalau aku bocorin, namanya bukan kejutan lagi, Mas."


Alby hanya menghela nafasnya, lalu duduk sambil menunggu Bram, dan sesekali melirik ke arah Nadira yang tengah sibuk dengan ponselnya.

__ADS_1


" Hai semua..Maaf ya, gue terlambat. Biasalah macet."


" Alah,alesan Lo. Bilang aja Lo abis nganterin gebetan Lo itu kan. Calon dokter itu. Ngaku Lo."


Alby menjawab dengan ketus, alasan Bram. Bram yang sudah ketahuan, hanya cengengesan sambil menunjukan deretan giginya.


" Loh, Kak Bram, masih lanjut pdkt sama dokter itu. Wah...gercep ni kayaknya."


Nadira ikut meledek Bram. Bram pun lagi -lagi hanya tersenyum.


"Jadi kamu tahu, kalo si kenyuk ini lagi deketin seorang dokter."


Alby bertanya pada Nadira. Dan di jawab dengan anggukan kepala oleh Nadira.


" Udah...masih mau ngintrogasi gue. Mendingan. gak usah pada berangkat kalo gitu. "


Dengan santainya Bram malah duduk dan menyelonjorkan kakinya di sofa.


" Eh...jangan gitu donk. Ayo kita berangkat. Nanti terlambat Loh."


Nadira mulai melangkahkan kaki sambil menggeret kopernya.


.


.

__ADS_1


.


Ikuti terus ya sayang...jangan lupa like, komen dan vote nya...😘😘😘


__ADS_2