Mistake ( A Mistake Can Bring Love )

Mistake ( A Mistake Can Bring Love )
Pengakuan Kalun


__ADS_3

Keduanya kini berada di dalam mobil sport milik Kalun, dengan Kalun mengoceh tidak jelas, membicarakan tentang gaya apa yang akan dipakai, ketika nanti akan melakukan dengan Aluna. Sedangkan Aluna merasa jijik dengan ucapan Kalun yang terlalu vulgar tersebut, kadang wajahnya memerah saat dia diminta Kalun untuk melakukan ini-itu pada saat nanti akan melakukannya.


Perjalanan pagi pun terasa lama di mata Aluna, dia merasa bosan dan risih, karena Kalun belum menghentikan ucapannya. Pembicaraan mesum itu akhirnya berhenti saat Aluna mengancam akan turun dari dalam mobil yang dia tumpangi saat ini.


Pagi ini terasa beda saat mereka tiba di gedung EL Group. Aluna marah ketika Kalun menghentikan mobilnya tidak di area parkir, melainkan di depan pintu masuk gedung EL Group, dia melihat sudah banyak kerumunan orang di sana. Kalun menatap sejenak ke arah Aluna, sambil menekuk tangannya di depan dada.


“Mereka menanyakan di mana istriku, dan pagi ini aku akan memberitahukan pada mereka semua siapa istriku sebenarnya,” jelas Kalun ketika melihat Aluna yang mulai terlihat gusar. Mobilnya kini sudah dilindungi beberapa lelaki bertubuh besar yang diserbu beberapa kamera yang mengarah ke arahnya.


“Kal, aku belum siap. Ak- aku .…”


“Aku tidak menanyakan kesiapanmu, aku hanya ingin mengatakan pada mereka jika kamu istriku. Jadi, cepat turunlah!”


“Kal. Lihat bajuku saat ini. Aku merasa tidak pantas untuk berjalan di sampingmu,” cegah Aluna yang mencoba mencari alasan supaya Kalun menunda keinginanya.


“Aku tidak akan mengenalkanmu memakai baju merk apa? Jadi tidak perlu memikirkan itu, aku mencintaimu bukan dari penampilanmu. Aku mencintaimu dengan semua jenis apa yang ada di kehidupanmu sekarang dan nanti,” jelas Kalun panjang lebar.


“Aku takut.”


Terdengar suara Kalun yang tersenyum tipis.


“Mereka yang akan takut padamu, jangan kamu takut pada mereka, jika terjadi sesuatu dengan rekanmu, setelah aku mengenalkanmu. Telepon aku segera. Aku tidak akan segan untuk memecatnya.”


“Jadi sekarang, sudah siapkah kamu berkenalan dengan mereka Ny. Kalun? Jika sudah mari kita turun, kita sapa mereka. Aku yakin mereka akan iri dengan istriku yang cantik ini.” Kata Kalun sambil membuka pintu samping kemudi, Kalun turun dan memutari mobilnya, membuka pintu Aluna yang sudah siap akan keluar.


“Ayo!” ajak Kalun ketika pintu sudah terbuka, tangannya terulur ke arah Aluna yang masih termenung.


“Sayang. Ayo jangan takut, ada aku di sini!”

__ADS_1


Aluna meraih tangan Kalun, tangannya kini terasa dingin kerena keringat dingin yang mulai keluar, dia takut jika semua orang tidak menerimanya, jika dia adalah istri sah Kalun.


Kalun menampilkan senyum cerahnya. Memindahkan tangan Aluna untuk berada di lengannya. Mereka semua memberikan jalan kepada Kalun dan Aluna yang hendak masuk ke gedung EL Group. Aluna menundukkan kepalanya ketika berjalan memasuki gedung, sedangkan Kalun mengadap ke depan dengan senyum yang ramah ke arah semua orang.


“Angkat wajahmu Sayang, kamu istriku, pemilik EL Group, bukan cleanning service yang ingin membersihakan lantai.” Kalun menatap Aluna yang menunduk, perlahan Aluna menaikkan kepalanya setelah mendengar ucapan suaminya.yang terus meyakinkannya.


Saat mereka masuk ke dalam gedung, terlihat beberapa orang terkejut dengan keberadaan Aluna yang berada di samping Kalun. Desas-desus tentang siapa istri Ceo petinggi perusahaan akhirnya terkuak. Aluna lah istri Kalun. Ada yang menatap bangga ke arah Aluna, ada pula yang menatap benci ke arah Aluna. Semua terlihat jelas saat keduanya memasuki gedung EL Group.


Di depan orang yang berlalu lalang menuju lantai kerjanya. Kalun mulai menyuarakan suaranya dengan lantang.


“Aku ingin memberitahukan pada kalian yang berada di sini,” kata Kalun yang mencuri perhatian semua orang. Semua orang yang berada di sana menghentikan langkahnya ketika Kalun mulai angkat bicara.


“Wanita di sampingku inilah yang menjadi istri sah ku selama ini. Sudah hampir satu tahun kita menikah.” Kalun menoleh ke arah Aluna yang menampilkan wajah ketakutannya.


“Dia yang memintaku untuk merahasiakan statusnya pada waktu itu, dan bodohnya aku menyetujuinya. Pernikahan kami dilaksanakan di Solo. Saya sendiri yang merahasiakan pesta pernikahan itu, dan tenang saja, kami nikah secara legal, jadi di sampingku ini adalah Ny. Kalun yang sah di mata hukum dan agama. Bagi yang tidak setuju bisa angkat kaki dari perusahaan saya. Saya justru akan memberikan pesangon lebih pada kalian.”


“Pantas saja, hampir setiap hari Aluna datang ke ruang kerja Pak Kalun. Ternyata ngasih jatah toh?”


“Diam! Sahabatku nggak mungkin melakukan itu saat berada di kantor.” Kata Renata membela Aluna.


“Memang kamu tahu, bahkan Pak Kalun menutup rapat semua ruangannya,” kilah David tersenyum menyerigai ke arah Renata.


“Diamlah, atau kita putus. Kamu pasti cemburu kan, saat melihat siapa suami Luna.” Ancaman Renata mampu membungkap mulut pedas David. David lalu terkekeh, saat melihat ekspresi Renata. “Baru satu jam kita pacaran masa iya kita putus Ren?” kata David yang berjalan mengikuti langkah kaki Renata.


Terlihat Doni menghampiri Kalun dan Aluna. Dia mempersilakan mereka berdua untuk masuk ke dalam lift khusus yang sudah terbuka.


“Senang kan, saat aku mengakuimu sebagai istri sah Kalun?” tanya Kalun sambil mengalungkan tangannya ke pundak Aluna.

__ADS_1


“Biasa saja, aku justru takut menjadi incaran rekan kerjamu.”


“Itu tidak akan terjadi, selama ini aku tidak pernah punya musuh selain kamu,” kata Kalun sambil menciumi pipi Aluna, mereka tidak 1memperhatikan orang yang tengah berada di belakangnya yang tengah menyandang status jomblo.


“Aku akan mengantarmu,” kata Kalun saat pintu lift sudah terbuka.


“Nggak perlu,” tolak Aluna yang sudah mendahului keluar dari pintu lift.


“Nggak papa Sayang, aku takut mereka akan berlaku burukpadamu,” kata Kalun sambil mengejar langkah kaki Aluna.


Ketika tiba di ruang kerja Aluna, terlihat semua tampak hening. Hanya tatapan-tatapan yang tidak bisa di baca oleh mata Aluna. Dia menoleh ke arah Kalun, memintanya untuk segera pergi meninggalkan ruangannya.


“Ehemm. Jika ada yang bersikap buruk padamu lapor aku ya Sayang, aku pastikan mereka tidak akan bisa bekerja di manapun itu.” Pesan Kalun dengan suara keras, supaya semua orang yang berada di sana mendengar ucapannya.


“Kamu bekerja yang baik, nanti aku akan menjemputmu setelah pekerjaanku selesai, bye.” Kalun sengaja mencuri ciuman pipi Aluna di depan rekannya. Supaya rekan kerja Aluna tidak lagi menatap tajam ke arah Aluna. Kalun tahu mereka semua tidak menyukai status Aluna saat ini. Tapi itulah kenyataanya Aluna adalah istri yang dia sembunyikan selama ini. Mau mbantah ya terserah tapi surat phk sudah siap menanti di meja hrd. Kalun melambaikan tangannya ke arah Aluna ketika dia berjalan menjauhi ruangan Aluna.


Aluna menatap ke arah Renata yang tersenyum bahagia, Renata berlari kecil memeluk sahabatnya.


“Akhirnya Nyonya Kalun, semua sudah jelas kan? Aluna istri dari Kalundra. Semoga setelah ini hidupmu akan lebih baik lagi, dan para pebinor dan pelakor akan menjauh darimu.” Renata melepaskan pelukannya memperhatikan wajah Aluna dengan lekat.


“Kamu hamil ya, kenapa kemarin Doni bilang kamu sakit pusing, dan mual-mual?”


“Nggak. Biasa asam lambungku naik.” Singkat Aluna sambil berjalan ke arah tempat duduknya. Dia memulai kembali rutinitanya setelah beberapa hari libur karena masalah Kayra. Kini dia mulai menikmati kehidupannya sebagai arsitek di perusahaan suaminya sendiri.


💞


Berharap tidak akan ada badai yang datang setelah ini🤗.

__ADS_1


Jangan lupa like dan vote.🤗🙏


__ADS_2