
Perlahan Ice berusaha mengurai pelukannya tapi kembali ditarik oleh si ganteng.
"Tetap pegangan nanti jatuh, gue sedang ngebut ini ngejar waktu bentar lagi mau masuk waktu mahgrib keburu gelap kalo gak ngebut."
Ucap si ganteng.
Ice terpaksa pasrah saat tangannya kembali di tarik oleh si ganteng.
"Mas ganteng dari mana kok baru pulang juga?"
Tanya Ice untuk menghilangkannya rasa canggung diantara mereka.
"Dari kebun tadi, biasalah namanya juga petani."
Sahut si ganteng masih berusaha fokus mengemudikan motornya walau merasa gelisah karena merasakan getaran-getaran aneh saat Ice memeluknya dari belakang.
Apalagi saat terasa dua gundukan lembut terasa menempel di punggungnya, sisi lelakinya sangat menggelitik, bahkan sesuatu yang tersembunyi dibawah sana pun mulai terbangun.
"Oh damn... kenapa nih junior tiba tiba bangun sih, apalagi nih bakpau terasa banget nempel di punggung gue."
Batin si ganteng yang semakin gelisah merasa tak nyaman di bawah sana.
Sementara Ice semakin merasakan panas dingin, wajahnya bahkan memerah menahan sensani panas yang dirasakan tubuhnya saat berdekatan lebih tepat menempel dengan pria di depannya.
Akhirnya baik Ice maupun si ganteng merasa lega saat telah sampai di halaman rumah kost-kostannya. Keduanya buru buru masuk ke kamar kostnya masing masing karena sama tak ingin terlihat muka mereka yang saat ini dipastikan sama sama memerah karena hawa tubuh yang tak biasa tadi.
"Hah.... syukurlah akhirnya sudah ada di kamar, gue gak bisa bayangin gimana malunya kalo sampe tuh cewek ngelihat bagian bawah gue yang mengembung tadi, lo juga sih junior pake acara bangun."
Seloroh siganteng yang berkata-kata sendiri setelah masuk ke dalam kamar kostnya.
Tangannya bahkan sedang berusaha menenangkan si junior agar kembali tertidur, tapi semakin si ganteng menenangkannya semakin si junior gak mau tidur dibawah sana.
"Gimana caranya ya... biar junior gue mau tidur dan jadi anak manis lagi."
Siganteng lalu mulai searching bertanya pada si mbah Google cara menenangkan si junior.
Setelah memilih beberapa tips yang ditawarkan oleh mbah Google, akhirnya si ganteng memilih berendam di air dingin.
Mulailah si ganteng berendam dengan air dingin seperti petunjuk yang diberikan oleh mbah Google, sialnya hawa malam ini sedang dingin dan akhirnya sukses membuat juniornya kembali tertidur meski si ganteng harus menggigil kedinginan karenanya.
__ADS_1
Beda lagi dengan Ice yang begitu sampai di dalam kamarnya langsung berkaca dan menyentuh pipinya yang memerah dan terasa panas.
"Aih... kenapa bisa begini ya, padahal cuma pegangan doang tadi, tapi kok bisa begini ya?"
"Mandi dulu lah biar seger, biar lebih fresh dan bisa tidur nyenyak."
Kata Ice sambil menuju kamar mandi.
Setelah mandi, Ice membaca ulang format penawaran kerjasama yang akan di ajukan ke Javanica park, setelah yakin tak ada kesalahan dan semua poin poinnya sudah tertulis dengan apik, Ice mulai meng-save format yang dibuatnya ke dalam flashdisk dan akan mencetaknya besok ke rental komputer karena saat ini Ice tak memiliki printer untuk mencetaknya.
Beda lagi dengan si ganteng yang kebingungan karena setelah kedinginan selesai menidurkan juniornya, dirinya kembali dibuat heran karena juniornya kembali terbangun saat dirinya mengingat bagaimana respon tubuhnya disaat dirinya menyentuh tangan Ice, dan bagaimana kedua bakpau itu terasa lembut menempel di punggungnya saat Ice memeluk pinggangnya dari belakang tadi.
"Weh... kenapa nih junior sudah bangun lagi sih? padahal tadi sudah jinak, sudah dibela belain sampe menggigil kedinginan juga."
"Masa iya gue harus berendam air dingin lagi sih? bisa masuk angin juga nih gue, tong lo jangan nakal kenapa, nurut gitu tidur manis lagi dong tong."
Ucap si ganteng sambil mengusap si otong berharap tuh junior nurut mau tidur lagi
"Tampaknya gue harus membuang jauh jauh nih pikiran kotor gue yang bayangin bakpau tuh cewek."
Ucap si ganteng dan berusaha untuk tidur agar juniornya juga ikutan tidur.
Willy yang sudah kembali kerumah si Mommy sekedar untuk melepas rindunya pada sang Mommy dan si kembar.
Teriak kedua bocah kembar itu saat melihat Willy sudah pulang.
Willy merentangkan kedua tangannya untuk menangkap dan menerima pelukan kedua bocah kembar itu.
"Sayangnya Ayah mmmuach.... mmmuach... ayah rindu banget, gimana selama ayah gak ada kalian gak nakal kan? gak buat Oma menangiskan,?"
Tanya Willy kepada kedua bocah kembar itu sambil menciumi pipi gembul keduanya yang menggemaskan itu.
"Mika gak nacal, Mika tan pintel mmmuach...."
Ucap si gadis kecil sambil mengeratkan pelukannya dan balas mencium pipi Willy.
"Lalu gimana dengan kamu boy?Kamu gak nakal dan ngerusuh kan?"
"Gak lah Yah, Miko kan jagoan anak yang manis, tanya aja sama Oma."
__ADS_1
Ucap si ganteng Miko yang ikutan memeluk Willy.
"Ok kalo gitu mau minta hadiah apa? selagi Ayah sedang pulang."
"Miko mau di beliin sepeda baru, sepeda yang lama sudah jelek dan rantainya sering lepas.
"Kalo mika mau apa cantik? "
Tanya Willy pada si cantik Mika sambil berulang kali mencium pipinya.
"Mika cuma mayu ayah janan pelgi lagi, Mika tecepian gak ada yan dendon Mika."
Ucap si cantik Mika sambil semakin mengeratkan pelukannya posesif takut kehilangan Willy.
"Tapi masih banyak pekerjaan Ayah sayang, kalo semua sudah selesai, Ayah janji pasti balik lagi biar bisa gendong sayang sayangnya Ayah."
Ucap Willy sambil kembali mengecup pipi kedua bocah kembar itu.
"Jangan sedih dong.... toh Ayah saat ini sudah pulang nih mmmuach... mmmuach...."
Ucap Willy sambil mencium pipi kedua bocah kembar itu.
"Kapan sepeda baru Miko datang Ayah? sudah gak sabar mau main sepeda."
Tanya Miko yang tak sabar mau bermain sepeda baru.
"Tunggu sebentar lagi juga sepeda barunya dateng, sayangnya Ayah yang cantik ini beneran gak mau minta apa apa nih?"
Tanya Willy pada si cantik Mika yang tadi bilang tak ingin minta apa apa.
"Mika mayu di beyitan boneta beer yan becar taya gini ( sambil menggerakkan kedua tangannya menunjukkan bentuk yang besar)."
"Siappp cantik tunggu sebentar lagi pasti boneka beruangnya dateng."
Ucap Willy sambil kembali memeluk kedua bocah kembar itu, baginya si kembar adalah penyemangat hidupnya.
*Hai gaes selamat membaca para readers setia-ku akhirnya hari ini othor bisa selesai juga up 1 bab walau kembali kemalaman dan kondisi othor yang belum fit juga kondisi anak yang juga belum sehat ditambah juga sibuk karena anak yang sedang ulangan PAS, semoga saja terbalaskan dengan dukungan terbaik dari kalian ya gaes
Dan semoga outhor bisa up minimal 1ribu kata setiap harinya karena outhor juga harus up novel yang lainnya ya readers.
__ADS_1
Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍