Mother

Mother
170 Maafkan Aku, Vio


__ADS_3

Marva sudah menyiapkan apartemennya sebaik mungkin, agar nanti anak-anak, Rei dan dia bisa tinggal dengan nyaman di sini. Bahkan kamar untuk Radhi dan Raine sudah disiapkan sesuai selera mereka.


Maafkan aku yang akan mengecewakan kalian, tapi aku harus mengejar kebahagiaan aku sendiri.


Dia sudah menghubungi Vio berkali, bahkan mengirimkan pesan, tapi tidak ada tanggapan sama sekali, bahkan ponsel perempuan itu mati.


Ya sudah lah, biar pengacara saja yang mengurus semuanya. Aku hanya mau kita bicara baik-baik untuk yang terakhir kalinya saja, Vio. Walau bagaimana pun juga, kita pernah bersama, meskipun kita tidak lagi bersama, aku mau hubungan kita baik-baik saja selayaknya teman. Aku doakan kamu bahagia dengan pria yang jauh lebih baik dari aku. Aku sadar aku bukanlah pria yang baik untuk kamu.


Tolong jangan benci Rei, karena dia tidak bersalah dalam hal ini. Kamu juga masih boleh bertemu dengan Radhi dan Raine, dan tetap menganggap mereka anak kamu. Jangan juga kamu membenci si kembar karena rasa benci kamu kepada ayahnya ini.


Hati tidak ada yang tahu akan seperti apa. Semua orang pasti hanya menginginkan pernikahan sekali seumur hidup saja. Tapi tetap mempertahankan hubungan kita saat ini dan melepaskan kebahagiaan aku sendiri, aku juga tidak bisa.

__ADS_1


Maaf!


Ijinkan aku egois untuk kali ini saja. Tolong jangan ada benci di antara kita. Kalau pun kamu membenci aku, aku akan ikhlas.


Vio, aku sendiri juga tidak bisa mengatur hatiku pada siapa akan berlabuh. Tetap bersamamu dan juga ingin bersama Rei tidak akan baik untuk kita bertiga. Itu akan semakin menyakiti hati kamu dan Rei.


Aku tahu aku jahat. Dan ternyata aku lebih memilih untuk menjadi jahat seperti ini, dan kamu sangat tahu itu sebelum kita menikah, Vio.


Vio, setulus hati aku mendoakan kebahagiaan kamu bersama pria lain. Mungkin kamu berpikir ini untuk menghilangkan rasa bersalah aku padamu, terserah saja, kamu bebas berpikir.


Vio, kamu pasti ingatkan apa yang sering aku katakan sebelum kita menikah dulu? Siapa yang menyangka ini semua akan terjadi.

__ADS_1


Vio, ayo kita meraih kebahagiaan kita masing-masing meski ada di jalan yang berbeda.


Vio, kadang aku berpikir kamu terlalu baik untuk aku. Dan terkadang aku berpikir kamu pun sama keras dan egoisnya dengan mereka. Maaf!


Vio, terima kasih atas cinta tulusmu untuk aku. Aku tahu dan yakin pria yang kamu cinta sangat beruntung mendapatkan cintamu itu, maafkan aku yang tidak bisa menghargainya dan ternyata lebih memilih menjadi pria bodoh, tapi aku benar-benar ingin bersama Rei.


Vio, sejak awal akulah yang salah. Beribu maaf aku ucapkan padamu. Vio, tolong maafkan aku, maafkan keluargaku. Aku sungguh tidak bisa membayar kebaikan dan cintamu dengan kebaikan dan cinta yang sama.


Vio, mungkin bagimu aku tak termaafkan, aku tahu itu. Sekali lagi dan seumur hidupku, maafkan aku.


Maaf jika kali ini aku benar-benar meminta kamu pergi. Aku tidak akan meminta kamu mendoakan kebahagiaan aku, karena aku masih sadar diri untuk meminta itu darimu. Pembalasan apa pun nanti yang akan kamu berikan, akan aku terima, tapi tolong jangan membalasnya kepada anak-anak dan Rei.

__ADS_1


Maafkan aku mama, papa, kakek, dan Rei.


__ADS_2