
Fathir yang mendengar semua kata kata Ice ikut merasa geram dengan semua kelakuan Willy pada Ice.
Fathir segera melangkah cepat kehadapan Willy dan memberikan satu tinjuan ke wajah Willy, lalu menarik paksa Ice lepas dari pelukan Willy.
Fathir segera merangkul pundak Ice dan berjalan menjauh membuat jarak dari Willy.
"Sebaiknya lo pulang sendiri tanpa Ice Will, gue gak akan biarin lo bawa Ice setelah tahu apa yang sudah lo lakuin ke Ice sebelumnya, lo gak pantas dapetin cintanya Ice."
Ucap Fathir dan membawa Ice masuk kedalam kamar kostnya Ice.
"Tutup pintu, kunci dan jangan buka sebelum gue bolehin buka."
Ucap Fathir berpesan pada Ice.
Ice yang dalam keadaan hati dan perasaan yang kacau dan tak dapat berpikir dengan jernih hanya bisa menganggukkan kepalanya menuruti perinta Fathir dan segera mengunci pintu kamarnya setelah Fathir keluar.
"Apa maksud lo ikut campur urusan pribadi gue dan Ice ha....?!"
Tanya Willy setengah berteriak sambil menarik kerah baju Fathir.
Fathir yang sudah dibuat marah setelah mendengar keluh kesah Ice tadi pun, tak membiarkan Willy berlaku seenaknya.
Begitu Willy menarik kerah baju Fathir, Fathir langsung mendorong tubuh Willy agar menjauh darinya.
"Ya gue sengaja ikut campur karena gue gak akan biarin lo atau siapapun untuk nyakiti Ice, terus lo mau apa? lo gak suka? lo mau pukul gue? ayo gue layanin lo jual gue beli."
Ucap Fathir yang sudah emosi menjawab kata kata Willy.
"Akhhh... persetan.... siapapun yang halangin gue buat bawa Ice bakal gue beli bug.... bag.... bug...."
Willy langsung memberikan pukulan ke Fathir.
Kedua sahabat itu akhirnya saling adu jotos juga tendangan.
"Gue ladenin, lo jual gue beli bag.... bug.... bag... bug....."
Keduanya saling adu tinju dan tendangan, saling pukul dan menangkis tapi gak ada niatan menghindar.
"Lo sampe segininya untuk Ice, ngaku aja kalo lo benernya juga menyukai Ice kan? bag.... bug.... bag.... bug...."
Keduanya masih terus adu jotos tak cukup hanya dengan adu jotos tapi juga diselingi adu mulut juga.
__ADS_1
"Kalo gue jawab iya, terus lo mau apa hah ! bag.... bug.... bag.... bug...."
Tanpa mereka sadari jika perkelahian mereka berdua sudah menjadi tontonan warga sekitarnya.
Di dalam kamar kostnya, Ice yang mengintip dari kaca jendela dan melihat bagaimana keduanya saling adu jotos dan juga melihat banyak warga yang berkerumun menonton perkelahian Willy dan Fathir, akhirnya Ice memutuskan keluar dari kamar kostnya untuk melerai perkelahian keduanya.
"Stopppp.... duk.... duk.... duk.... duk.... brak..... brak....."
Ice muncul didekat keduanya dengan berteriak lalu melakukan pukulan berantai di dada Willy juga Fathir hingga membuat dua pria ganteng yang sudah penuh lebam lebam di wajahnya itu terjatuh terjerembab dengan arah berlawanan.
"Sudah cukup jangan berkelahi lagi, apa kalian tidak malu menjadi tontonan gratis warga hah ?!, sekarang masuk ke kamar kalian dan bersihkan diri kalian, kita bicarakan lagi besok masalah kita."
Kata Ice dengan intonasi yang cukup kuat lalu kembali meninggalkan kedua laki laki yang sudah babak belur itu kembali ke kamarnya.
"Pantesan kalo kedua mas ganteng itu berkelahi, lah cewek yang di perebutkan juga cantik ayu je."
Begitulah bisik bisik dari warga dan masih banyak lagi bisik bisik warga yang berkerumun menonton perkelahian Willy dan Fathir.
Willy dan Fathir yang mendengar bisikan-bisikan warga yang berkerumun menonton mereka, akhirnya keduanya mulai bangun dari posisi jatuhnya dan beriringan masuk ke kostan Fathir untuk menbersihkan diri.
Setelah melerai perkelahian Willy dan Fathir, Ice memilih memasak mie instan karena perutnya yang terasa lapar setelah lebih dari enam jam perjalanan dan ditambah waktu yang berlalu untuk keributan tadi Ice belum makan apapun.
Ucap Ice sambil memasak mie instan rasa kari ayam special dengan taburan cabe setan lengkap dengan telor setengah matang.
"huh... hah... pedes.... mana air ( menuang air mineral kedalam gelas lalu meneguknya) mantap banget rasanya kalo sedang lapar begini."
Ice menyantap mie instannya denga lahap, dia sama sekali tak ingin memikirkan keributan tadi.
Baginya saat ini lebih baik makan, perut kenyang agar pikiranpun tenang.
"Ukh... emmmm..... kenyangnya, jadi ngantuk kalo kekenyangan begini, mandi dulu ah baru tidur."
Ucap Ice yang seolah-olah sama sekali tak pernah terjadi apapun sebelumnya.
Ice membasahi rambutnya sambil menikmati dinginnya air yang menyiram tubuhnya berharap dapat mendinginkan suasana hatinya juga pikirannya.
Sebenarnya Ice sebisa mungkin untuk menghibur dirinya sendiri dan tak ingin tenggelam dalam kesedihan juga rasa kecewanya terhadap perilaku Willy selama ini.
Setelah cukup lama mandi, akhirnya Ice memilih untuk tidur dan berharap dapat memulai hari esok dengan suasana hati yang lebih baik.
Berbeda dengan Ice, saat ini Willy sedang duduk berhadapan dengan Fathir, suasana tegang pun tampak sekali dirasakan oleh keduanya.
__ADS_1
Sehingga tak ada satupun diantara mereka yang memulai percakapan lebih dulu.
Pada akhirnya keduanya berpikir untuk membuka percakan.
"Will...."
"Ta......"
Ucap keduanya bersamaan."
"Lo ngomong aja duluan"
Ucap Fathir sambil menghisap rokok nya.
"Udah lo aja yang duluan, gue bahkan gak tahu harus mulai bicara dari mana.
"Will terus terang gue jatuh cinta pada Ice, jadi kalo seumpamanya lo nyia nyiain Ice, serahkan Ice ke gue, biar gue yang bahagiain dia."
Ucap Fathir yang sebenarnya memang mulai memiliki rasa pada Ice.
"Jangan mimpi lo Ta, seandainya ini mimpi pun, gue gak akan serahin Ice ke elo atau siapapun."
Ucap Willy menimpali kata kata Fathir.
"Gue serius Will akan bawa Ice pergi menjauh dari lo, jika gue tahu lo nyakitin Ice lagi."
Ancam Fathir kepada Willy.
"Gue janji gak mungkin nyakitin Ice lagi, gila lo Ta gue laper masa lo adem adem wae gak berusaha ngajak kita makan sih.
"Edan, bisa bisanya lo inget makan disaat begini?"
Ucap Fathir yang merasa gemas karena Willy yang mendadak bilang lapar di saat mereka membahas masalah Ice.
*Hai gaes selamat membaca para readers setia-ku akhirnya hari ini othor bisa selesai juga up 1 bab walau kembali kemalaman dan kondisi othor yang belum fit juga kondisi anak yang Alhamdulillah baru mulai sehat dan semoga saja terbalaskan dengan dukungan terbaik dari kalian ya gaes
Dan semoga outhor bisa up minimal 1ribu kata setiap harinya karena outhor juga harus up novel yang lainnya ya readers.
Jangan lupa tetap tinggalkan jejakmu dukung author dengan vote like rate dan coment 😘👍*
😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘😘👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
__ADS_1