
Malam harinya Willy mengajak Ice kerumah Daddy-nya.
"Ce gimana alerginya masih terasa gatal gak?"
Tanya Willy kepada Ice sebelum mengajaknya pergi ke rumah Daddy-nya.
"Rasanya sudah sembuh deh Om dari tadi belum berasa gatal lagi setelah minum susu steril tadi sore."
Ucap Ice sambil merasakan sekiranya masih ada rasa gatal dan ternyata memang sudah tak terasa lagi.
"Kalo gitu kamu ikut gue ya, gue mau memperkenalkan kamu pada seseorang agar saat gue tidak disini ada orang yang akan menjaga kamu."
"Hah... apa perlu begitu Om? Ice janji bakal jaga diri baik baik kok."
Ucap Ice sambil merapatkan dua jari tengah dan telunjuk mengisyaratkan jika dia sedang berjanji.
"Ayo buruan pokoknya kamu ikut aja, pakai baju yang layak dan sopan, kita kesana sekarang."
"Tapi Om..."
Belum selesai mengucapkan kata yang akan diucapkan, Willy sudah lebih dulu memberi kode meletakkan jari telunjuk di depan mulutnya agar Ice diam.
"Ikut aja oke, bagaimanapun kamu butuh orang yang kamu kenal saat jauh dari gue, orang yang akan menjaga kamu jadi gue bisa tenang ninggalin kamu disini saat gue sedang di Indonesia."
"Iya... iya... ini Ice ganti baju dulu."
Ucap Ice lalu kembali kekamarnya untuk berganti baju yang lebih pantas juga sopan.
Taklama kemudian Ice sudah berganti pakaian dengan setelan outfit yang santai tapi tetap sopan dan blazer sebagai atas luarnya.
Willy memberikan acungan dua jempol ke Ice begitu Ice muncul, bagi Willy mau berpakaian seperti apapun Ice tetaplah manis.
"Ayo kita berangkat sekarang Ce, takutnya keburu malem dan bakalan gak dibolehin balik ke apartemen nanti."
Ucap Willy sambil menarik tangan Ice agar buruan ikut.
"Iya Om tapi gak perlu ditarik tarik kayak gini juga kali, jadi serasa si embek."
Ucap Ice yang dijawab tawa ngakak Willy saat mendengar Ice mengibaratkannya dirinya sendiri seperti kambing.
"Ha... ha... ha ... gak ada perimpaan lain lagi apa Ce yang lebih keren gitu."
Ucap Willy sambil tertawa ngakak.
"Om gimana penampilan Ice cocok gak?"
Tanya Ice sambil menutar tubuhnya kekanan dan kekiri.
__ADS_1
"Cocok cocok sudah cantik, yok buruan naik."
Ucap Willy yang sudah lebih dulu masuk ke mobilnya dan duduk di bangku pengemudi.
Ice buru buru masuk dan duduk di bangku penumpang di depan samping Willy.
Willy langsung mengemudikan mobilnya menuju mansion rumah besarnya Daddy-nya Willy.
Hanya dalam waktu kurang lebih sepuluh menit mereka sudah memasuki halaman mansion milih Daddy-nya Willy.
Dihalaman tampak beberapa petugas keamanan yang sedang berjaga di titik buta dari tiap sudut perkarangan mansion.
Willy segera masuk kedalam mansion bersama Ice, Willy sangat hapal jika jam segini Daddy-nya akan duduk diruang baca walau hanya sekedar duduk menikmati Jasmine tea bersama biskuit.
Ruang baca yang hanya berdinding kaca itu menampakkan dengan jelas sosok Daddy-nya Willy yang sedang membaca sebuah buku dan ditemani Jasmine tea juga biskuit.
"Tokk... tok... tok..."
Willy lebih dulu mengetuk pintu ruang baca sebelum masuk menemui Daddy-nya.
Daddy-nya langsung menoleh ke arah pintu dan dilihatnya Willy yang sudah berdiri di depan pintu bersama seorang gadis yang manis.
Tampak tersungging senyum kecil di sudut bibir Daddy-nya Willy.
"Come in, well malam malam begini kamu bawa gadis manis ini kemari Will."
Ucap Daddy-nya Willy menyapa keduanya.
Willy dan Ice lalu masuk dan menghampiri Daddy-nya, sementara Daddy-nya Willy menyalami Ice dan menyapanya ramah.
"Hai girl, jadi ini yang namanya Ice? perkenalkan saya Arjun Atmadja Daddy-nya Willy."
Ucap Daddy-nya Willy dengar ramah.
"Iya e.... "
Kata kata Ice langsung terhenti saat bingung harus memanggil Daddy-nya Willy apa.
"Call me Daddy Arjun, dan tak perlu malu"
Ucap Daddy-nya Willy yang lebih dulu memperkenalkan dirinya.
"Dad seperti kata kataku tadi siang, aku ingin Daddy menjaga Ice selama Willy pulang ke Indonesia."
Ucap Willy lalu duduk di salah satu bangku yang tertata rapi di depan meja panjang yang biasa dipakai untuk membaca.
"girl kamu dengar sendiri tadi, Willy menitipkan kamu ke Daddy, apa kamu bisa ikut tinggal disini menenani Daddy?
__ADS_1
Tanya Daddy-nya Willy.
"Ce jawab aja gakpapa, kamu mau tinggal disini bersama Daddy atau tetap tinggal di apartemen."
Tanya Willy pada Ice yang tidak langsung fi jawabnya.
"Emmm... maaf D...Dad... tapi Ice ingin tinggal apartemen, Ice ingin lebih mandiri Dad."
Jawab Ice sambil menunduk memainkan jari jarinya takut menyinggung perasaan Daddy-nya Willy karena sudah menolak untuk tinggal di mansion-nya.
"it's ok, jika kamu masih ingin tinggal di apartemen, sesekali Daddy akan berkunjung menengok kamu."
Ucap Daddy-nya Willy yang memahami perasaan Ice
Setidaknya di apartemen ada kenangan dia bersama Willy saat saat mereka bersama, dan itu yang ada di pikiran Daddy-nya Willy saat ice mengatakan ingin tetep tinggal di apartemen.
"Baiklah terimalah ini kartu nama Daddy simpan yang baik baik, mungkin suatu saat besok kamu membutuhkannya."
Daddy-nya Willy Memberi kartu namanya pada Ice.
"Terimakasih Dad, maaf Ice tidak bisa ikut tinggal disini."
Kata Ice sambil menerima kartu nama dari Daddy-nya Willy.
"Dan ini ambillah, tiap bulannya Daddy akan mengirimkan saldo untuk belanja bulanan kamu."
Kata Daddy-nya Willy sambil memberikan kartu Debit berwarna gold kepada Ice.
"Maaf Dad, tapi Ice sudah ada satu dari Om Willy dan itu sudah cukup."
Ucap Ice menolak gold card yang diberikan oleh Daddy-nya Willy.
"No... no... untuk yang satu ini kamu tidak boleh menolaknya, ini special dari Daddy untuk kamu dear."
Ucap Daddy-nya Willy yang tak mau pemberiannya di tolak oleh Ice.
Ice lalu melirik kearah Willy saat tak tahu harus menerima atau menolak.
"Ambil aja Ce, terima itu sebagai hadiah dari Daddy."
Ucap Willy yang dijawab anggukan kepala oleh Ice sebagai pertanda dia setujuh.
"Terimakasih banyak Daddy, Ice merasa bersyukur diterima dengan baik oleh Daddy dan terimakasih banyak Om karena sudah menolong dan menyayangi Ice selama ini."
*Alhamdulillah akhirnya hari ini outhor selesai juga update-nya walaupun gak bisa up tepat waktu karena outhor sedang kurang sehat dan akhirnya baru bisa up 1 bab.
walaupun kemaleman ini ya gaes, do'a kan semoga outhor tetap sehat dan bisa rutin up setiap harinya ya gaes. Ikuti terus ceritaku dan jangan lupa untuk tetap dukung author dengan vote like koment dan rate 😘👍*
__ADS_1
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
"